Connect with us

Empat Lawang

Pohon Tumbang Hantam Ke Empat Tiang Listrik

Published

on

KABEL : Pepohonan tumbang yang menyebabkan aliran kabel listrik milik PLN putus di Desa Sugiwaras. Selasa (16/10).

REL, Empat Lawang – Seringnya curah hujan begitu deras disertai dengan angin kencang beberapa pekan ini membuat pohon pohon berusia cukup tua banyak yang patah dahan bahkan ada juga yang tumbang.

Kondisi inilah menimbulkan aliran kabel listrik yang berada di sepanjang Desa Sugiwaras Kabupaten Empat Lawang putus akibat tertimpa batang pohon dan dahannya.

Kejadian ini baru diketahui warga pada sore hari Senin (15/10) kemarin. Pasalnya saat penduduk setempat tengah melintas, nampak kondisi kabel listrik yang sudah terendap ke tanah dengan sebagian kabel terjuntai putus.

Sementara satu dari empat tiang listrik tersebut berdiri telanjang tanpa seutas kabel lagi yang menempel. Tak pelak kondisi ini membuat aliran listrik di Desa Sugiwaras lumpuh total.

“Sepertinya kabel itu sudah putus sejak Minggu (14/10) malam, saat hujan disertai angin kencang,” kata Kepala Desa Sugiwaras Aidil, ketika dibincangi REL di Kantor Camat Tebing Tinggi. Selasa (16/10).

Diceritakan Aidil, dirinya sudah memberitahu pihak PLN Tebing Tinggi atas kejadian putusnya kabel listrik akibat pohon besar tumbang di kawasan Desa Sugiwaras ini, agar dapat segera diperbaiki.

“Iya, barang mustahil listrik menuju desa kita akan hidup kalau kabelnya saja sudah putus seperti itu. Kami sejak hari Minggu hingga sampai saat ini masih tak dapat menghidupkan lampu,” cetusnya.

Terpisah, Menager kantor PLN Tebing Tinggi saat di konfirmasi via seluler mengaku tampak seperti belum mengetahui adanya kabel listrik putus di wilayah tersebut.

“Dimana ? Iya nanti petugas kita segera kesana. Letak putus kabalnya ada di mana? Iya trimakasih,” kata Hendri Kurniawan. Selasa (16/10).

Sementara itu, Camata Tebing Tinggi Suan Amri menanggapi kejadian ini memberikan himbauan ke pada masyarakat Tebing Tinggi afar lebih memperhatikan lingkungan tempat tinggal mereka yang dimana kadangkala banyak sekali ditemui membiarkan pohon tanaman yang ditanam disekitar rumah sudah setinggi kabel listrik terpasang bahkan menyentuh aliran kabel tersebut.

Tentunya hal seperti itu banyak sekali mudarotnya baik bagi ke stabilan kabel listrik itu sendiri dan juga dampak negatif yang akan dirasakan oleh masyarakat itu sendiri. Hendaknya ada baiknya pohon itu segera ditebang agar tidak mengganggu kabel listrik yang dipasang pihak PLN.

Seperti yang ada di daerah Desa Mekarjaya, simpang tiga jalan poros itu banyak sekali kabel listrik kena dahan atau daun seperti dahan kelapa sawit milik warga.

Kemudian di Desa Pajar Bakti, itu banyak juga kabel yang kena dahan pohon. Selanjutnya di kawasan Pensiunan hingga menuju Desa Sugiwaras terdapat juga kabel listrik dihinggapi dahan dan dedaunan dari kelapa sawit, pohon karet dan beberapa pohon disepanjang pinggiran jalan tersebut.

“Untuk itu dimohon kepada warga si pemiliknya agar merelakan pohon pohon itu dipangkas atau ditebang jika ada pihak petugas PLN melakukannya nanti, ini demi kenyamanan listrik kita bersama,” pungkasnya. (14).

Empat Lawang

Para Pelaku UKM Keluhkan Nomor Antrian

Published

on

Caption : Para pelaku UKM mendatangi Kantor Bank BRI Tebing Tinggi

REL, Empat Lawang – Para pelaku usaha kecil menengah (UKM) di Kabupaten Empat Lawang mulai berbondong bondong mendatangi kantor Bank BRI Unit Tebing Tinggi yang bertempat di Kecamatan Tebing Tinggi tepatnya di kelurahan pasar tebing tinggi, Jum’at (27/11).

Kedatangan mereka ini tidak lain untuk melakukan verifikasi pencairan bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) tahap kedua yang saat ini dalam proses pencairan.

Namun, sangat disayangkan dimasa pandemi virus covid-19, para UKM ini tidak sadar telah melanggar protokol kesehatan dengan tidak menjaga jarak serta melakukan kerumunan.

Kendati demikian, para pelaku UKM pun tetap ingin mengambil nomor antrian agar bisa cepat mencairkan bantuan tersebut. Ketika hendak mengambil antrian ternyata nomor antrian sudah habis dikarenakan sudah kedahuluan para ukm lainnya yang telah mengambil lebih awal.

“Saya datang kesini dari jam 7 pagi tapi pas mau ngambil nomor antrian ternyata sudah tidak ada lagi,” Kata N salah satu pelaku UKM yang tidak mau menyebutkan namanya di media.

Masih dikatakannya, tidak mengetahui kalau kantor bank BRI Unit Tebing Tinggi tersebut buka nya di sekitar jam 5 pagi (Subuh).

“Kami baru tau kalau bank BRI Unit Tebing Tinggi itu bukanya pagi pagi. setau saya kantor buka itu sekitar jam 7 lewat, dan wajar saja kalau kami tidak dapat lagi nomor antrian padahal kami datang jam 7 itu sudah pagi, eh ternyata ada yang jam 5 subuh,”Ucapnya.

Ditempat yang sama S juga seorang pelaku UKM juga tidak mendapatkan nomor antrian mengeluhkan, padahal sudah sangat pagi mendatangi kantor BRI Unit Tebing Tinggi.

“Ya tidak dapat antrian, kami tidak tau kalau ada yang sudah ngambil antrian dari pagi, karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya,”Jelasnya.

Sementara Pemimpin Bank BRI Unit Tebing Tinggi yang sering disapa Jul saat ingin dikomfirmasi wartawan tidak mau ditemui awak media.

“Kata bapak tadi kalau mau komfirmasi silahkan ke pimpinan cabang BRI di kabupaten Lahat,”Kata salah satu pegawai bank BRI ketika ditanya namanya tidak mau menyebutkan nama

Saat ditanya terkait nomor antrian yang sudah diambil dari pagi pagi subuh ia pun mengatakan belajar dari pengalaman yang sudah sudah,

“Terlalu banyak yang datang, jadi belajar dari pengalaman yang sudah sudah,”Ucapnya

Sementara itu Pimpinan Cabang Bank BRI Kabupaten Lahat Indra Malik saat di hubungi melalui via seluler terkait nomor antrian yang sudah dibagikan di waktu pagi sekitar pukul 05 : 00 Wib (Subuh) mengatakan pada intinya kami itu menerapkan protokol kesehatan

“Intinya kami itu untuk menghindari terjadinya kerumunan di masa pandemi virus covid-19 ini,Seperti menjaga jarak,”Katanya (*).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Saat Merekap Nomor Togel,Bandar dan Pembeli Diciduk Polisi

Published

on

Foto : Polres For REL Caption : Tersangka dan barang bukti saat dibawa ke Mapolres Empat Lawang.

REL,Empat Lawang – Tim Elang polres Empat Lawang berhasil mengamankan tiga orang diduga pelaku judi togel yang sudah meresahkan masyarakat

Diketahui diantara ketiga pelaku itu salah satunya adalah diduga bandar togel yakni Kairo alias Kai (43) bin Gafur warga desa Lubuk Tanjung Kecamatan Muara Pinang dan dua orang lainnya sebagai pembeli yakni Zamri Julianto (25) bin Zailin warga desa Lubuk Tanjung bersama Dandi Wiranata (19) bin Zailin warga desa Talang Baru Kecamatan Muara Pinang ditangkap saat merekap nomor togel di kediaman pelaku di desa Lubuk Tanjung.

“Ya kemarin (Kamis) kita telah mengamankan tiga orang diduga pelaku judi togel yang diantaranya diduga Bandarnya,”Kata Kapolres Empat Lawang AKBP.Wahyu,S.IK melalui Kasatreskrim AKP.Mursal Mahdi,SH,.MH.Jum’at (27/11)

Masih dikatakan Mursal,team elang Polres Empat Lawang mengamankan ketiga pelaku tersebut, pada saat pelaku sedang merekap Nomor togel di kediaman pelaku di desa lubuk tanjung

“Saat dilakukan penggerbekan kita mendapati barang bukti 15 lembar rekapan yang bertuliskan angka yang di duga tulisan togel,2 bundel rekapan yang bertuliskan angka yang di duga tulisan togel,1 buah buku tulis berisi rekapan yang bertuliskan angka yang di duga tulisan togel ,1 buah kalkulator merk citizen,1 unit handphone dan uang sebesar 75 ribu rupiah,”Jelasnya.

Kemudian lanjut Mursal,pelaku dan barang bukti dibawa ke Sat Reskrim Polres Empat Lawang guna proses lebih lanjut.

“Ketiga pelaku dan barang bukti kita bawa ke mapolres Empat Lawang untuk dilakukan proses lebih lanjut,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Senin Bupati Mulai Masuk Kerja

Published

on

Caption : Bupati dan Istri saat Vidcall bersama anggota DPRD dan Wartawan

REL,Empat Lawang – Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad dan Ketua Tim Penggerak PKK Empat Lawang Hj Heppi Sapriani (istrinya, red), vidcall bersama Anggota DPRD Empat Lawang dan para wartawan.

Dalam vidcall itu, Bupati Empat Lawang, menyampaikan kalau keadaan dirinya dan Ketua Tim Penggerak PKK, dalam keadaan Sehat dan baik-baik saja.

“Alhamdulillah kami sehat, terimaksih, kawan-kawan DPRD, kawan-kawan wartawan, dan masyarakat Empat Lawang yang sudah mendoakan kami,” ungkap Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad saat Vidcall bersama Anggota DPRD Empat Lawang dan Wartawan, diruang Waka 1 DPRD Empat Lawang, Kamis (26/11/2020).

Dalam kesempatan itu juga, dirinya selaku Bupati Empat Lawang menghimbau kepada seluruh masyarakat Empat Lawang, untuk selalu menegakan protokol kesehatan.

“Kepada masyarakat Empat Lawang covid itu memang ada, jadi kepada masyarakat tetap tegakan porkes, yaitu pakai masker, rajin cuci tangan dan hindari kerumunan. Dan Insyaallah minggu sore saya pulang ke Empat Lawang, Insyaallah Senin mulai ngantor,” kata Bupati.

Sedangkan Istri Bupati Empat Lawang Hj Heppi Sapriani, mengatakan kalau dirinya dalam keadaan sehat dan masih menjalani Isolasi, sebab dirinya masih menunggu Swab kedua.

“Kepada masyarakat saya menghimbau, tetap jaga kesehatan, tetap tegakan protokol kesehatan dengan 3 M (mencuci tangan, menghindari kerumunan, menjaga jarak), sebab covid ini ada dimana-mana,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending