Connect with us

Empat Lawang

Program Kerja PGRI Dukung Program Pemerintah Daerah

Published

on

FOTO: ANITA/REL PGRI: Rapat Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Empat Lawang sedang berlangsung, Selasa (9/2).

Program Kerja PGRI Dukung Program Pemerintah Daerah

 

REL, Empat Lawang – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Empat Lawang melaksanakan rapat dengan tema koordinasi pemantapan organisasi dan pembahasan program kerja jangka pendek dan jangka panjang dalam rangka menggalang soliditas dan mendukung program pemerintah daerah, Selasa (9/2).

Rapat PGRI tersebut dilaksanakan di SMA N 1 Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang dengan peserta terdiri dari guru-guru yang tergabung di kepengurusan PGRI Kabupaten Empat Lawang.

Acara tersebut dibuka oleh Ketua PGRI Kabupaten Empat Lawang, H. Joncik Muhammad yang dalam hal ini diwakili oleh Nurdin selaku Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Empat Lawang.

Dalam sambutannya, Nurdin berharap PGRI Kabupaten Empat Lawang mampu mendirikan Universitas sendiri di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati.

“Kalau PGRI ini sudah punya Universitas sendiri, maka kita tak perlu lagi untuk menempuh pendidikan di luar daerah,” kata Nurdin.

Nurdin menambahkan tujuan dari adanya PGRI Kabupaten Empat Lawang ialah untuk melindungi anggota PGRI dan mengangkat martabat guru.

Ia menuturkan agar program kerja PGRI bisa berjalan diperlukan adanya kekompakan dalam kepengurusan PGRI itu sendiri.

“Karena itu saya menghimbau untuk anggota PGRI ini bekerjalah di bidang masing-masing. Jangan hanya mencantumkan nama. Program PGRI ini dibuat demi kemajuan Empat Lawang, kalau bukan kita siapa lagi. Saya sangat berharap PGRI ke depannya lebih maju lagi,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Safrin selaku Wakil Ketua PGRI kabupaten Empat Lawang menuturkan tujuan dari dibuatnya acara tersebut yakni untuk menyusun kepengurusan perangkat di luar yang terkait dengan PGRI.

Selanjutnya, PGRI akan mengadakan pemilihan pengurus di masing-masing kecamatan demi kemajuan PGRI.

“Hari ini jadwalnya menyusun program kerja sampai selesai, kalau seandainya belum selesai mungkin akan dilanjutkan di lain hari atau dibahas di bidang masing-masing,” ujar Safrin. (Ian)

Empat Lawang

Giliran TNI, Polisi serta Guru

Published

on

Caption - Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) memeriksa vaksin gelombang kedua tiba di Dinas Kabupaten Empat Lawang.

/// Sasaran Vaksin Covid Tahap II

REL,Empat Lawang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Empat Lawang, kembali menerima vaksin covid-19 tahap II di Dinas kesehatan Empat Lawang, kemarin (2/3).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes ) Empat Lawang Sulni melalui Kabid Pencegahan dan pengendalian penyakit ( P2P), Dr. Ivon Meliyani mengatakan sebanyak 250 vial vaksin covid -19 diterima dengan sasaran 1.741 orang.

“Gelombang dua ini, sasaran TNI-Polri dan tenaga pendidikan,”Kata Ivon saat menerima vaksin.

Masih dikatakan Ivon data yang telah masuk kedinas kesehatan sebanyak 1200 orang yang akan divaksin,

“Data yang sudah masuk ke kita ada 1200 orang sedangkan kita mendapatkan kuota sebanyak 1.741,”Ujarnya.(Pad/rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Luring terapkan Sistem 5S

Published

on

Foto : Anita / REL Caption : Siswa dites thermogun saat masuki ruangan

REL,Empat Lawang – Di era pandemi, dunia pendidikan masih menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hal ini dilakukan untuk memutus penyebaran Covid-19.

Semua sekolah di Kabupaten Empat Lawang masih menerapkan sistem PJJ baik secara daring ataupun luring sekarang ini. Salah satu sekolah yang menerapkan sistem PJJ yakni SMP N 1 Muara Pinang.

Kepala SMP N 1 Muara Pinang, Hadi, mengatakan sekolahnya menerapkan sistem pembelajaran daring bagi siswa yang mempunyai handphone, dan pembelajaran luring bagi siswa yang tak mempunyai hanpdhone.

“Anak belajar di rumah, guru mengajar dari sekolah via handpone,” kata Hadi.

Pada saat siswa ke sekolah, sekolah menerapkan sistem 5S yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun untuk menyambut kedatangan siswa. Tentunya penerapan 5S tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Penerama program 5S sendiri menurut dikatakan Hadi, sejak tahun 2016 sudah mulai diterapkan di sekolah.(Ian/rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Budiman Terpilih Ketua PGRI Paiker

Published

on

FOTO: IST FOR REL PGRI: Konferensi Kecamatan PGRI Paiker sedang berlangsung, Sabtu (27/2).

#SMP N 1 Paiker Tuan Rumah Konferensi PGRI Paiker

 

REL, Empat Lawang – SMP Negeri 1 Pasemah Air Keruh (Paiker) jadi tuan rumah dalam agenda konferensi kecamatan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Paiker, Sabtu (27/2).

 

Konferensi tersebut bertujuan untuk membentuk kepengurusan PGRI Paiker yang selama ini dijabat oleh Sutikno. Konferensi diikuti oleh 22 ranting PGRI Paiker.

 

Ketua Panitia konferensi, Bustomi menjelaska setelah mendengarkan pendapat dari masing-masing perwakilan dari SD, SMP, muncul kesepakatan PGRI Paiker bahwa secara aklamasi Budiman dipilih menjadi Ketua PGRI Paiker periode 2020-2025

 

Ketua terpilih, Budiman dalam sambutannya meminta kerjasama kepada semua anggota, khususnya yang menjadi pengurus untuk bersama-sama membangun kejayaan PGRI di Paiker.

 

“Terima kasih atas amanah yang telah diberikan, saya meminta agar kepengurusan PGRI Paiker terus kompak untuk kejayaan PGRI Paiker,” kata Budiman, Sabtu (27/2).

 

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Empat Lawang, H. Joncik Muhammad melalui Safrin selaku wakil ketua PGRI Empat Lawang meminta PGRI untuk aktif melaksanakan kegiatan, baik yang bersifat mengasah kemampuan guru dalam mendidik peserta didik maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.

 

“Teruslah bergerak untuk meningkatkan kemampuan guru-guru yang ada di Empat Lawang,” ucap Safrin.

 

Di tempat yang sama, Noperman Subhi selaku Camat Paiker meminta kepada pengurus PGRI yang baru terpilih untuk dapat membuka TK PGRI Paiker dengan memanfaatkan aset yang ada sebagai unit usaha dan sebagai ajang partisipasi lebih jauh PGRI membangun dunia pendidikan di tingkat dasar.

 

“Pembina PGRI yang sekaligus ketua Dewan Pendidikan, Nurdin yang didampingi sekretaris PGRI Empat Lawang dalam mengurus PGRI butuh orang-orang yang mau berkorban segalanya dan butuh orang yang punya gagasan yang inovatif membangun pendidik,” ujar Noperman. (Ian)

Baca Selengkapnya

Trending