Connect with us

Empat Lawang

Puluhan Massa Meminta Buka C1 Plano

Published

on

MASSA : Lagi-lagi massa dari Lintang Kanan Memadati Depan kantor DPRD Empat Lawang.

REL, Empat Lawang – Lagi-Lagi puluhan Massa dari Kecamatan Lintang Kanan  memadati depan kantor DPRD Empat Lawang Sekitar Pukul 11:00 Wib Hari Selasa (7/5/19).

Sebagian massa membawa spanduk bertuliskan, “KPU jangan nodai demokrasi, buka kotak suara Lintang Kanan karenan sesuai kesepakatan bersama, apabila ada selisih suara buka C1 plano”.

Spanduk lainnya bertuliskan “Jujur la selagi masih hidup”. “Hentikan pengelembungan suara kec Lt Kanan yang merugikan rakyat. Suara rakyat suara tuhan.” “Kepada penegak hukum melalui Bawaslu untuk menindak oknum PPK Lintang Kanan yang menghianati kesepakatan bersama. KPU Harus Netral.”

Kordinator Massa Yoyon, menjelaskan, bahwa sudah ada kesepakatan bersama dari pihak Bawaslu KPUD, Dandim, Kapolres dan PPK  yang di tanda tangani diatas materai Enam Ribu (6.000) Juga Tidak di indahkan.

KPUD untuk bersikap Adil serta menegaskan kepada PPK untuk membuka Kotak C1 Plano yang diduga ada pengelembungan suara.

“Mohon KPU harus adil, Tolong buka Kotak C1 Plano untuk membuktikan yang sebenar benar nya.sesuai PKPU No 4 Tahun 2019 apabila ada keselisih pahaman atau keselisihan lainnya maka kita Buka Kotak C1 plano,kami hanya rakyat kecil jangan lah di bodoh bodohi,” Kata Yoyon Kordinator Aksi.

Kami hanya Meminta KPUD tetap Netral Lanjutnya,jangan memihak sebelah ( kesana
kesini),dan kami meminta Yang bersangkutan untuk bertanggung jawab dalam mentanda tangani Surat Perjanjian tersebut untuk pengalihan Kotak Suara Dari Kecamatan Ke Kabupaten di Gedung Serba Guna (GSG).

“Kami meminta pertanggung jawaban kepada pihak yang telah mentanda tangani perjanjian untuk membuka kotak C1 Plano dan pengalihan pleno kecamatan ke Kebupaten,Yakni Dandim,Kapolres Ketua PPK,Bawaslu,KPUD,Camat,”Ungkapnya.

Sementara Komisioner KPUD ,sejauh ini belum bisa di komfirmasi oleh awak Media sampai berita ini di terbitkan. (Mg20).

Empat Lawang

Masih Mendominasi di Kecamatan Tebing Tinggi

Published

on

Caption : Jubir percepatan penanganan covid19 Kabupaten Empat Lawang dr.Arga Sena Setiawan

 

REL,Empat Lawang – Terhitung dari tanggal 30 Mei 2020 Data yang di dapat dari tim gugus tugas percepatan penanganan covid19 kabupaten Empat Lawang untuk OTG dan ODP maupun PDP masih mendominansi di Kecamatan Tebing Tinggi.

Adapun data untuk hari Sabtu (30/5/20) Kasus Positif ada 1 orang.

PDP (Pasien Dalam Pengawasan ) 4 orang Proses pengawasan 1 orang sedangkan 3 orang lainnya sudah selesai menjalani pengawasan.

ODP (Orang Dalam Pemantauan) ada sekitar 105 orang dengan Proses Pemantauan 0 (Zero) sedangkan yang selesai Pemantauan berjumlah 105 orang

OTG (Orang Tanpa Gejala ) berjumlah 78 orang yang
di swab 36 orang sementara masih dalam proses 35 orang dan yang selesai 1 orang dinyatakan negatif.

PJ (Pelaku Perjalanan ) sebanyak 3977 orang.

“Untuk Kabupaten Empat Lawang yang mendominasi Kecamatan Tebing Tinggi,”Kata Juru bicara percepatan penanganan covid19 Kabupaten Empat Lawang dr.Arga Sena Setiawan.Sabtu (30/5).

Meski demikian,selaku jubir covid19 dirinya menghimbau masyarakat agar tetap mengikuti anjuran pemerintah.

“Patuhilah anjuran pemerintah karena Empat Lawang belum aman,jangan sampai terlena dengan wacana new normal,tetap harus waspada,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Polres Adakan Rapat New Normal

Published

on

Caption : Tampak suasana rapat koordinasi tentang penerpan New Formal di ruang rapat Mapolres Empat Lawang.

 

REL,Empat Lawang – Mapolres Empat Lawang Vidcon bersama gubernur sumsel, kapolda dan pangdam II Sriwija.

Dalam Vidcon tersebut membahas tentang Rapat Koordinasi Forkopimda Tentang penerapan New Normal di Provinsi Sumatera Selatan,bertempat diruang rapat Mapolres Empat Lawang, Jum’at ( 29/6/ 2020).

Rapat Koordinasi tersebut juga diikuti hadiri Sekda Empat Lawang,Kapolres,Danramil, Pol-pp,Dishub,BPBD,Pariwisata,Dinkes,Dinsos,Dinasker dan Disprindag

Kapolres Empat Lawang AKBP.Wahyu,S.IK dalam penyampaiannya mengatakan bahwa sumsel akan melaksanakan new normal karena Empat Lawang menjadi salah satu rule model yang menerapkan himbauan kepada masyarakat untuk taat kepada protokol kesehatan,

“Dalam rangka menerapi new normal agar semua masyarakat di kabupaten Empat Lawang selalu memakai masker,”Kata Kapolres Empat Lawang.

Dan polres Empat Lawang akan menyiapkan tempat cuci tangan di tempat keramaian serta akan melakukan penyemprotan Disinpektan dengan menggunakan tank semprotan gendong dengan cara door to door.

Sekretaris Daerah (Sekda ) Kabupaten Empat Lawang Edison Jaya juga menyampaikan bahwa Empat Lawang siap mendukung program new normal life dari pemerintah dan memerintahkan satgas untuk secepatnya membuat surat edaran himbauan bupati,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

PKL Protes Penertiban Pasar Harus Adil

Published

on

Caption : Tampak suasana penertiban PKL diPasar Pulo Mas Tebing Tinggi.

 

REL,Empat Lawang – Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berada di Pasar tradisonal Pulo Mas Kecamatan Tebing Tinggi ditertibkan satuan polisi pamong praja (sat pol-pp).Jum’at (29/5).

Penertibam dilakukan lantaran PKL berjualan dilahan parkir bukannya berjualan ditempat yang telah disediakan pemerintah.

Namun,Penertiban itu menuai protes dari PKL itu sendiri,dikarenakan penertiban tidak dilakukan secara adil namun hanya ditempat tertentu.

Hal tersebut dikeluhkan salah satu PKL RD yang berada di pasar pulo mas kepada awak media ,penertiban hanya di lakukan di pasar pulo mas akan tetapi PKL yang berada dipasar lorong talang padang masih tetap berjualan tanpa ditertibkan.

“Wajarlah kami berdagang disini,sedangkan di Pasar lorong talang padang masih ada yang jualan,kalau kami jualan di tempat yang di sediakan pemerintah ini jualan kami tidak bakalan laku ,sebab di dalam becek mana mungkin pembeli mau masuk kedalam,pasti pembeli belanja di pasar lorong talang padang sebab di sana dekat dan mudag di jangkau,”Keluh RD.Jum’at (29/5).

Masih dikatakan RD,seharusnya kalau memang ingin di tertibkan jangan hanya satu tempat ,tetapi seluruh pasar yang ada di Kecamatan Tebing Tinggi ini di tertibkan semua.

“Pasar lorong talang padang itu di tertibkan kalau mau menertibakan kami,kalau mereka masih tetap berjualan kenapa kami dilarang sedangkan kami tidak menggangu lalulintas jalan dan agen agen itu di tertibkan juga, jangan agen di depan sedangkan kami di belakang .otomatis dagangan kami tidak laku,”Cetusnya.

Selaku masyarakat kecil yang mencari uang dari cara berdagang dirinya berharap dan meminta kepada pemerintah setempat untuk benar benar melihat langsung lokasi para pedagang yang saat ini perlu perhatian serius.

“Kepada pak bupati tolong lihat keadaan kami disini supaya bapak tau apakah pegawai bapak memang benar benar bekerja atau sebaliknya,karena penempatan pkl ini tidak sesuai dari semula yang dikatakan akan diatur,misalnya seperti buah di kelompokan jualan buah,tapi disini bedah kenyataannya,”Harapnya.

Sementara Kepala satuan polisi Pamog Praja (Kasatpol-PP) Empat Lawang, Suan Amri membenarkan adanya penertiban pasar Tebing Tinggi dilokasi yang dilarang berjualan dan iapun menampik kalau penertiban hanya dilakukan di pasar Pulau Mas saja, karena penertiban dilakukan di dua lokasi sekaligus di Pasar Lorong Talang Padang dilanjutkan di pasar Pulau Mas, pasar Tebing Tinggi

Pihak Satuan Pol PP Empat Lawang, menurunkan sebanyak 25 orang personil Pol PP, dengan 5 orang PNS

” Memang sejak sebelum lebaran kami melihat pedagang dipasar kaki lima berjualan dilokasi parkir, pasar Pulau Mas dan di pasar lorong Talang Padang, sehingga dilakukan penertiban hari ini, ” kata Suan Amri

Suan membenarkan adanya beberapa pedagang kaki lima yang protes di pasar pulau mas saat ditertibkan, namun menurutnya itu karena mereka ditertibkan karena terlanjur mendirikan lapak di lokasi yang tidak diperbolehkan. (Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending