Connect with us

Empat Lawang

PPPK Tahap 1 Belum Dilantik

Published

on

Nurbaiti

REL, Tebing Tinggi – Sampai Saat ini para calon Pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) kabupaten Empat Lawang yang dinyatakan lulus pada seleksi tahap I belum diangkat dan dilantik.

Hal itu dibenarkan oleh Plt Kepala BKPSDM Empat lawang  Soleha Apriani didampingi kepala bidang Pengadaan Pemberhentian dan Informasi Nurbaiti, saat dibincangi di ruang kerjanya, Selasa (6/8/2019).

“Iya, sejauh ini para peserta yang tes PPPK kabupaten Empat Lawang yang dinyatakan lulus pada tahap I kemarin belum dilantik dan diangkat, karena kami belum menerima petunjuk tehknis (Juknis) dari Kemenpan,” katanya.

Masih dikatakannya, bukan hanya di Empat Lawang saja yang mengalami kendala namun sifatnya nasional atau se-Indonesia pun juga mengalami kendala yang sama.

“Kami kemarin sudah mengikuti rakor di Kementrian dan itu terdapat banyak masalah terutama di formasinya sendiri,” ungkapnya.

Dan mengenai penggajiannya sendiri lanjut Nurbaiti, juga belum ada petunjuk dan mekanisme penggajian, dan pihaknya sudah konsultasi dengan Pemkab Empat Lawang guna membahas hal tersebut.

“Sebelumnya kita sudah konsultasi ke BPKAD dan Bupati Empat lawang guna membahas gaji dan segala macam, jadi kalau Bupati setuju kita akan laksanakan sebab ini kan kata kuncinya ada di Bupati jadi kalau Bupati ngomong lanjut ya kita lanjut kalau katanya berhenti ya kita akan berhenti karena kita juga belum tau PPPK ini akan dikontrak per tahun atau lima tahun sekali, serta APBD kita sanggup atau tidak untuk menggajinya,” tuturnya.

Dirinya juga menghimbau kepada honorer kategori dua (K2) yang mempertanyakan nasib mereka apakah masih ada pengangkatan atau prioritas CPNS untuk kabupaten Empat Lawang ke depan kemungkinan tidak ada lagi pengangkatan.

“Honore K2 sekarang ini dipastikan tidak ada lagi pengangkatan jadi kami menghimbau manfaatkanlah momen perekrutan PPPK ini, sebab yang sudah diusulkan itu seribuan formasi pada tahap II yang akan diusahakan tes di bulan Oktober mendatang dan sifatnya terbuka atau umum,” ungkapnya.

Sementara, Toni salah seorang guru Honorer di salah satu SMA Negeri di Tebing Tinggi yang mengikuti Tes PPPK tahap I dan dinyatakan lulus, berharap agar kejelasan pengangkatan PPPK di Empat Lawang segera direalisasikan.

“Alhamdulillah, saya waktu pengumuman di bulan Maret lalu nama saya dinyatakan lulus namun sampai sekarang belum ada kabar akan diangkat, atau mungkin pemerintah akan menggabungkan dengan peserta yang lulus di tahap II nanti sebab kami yakin cepat atau lambat kami pasti dilantik,” pungkas Toni. (Mg15)

Empat Lawang

Sempat Tertimbun Jalan Penghubung di Bersihkan

Published

on

Caption : Nampak alat berat yang membersihkan sisa - sisa timbunan longsor di jalan penghubung Kecamatan Tebing Tinggi dengan Kecamatan Talang Padang.

REL,Empat Lawang – Jalan provinsi penghubung Kecamatan Tebing Tinggi- Talang Padang yang sempat tertimbun longsor beberapa waktu lalu sudah dibersihkan.

Jalan Provinsi tepatnya di Desa Gelangang itu tampak alat berat sedang melalukan pembersihan material tanah menimbun badan jalan.

Riki Rikardo (40) salah seorang pengendara sedang melintas mengatakan, jalan yang sempat tertimbun longsor susah bisa dilintasi, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Bagi pengguna kendaraan mobil sudah bisa lewat, di lokasi tidak ada material tanah lagi dijalan, tapi harus pelan-pelan, karena sisa material longsor berubah jadi lumpur,” kata Riko, kemarin (5/7)

Dengan dibersihkan nya tumpukan tanah longsor itu, ia berterima kasih karena akhirnya bisa melewati jalan itu.

“Alhamdulillah,bisa dilewati. Sebelumnya untuk pulang ke Talang Padang kami memutar arah melintasi jalan poros,” ucapnya

Kabid Jalan Dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Empat Lawang, Eko, mengatakan, pihaknya langsung terjun ke lokasi saat mendapat informasi adanya longsor di jalan tersebut.

“Ini langsung kita bersihkan, setelah tertimbun longsor beberapa waktu lalu. Saat ini akses jalan sudah mulai dilewati bagi pengendara,” katanya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Kades Salurkan BLT DD Tahap III

Published

on

Caption : Tampak suasana pembagian BLT DD Desa Kembahang Baru

REL,Empat Lawang – Pemerintahan Desa Kembahang Baru Kecamatan Talang Padang salurkan bantuan langsung tunai (BLT DD) Tahap ketiga.

Pembagian yang disaksikan/awasi oleh pihak kecamatan Talang Padang,TNI – Polri,Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) berjalan dengan aman.

kepala Desa Kembahang Baru Nurhasanah mengatakan,ada sebanyak 107 kepala keluarga (KK) yang menerima BLT DD di Desanya.

“Setiap KK menerima sebesar 600 ribu,untuk tahap I,II dan III sudah kita berikan kepada penerima,”Ungkapnya.Kemarin (5/7).

Namun demikian,Lanjut Nurhasanah menghimbau bagi penerima BLT DD untuk dapat mempergunakan bantuan tersebut dengan seperlunya.

“Karena bantuan ini sifatnya sementara,bagi penerima gunakanlah bantuan ini untuk keperluan sehari hari demi mencukupi kebutuhan hidup,”Imbuhnya.

Sekedar informasi pembagian/penyaluran blt dd pada hari Jum’at kemarin (3/7/20) sekitar pukul 09 : 00 Wib.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

PLN Tak Bisa Tepati Janji,Dana Pembangunan GI Dipangkas

Published

on

Foto : Gardi Induk PLT Empat Lawang di Kawasan Talang Gunung

REL,Empat Lawang – Sirna sudah harapan yang dinanti nantikan oleh masyarakat Empat Lawang, untuk listrik terang benderang tidak byrpert lagi, Pasalanya, pembangunan lanjutan upaya penyelesaian Gardu Induk (GI) di Kabupaten Empat Lawang ditunda dan terancam mangkrak.

Sekedar informasi, beberapa bulan lalu pihak PLN bertemu dengan Bupati Empat Lawang, mereka (PLN,red) menjanjikan pada bulan Agustus mendatang, tepatnya pada hari kemerdekaan RI listrik di Empat Lawang terang benderang ikut merdeka. Namun, janjinya itu saat ini sirna sudah.

Ketua TIM Pembangunan Gardu Induk Empat Lawang, dari PLN ULP Sumbagsel Candra dikomfirmasi mengatakan, benar lanjutan pembangunan GI di Talang Gunung Empat Lawang itu ditunda akibat dari dampak Pandemi Virus Corona ini.

“Iya, pembangunannya ditunda, dananya dipangkas untuk Virus Corona ini,” ungkap Candra, Kemari  (4/7/2020) via telpn selularnya.

Dikatakannya, jika sebelumnya Pihak PLN menjanjikan pada bulan Agustus itu memang adanya. Namun apadaya karena corona ini semua program yang ada dicoret.

“Masayarakat diminta bersabar, ini bukan disengaja, kedepan akan kita usahakan lagi,” imbuhya.

Pihaknya kata ia, dalam waktu dekat akan mengupayakan lagi pembangunan jika kondisi pandemi ini sudah kembali normal.

“Kita berharap, covid ini cepat berlalu. Sehingga apa yang kita inggin kan pembangunan GI di Empat Lawang cepat terealisasi,” ujarnya.

Dalam waktu dekat pihaknya akan menyurati PLN pusat untuk berkordianasi lagi apa bila ada dana nya tetap akan dilanjutkan pembangunan GI itu.

Diberitakan sebelumnya, kepastian ditundanya pembangunan lanjutan GI itu akibat dari pemotongan anggaran dampak mewabahnya penyakit corona, sehingga dana dana termasuk pembangunan jaringan ini dipangkas.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending