Connect with us

Empat Lawang

PTPS Tulang Punggung Dalam Pengawasan Pemilu

Published

on

PELATIHAN : Ketua Bawaslu Empat Lawang Rudi Yanto ketika tengah memberikan bimtek terhadap petugas PTPS di Kecamatan Pendopo. Senin (25/3).

REL, Empat Lawang – Pasca seluruh Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) se Kabupaten Empat Lawang mengikuti Rapat Kordinasi (Rakor) persiapan pelantikan dan pelatihan bagi PTPS yang di gelar oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Empat Lawang mingu (24/3) kemarin. Hari ini Senin (25/3) ratusan para Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) seKabupaten Empat Lawang resmi dilantik.

Pelantikan para PTPS ini dilakukan secara serentak di Sepuluh Kecamatan yang ada tersebar di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati dengan Ketua Panwascam wilayah masing masing sebagai pengambil janji dan sumpah mereka sekaligus melantiknya.

Dari data yang berhasil di himpun melalui Bawaslu Kabupaten Empat Lawang diketahui bahwa jumlah secara keseluruhan PTPS yang dilantik tersebut ada sebanyak 931 orang. Yang terdiri dari Kecamatan Muara Pinang 126 PTPS, Pendopo 126 PTPS, Ulu Musi 74 PTPS.

Kemudian Kecamatan Tebing Tinggi 183 PTPS, Talang Padang 48 PTPS, Lintang Kanan 114 PTPS, Pasemah Air Keruh 91 PTPS, Sikap Dalam 70 PTPS, Saling 58 PTPS, dan di Kecamatan Pendopo Barat sebanyak 41 PTPS.

Ketua Bawaslu Empat Lawang ketika menghadiri pelantikan serta pelatihan atau Bimbingan Teknik (Bimtek) PTPS di Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang menyampaikan bahwa setelah seluruhnya dinyatakan lulus terpilih menjadi PTPS akan bertugas di Kecamatan mereka masing masing.

“Anggota PTPS se-Kabupaten Empat Lawang ini dilantik secara serentak di setiap Kecamatan. Dan setelah itu akan bertugas di masing masing TPS,” ungkap Rudi Yanto didampingi Anggota Divisi Pengawasan Humas dan Hubungan Antar Lembaga Andri Logan saat berada di aula MTS Al Khair Desa Gunung Meraksa Baru Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang. Senin (25/3).

Dikatakan Rudi Yanto, pengambilan sumpah jabatan sebagai anggota PTPS akan dilanjutkan dengan pemberian pengarahan mengenai fungsi kerja selaku petugas PTPS yang nantinya akan mereka kerjakan dan laporkan pada Pemilu 17 April 2019 mendatang.

“Kita lanjutkan dengan pelatihan bagi seluruh petugas PTPS guna pemahaman fungsi serta tata cara kerja PTPS sesuai dengan tugas dan tupoksi kerja sebagai PTPS yang nantinya akan bertugas di setiap penempatan TPS mereka,” katanya.

Rudi Yanto menyampaikan bahwa pihak Bawaslu Kabupaten Empat Lawang dengan adanya pelantikan para PTPS tersebut. Pengawasan di setiap TPS dapat dilakukan secara maksimal dan selalu mengutamakan serta menjaga netralitas selaku petugas pengawas.

“Bahwasannya para petugas PTPS ini dapat mensukseskan pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019 dengan bekerja sebagai pengawas di tempat atau lokasi TPS mereka masing masing secara jujur dan adil serta bertanggung jawab. Inilah bentuk netralitas bagi pengawas dalam pesta demokrasi tersebut,” jelas Rudi Yanto secara singkat.

Kemudian selanjutnya, sambung Ketua Bawaslu untuk Kabupaten Empat Lawang dalam Lima Tahun kedepan ini. Bahwa pihak Bawaslu Kabupaten Empat Lawanh menugaskan mereka yakni para petugas PTPS tersebut sebagai tulang punggung kinerja pengawas dalam pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019 mendatang.

“Kita tugaskan mereka di tiap TPS dalam 10 Kecamatan pada Pileg dan Pilpres 2019 setelah kita berikan bimbingan teknik terlebih dahulau supaya tidak terjadi kesalahan saat menjalankan tugas serta lebih mengerti menjalankan kinerja pengawasan di setiap TPS nanti,” pungkasnya. (14).

Empat Lawang

Satu Desa Masuk Penyelidikan Kejakasaan

Published

on

STIKER : Pembagian stiker pesan anti korupsi di jalan raya depan kantor Kejari Empat Lawang, Senin (9/12).

REL, Empat Lawang – Kejaksaan Negeri (Kejari) Empat Lawang, sedang melakukan penyelidikan dugaan kasus penyalahgunaan Dana Desa di Kabupaten Empat Lawang. Setidaknya satu desa di Kecamatan Tebing Tinggi, masuk dalam tahap penyelidikan pihak Kejari Empat Lawang.

Selain perkara dugaan korupsi Dana Desa, Kajari Empat Lawang juga terus melakukan penyelidikan dugaan kasus korupsi talas Bantaeng yang saat sedang dalam proses perhitungan kerugian keuangan negara dan tinggal menunggu hasil audit BPKP.

“Pada tahun 2019 ini, kami juga berhasil eksekusi putusan kasasi terhadap perkara pekerjaan dan pengadaan peningkatan produk, produktivitas dan mutu produk pertanian, produk perkebunan, perluasan areal sawah di Desa Padang Gelai Kecamatan Paiker. Eksekusinya, April 2019 lalu atas nama Yayan,” kata Kajari Empat Lawang, Ronaldwin SH melalui Kasi Pidsus, Sazili SH saat dibincangi wartawan, usai pelaksanaan kegiatan peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia di lingkungan Kejari Empat Lawang, Senin (9/12).

Dijelaskan Sazili, kasus korupsi yang melibatkan Yayan tersebut, merupakan kasus perkara anggaran 2010. “Dalam kasus ini, kita berhasil menyelamatkan keuangan negara dari perkara Yayan sebesar Rp 18 juta dan menerima pembayaran denda Rp 50 juta,” terangnya.

Disampaikannya, dalam peringatan hari anti korupsi pada tahun ini, Kejari Empat Lawang, menggelar berbagai kegiatan, antara lain, upacara yang diinspekturi Kajari Empat Lawang yang membacakan amanat Kajagung RI. “Peserta upacara, merupakan kaum milenial. Kita ajak anak-anak SMK Negeri 1 Empat Lawang untuk ikut upacara,” terangnya.

Pada peringatan hari anti korupsi tahun ini, tema bersama adalah melawan korupsi mewujudkan Indonesia maju. Kajari Empat Lawang, lanjut dia, mengingatkan kepada seluruh pegawai, agar menjaga integritas dalam menjalan tugas dan wewenang yang dimiliki.

“Setelah upacara Kajari serta pegawai dan anak SMK membagikan stiker himbauan anti korupsi yang dibagikan kepada masyarakat di depan halaman kantor Kejari,” imbuhhya.

Sementara itu, di Bidang Datun sendiri berhasil menyelamatkan kerugian negar sebesasr Rp 182 juta yakni Tagihan BPJS Kesehatan, BPJS Ketenegakerjaan dan Penarikan kendaraan dinas milik PDAM Empat Lawang.

“Total uang negara yang berhasil diselamatkan di bidang Datun sebesar Rp 182 juta termasuk penarikan kendaraan dinas PDAM,” kata Kasi Datung Adi Candra. (12)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Wabup dan Kepala OPD Adu Keahlian Memasak

Published

on

CICIP : Ketua Tim Penggerak PKK Empat Lawang Hj Hept Safriyani Joncik mencicipi salah satu masakan peserta, Senin (9/12).

REL, Empat Lawang – Para Kepala OPD di jajaran Pemerintahan Kabupaten Empat Lawang, mengikuti lomba masak pindang patin Musi, dihalaman parkir Kantor Bupati Empat Lawang, Senin (9/12/2019).

Kegitan yang merupakan rangkaian hari Ibu dan HUT Dharma Wanita persatuan tersebut, juga dikuti Wakil Bupati Empat Lawang Yulius Maulana dan Forumkopinda Kabupaten Empat Lawang.

Ketua Tim Penggerak PKK Empat Lawang Hj Hept Safriyani Joncik mengaku, tujuan digelarnya lomba pindang ini tidak lain untuk menjalin keakraban antara OPD.

“Kenapa dibuat pindang biasanya lomba masak nasi goreng, nasi goreng itukan sudah biasa jadi hari ini kita mau mencari yang luar biasa,” ungkap Ibu Bupati Empat Lawang tersebut.

Untuk ikannya sendiri lanjut Happy, pihaknya mengambil keseragaman yaitu ikan patin Musi, yang merupakan ikan asli dari sungai Musi Empat Lawang.

Kedepan jika ada lomba masak pindang ditingkat Sumsel, pindang Empat Lawang ini akan ditampilkan, karena pindang Empat Lawang ini memiliki ciri khas tersendiri.

“Kenapa kita pilih masakan pindang, ini kita lakukan agar masyarakat dan OPD tahu pindang Empat Lawang itu seperti apa. Tapi sebagian sudah ada yang tahu,” jelasnya.

Sementara Wakil Bupati Empat Lawang Yulius Maulana, sangat mengapresiasi dan mendukung lomba masak pindang patin musi tersebut.

“Saya mendukung lomba masakan Daerah ini. Karena jangan sampai generasi penerus bangsa ini, khususnya generasi Empat Lawang tidak ada yang tahu masakan Daerah, jangan cuma tahunya KFC dan makanan siap saji saja,” kata Wakil Bupati Empat Lawang.

Dirinya berharapan, Kedepan masakan khas Daerah seperti masakan pindang ini tetap dilestarikan, dan masyarakat tahu kalau ada masakan khas Empat Lawang yang enak dan tidak kalah dengan masakan dari luar. (mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Hasil Sementara 1875 Pelamar Lulus Administrasi

Published

on

Hendrawan Rizqi

REL, Empat Lawang – Plt Kepala BKPSDM Empat Lawang melalui Kasubid Pengadaan dan Pemberhentian Aparatur, Hendrawan Rizqi memastikan lokasi tes pelamar CPNS Kabupaten Empat Lawang di Opi Mall Palembang. Tak hanya Empat Lawang,  Kabupaten/kota seperti Ogan Ilir. OKU Timur, OKU Selatan, Ogan Komring Ilir, Prabumulih, Banyuasin juga diagendakan di tempat yang sama.

“Hal tersebut berdasarkan hasil rapat di BKN kemarin,” kata Hendrawan saat diwawancarai awak media di ruang kerjanya, Kamis (5/12/2019).

Pada tanggal 12 Desember 2019 mendatang, lanjut Hendrawan, pengumuman administrasi akan ditampilkan di website Empat Lawang. Hingga saat ini tercatat ada 1875 pelamar CPNS yang lulus administrasi dari 2037 pelamar. Namun hal tersebut masih bersifat sementara. Sedangkan yang diperlukan di Empat Lawang hanya 95 kuota saja.

“Ada kemungkinan akan bertambah karena mungkin akan ada peraturan baru dari pusat. Verifikasi berkas administrasi sampai tanggal 12 Desember 2019 nanti,” ucapnya.

Hendrawan menambahkan tercatat yang paling banyak diminati pelamar ialah formasi Pendataan Laporan Keuangan yakni sebanyak 236 pendaftar, sementara yang diambil hanya 2 orang. Paling sepi ialah formasi Pengelola Retribusi Terminal yakni 1 pendaftar.

Sedangkan untuk jadwal tes sendiri masih belum bisa dipastikan dikarenakan masih menunggu arahan dari pusat.

“Jadwal belum ada, masih menunggu dari pusat. Perkiraan di bulan Februari 2020. Sampai saat ini masih ada kementerian yang buka pendaftaran sampai tanggal 7 Desember 2019,” tutur Hendrawan. (Mg15)

Baca Selengkapnya

Trending