Connect with us

Empat Lawang

Pokja RSUD Persiapkan Penilaian Akreditasi Paripurna 2020

Published

on

Caption : Sosialisasi masing masing pokja kepada semua kepala ruangan

 

REL,Empat Lawang – Pihak RSUD Empat Lawang saat ini mempersiapkan secara maksimal untuk penilaian Akreditasi Paripurna tahun 2020 untuk mewujudkan pelayanan terbaik berkualitas dan profesional.

Termasuk 15 kelompok kerja (Pokja). Ada beberapa Pokja yang saat ini telah siap untuk penilaian Akreditasi Paripurna tahun 2020.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tebing Tinggi dr.Devy Andriyanti melalui Kabid Perawatan Satriani S.kep, mengatakan untuk tahun 2020 berdasarakan penilaian SNARS edisi 1.1 Pokja meningkat menjadi 15, yang mana sebelumnya ditahun 2017 hanya empat pokja.

“Ditahun 2017 pokja hanya ada empat yakni pokja Hak dan Kewajiban Pasien (HPK), Pencengahan Pengendalian Infeksi (PPI), Sasaran Keselamatan Pasien (SKP), Kompentensi Kewenangan staf (KKS). Sedangkan tahun 2020 ini ada 15,” bebernya, Kamis (20/02/2020).

Pihaknya, kata Satriani akan memberikan contoh pokja dan tugasnya serta persiapan. “Untuk pokja yang lainnya nanti akan kita sampaikan lagi,” ujarnya.

Ketua Pokja Kompentensi Kewenangan staf (KKS) A. Sonef. S.Sos mengatakan, persiapan sudah hampir 100 persen.

“Tugasnya yakni memberikan Penilaian, penempatan, tugas kepada pegawai dengan cepat dan akurat sesuai dengan kemampuan yang bersangkutan,” ujarnya.

Sedangkan ketua Pokja Manajemen komunikasi dan Edukasi (MKS) Mira Oktriani AM, Kep mengatakan, bahwa tugasnya pokja inintuk meningkatkan komunikasi antar staf klinis, pasien dan keluarga.

“Hngga kini persiapan sudah maksimal hanya sekdar memperbaiki simulasi saja,” jelasnya.

Sedangkan Ketua Pokja Manajeman Informasi dan Rekam Medis (MIRM) Jis Aprianti mengaku persiapan penerapan sudah mencapai 80 persen. “Kendalanya hanya di Penerapan sistem informasi manajeman (Sim) rumah sakit. Pada tahun ini Rs telah berusaha menpersiapkan penerepan, penyedia informasi dan menyiapkan dokumen dokumen untuk pasien yang berobat,” tuturnya.

Sementara Ketua Pokja Sasaran Keselamatan Pasien (SKP) Novi Mariska, S,Kep. Ners
persiapan sudah mencapai 85 persen serte meningkatan kesalamatan pasien yang ada di Rumah Sakit. “Kendalanya ada sedikit perubahan berkas di penilaian SNARS edisi 1.1 tahun 2020 dibandingan tahun 2017 tadinya xc w7 mx,” tukasnya.(Mg20).

Empat Lawang

Hati Hati Modus Penipuan Melalui Telepon

Published

on

Caption : Ilustrasi Modus via seluler.

 

REL,Empat Lawang – Pengguna seluler harus berhati hati saat menjawab telepon dari no yang belum di kenal.

Pasalnya baru baru ini, kasus penipuan yang melalui via telepon telah beredar dikalangan masyarakat sehingga membuat resah.

Seperti yang di alamai Dewi yang hampir saja tertipu / terhipnotis oleh orang orang yang tak dikenal yang mengatakan bahwa anak nya ditangkap pihak yang berwajib.

“Waktu itu saya lagi tidur,disaat kurang lebih pukul 02 : 00 Wib Handphone saya berbunyi,ketika itu saya angkat ,pas saya tanya “Halo ” terus dijawab Mak inisial A ditangkap polisi”Jawabnya terus saya panik dan keluar kerumah untuk melihat kerumah anak saya apa benar anak saya ditangkap polisi,pas saya lihat rumah anak saya terkunci dari dalam dan ternyata anak saya ada sedang tidur,”Ungkapnya.Sslasa (7/4).

Lalu Lanjutnya,Setelah mengetahui anaknya ada di rumah,iapun masih menjawab perkataan dari si pe-nelpon dan anak satu nya menyusul saya kedepan ,ketika itu anak saya mengambil telepon dari tangan saya.

“Ibu sendirian ya ,jangan kasih tau orang lain,kata orang yang menelpon itu,dan lalu handpohe saya di ambil anak saya dengan mengatakan kepada si pe-nelpon ,jangan mau nipu aku tangkap kamu nanti,di gertak oleh anak saya dan telepon itu di matikan oleh nya,”Jelasnya.

Dengan kejadian yang di alaminya Sambungnya ,berharap agar pihak terkait bisa menyelidiki atau melacak no penipu tersebut yang telah meresahkan masyarakat.

“Kalau waktu saya tidak di ikuti anak saya mungkin saya akan mengalami kerugian,kalau bisa penipu itu segera di ungkap dan ditangkap,”Harapnya.

Kiki warga Tebing Tinggi juga mengatakan hal yang sama terkait modus penipuan melalui via seluler.

“Ya benar ,sekarang ini banyak yang menipu melalui via seluler,”Terangnya.

Untuk di ketahui no handphone seluler penipu ,melalui modus via telepon yaitu 082161083018,apabila no tersebut menelpon anda ,janga menjawab atau panik agar terbebas dari penipuan.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Polantas Cek kesiapan Kendaraan R2 dan R4

Published

on

Caption : Polantas mengecek kesiapan kendaraan dalam giat ops keselamatan

 

REL,Empat Lawang – Mencegah serta mengantisipasi angka laka lantas di jalanan serta mencegah masuknya penyebaran wabah virus covid 19 di Kabupaten Empat Lawang

Kepala satuan polisi lalulintas polres Empat Lawang bersama anggotanya melakukan kesiapan pengecekan ranmor R4 dan R2 dalam giat ops keselamatan.

“Kesiapan satlantas polres Empat Lawang dalam rangka ops keselamatan melakukan pengecekan ranmor rd4 dan rd4,”Ungkap Kapolres Empat Lawang AKBP.Eko Yudi Karyanto,S.IK melalui Kepala Satuan Lalu Lintas IPTU .M Yusuf Lubis.Selasa (7/4/20).

Masih dikatakan Lubis,yang telah dilaksanakan mulai tanggal 6 kemarin hingga sampai 19 april mendatang,bertempat di jalan lintas dalam kabupaten Empat Lawang.

“Terget semua pengguna jalan dan antisipasi masyarakat berkumpul sehingga virus covid 19 tidak menyebar ke Empat Lawang hingga tercapainya Empat Lawang madani,”Ucapnya.

Ditambahkan Lubis,dengan giat ops keselamatan ini diharapkan masyarakat dapat tertib berlalulintas.

“Agar masyarakat Empat Lawang tertib berlalulintas dan masyarakat tidak mudik, sehingga virus covid 19 tidak menyebar di bumi saling kruani sangi krawati dan sekitar nya,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Pemkab Anggarkan 22 M,Cegah Virus Corona

Published

on

Captio : M.Daud

 

REL,Empat Lawang – Pemerintah Kabupaten Empat Lawang sudah menganggarkan dana sebesar 22 Miliyar untuk penanganan dan penanggulangan virus corona.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah
(BPKAD) Empat Lawang M Daud mengatakan dari 22 Miliyar tersebut sejauh ini sudah terealisasi sebanyak 5 miliyar telah diberikan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis penanganan dan pencegahan covid -19 .

“Jumlah 5 Miliyar itu, sudah kita realisasikan (berikan red) ke OPD diantaranya Dinas Kesehatan (Dinkes) , Dinas Perhubungan (Dishub) ,Badan Penanggulangan dan Bencana Daerah (BPBD) , Rumah Sakit Umum (RSUD) , Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Daerah Empat Lawang, dan Kesbangpol,” kata M Daud saat di konfirmasi wartawan, Selasa (7/4)

Dijelaskan nya, dana tersebut diperuntukkan untuk membeli
Peralatan yang dibutuhkan oleh OPD teknis itu.

“Dibelikan seperti masker, disinpektan,alat perlindungan diri (APD) dan handsanitizer dan lain – lain,”ucapnya

Masih dikatakan Daud, untuk sumber anggaran yang disiapkan oleh Pemkab Empat Lawang , berasal dari sumber anggaran, dari dana belanja tidak terduga anggaran 2020 , dari dana dak non fisik dan fisik, relokasi dana apbd tahun 2020,mengacu dengan surat edaran menteri dalam negeri .

“Kemungkinan anggaran ini akan bisa bertambah lagi, sesuai dengan kebutuhan yang ada ,”katanya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending