Connect with us

Empat Lawang

PNS Nyambi Jadi Bandar Sabu

Published

on

AMANKAN : Barang bukti paket sabu yang berhasil diamankan oleh Satres Narkoba Polres Empat Lawang.

REL, Empat Lawang – Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di salah satu kantor instansi pemerintah berinisial JF (41) , merupakan warga Desa Sungai Lidi Kelurahan Tanjung Kupang Kecamatan Tebing Tinggi terpaksa diciduk Anggota Satres Narkoba Polres Empat Lawang. Senin (15/10).

Dirinya tersangkut urusan tindak pidana penyalah gunaan Narkotika yang kuat dugaan selaku Bandar (BD, red) Narkotika jenis Sabu-Sabu golongan satu.

Dari tangannya polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti (BB, red) miliknya berupa 20 paket kecil narkotika jenis shabu dengan berat Bruto 3.97 gram, 11 bungkus plastik klip kecil kosong, 1 buah botol plastik warna putih, 3 buah plastik klip sedang kosong, 1 buah plastik klip ukuran besar, 1 lembar KTP dan 1 lembar SIM C milik dirinya.

Dari data yang berhasil dihimpun diketahui kronologis penangkapan sang Bandar bermula pada hari Senin (15/10/2018) sekira pukul 16.30 Wib mendapatkan informasi bahwa di Desa Sungai Lidi Kelurahan Tanjung Kupang Kecamatan Tebing Tinggi sering terjadi transaksi jual beli Narkotika jenis Sabu.

“Kita segera lakukan penyelidikan di tempat tersebut dan berhasil mengumpulkan informasi yang cukup dan juga ciri ciri tersangka,” ujar Kapolres Empat Lawang AKBP Agus Setyawan AKBP Agus Setyawan melalui Kasat ResNarkoba, AKP Joni Indra Jaya.

Dijelaskan Joni, kemudian pada hari Senin tanggal 15 oktober 2018 sekira pukul 17.00 wib anggota Satres narkoba langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka yang berinsial JF di tempat kediamannya Desa Sungai Lidi Kelurahan Tanjung Kupang.

“Pada saat hendak ditangkap tersangka membuangkan sebuah botol plastik warna putih yang setelah kita ketahui ternyata di dalamnya terdapat paketan diduga Narkotika jenis sabu,” jelas Kasat Narkoba kepada REL.

Untuk selanjutnya, sambung Joni Indrajaya. Sejumlah barang bukti dan tersangka diamankan ke Mapolres Empat Lawang guna dilakukan pengembangan untuk diproses dan juga disidik perkaranya sesuai hukum yang berlaku.

“Atas perbuatannya, si tersangka akan kita kenakan pasal 114 dan pasal 112 UU Tahun 2009 tentang penyalahgunaan Narkotika,” pungkasnya. (14).

Empat Lawang

Saat Hendak Memikat Burung,Dua Remaja Tewas Mengenaskan

Published

on

Caption : Korban ditemukan tergeletak di rel kereta api desa Sawah Kecamatan Saling

REL,Empat Lawang – Warga Desa Sawah Kecamatan Saling Kabupaten Empat Lawang digegerkan penemuan dua sosok mayat laki laki remaja tewas tergeletak di jalan rel kereta api dengan kondisi yang mengenaskan.

Dari informasi yang didapat identitas korban yakni Nopri (16) Bin Hatta Warga Desa Suka Kaya Kecamatan Saling dan Pebriansyah (14) warga Desa Tanjung Gelang Kecamatan Kota Padang Kabupaten Rejang Lebong .

Adapun kronologis kejadian yang dijelaskan oleh Dodi (20) kakak korban (Nopri) berawal pada hari Senin tanggal 23 November sekitar pukul 10 : 00 wib adiknya berpamitan keluar rumah untuk memikat burung bersama temannya.

Hingga sampai larut malam,adik korban juga tidak kunjung pulang kerumah,lalu kakak korban berusaha mencari keberadaan korban dan alhasil korban juga tidak ditemukan.

Namun ke esokan harinya sekitar pukul 07 : 00 wib kakak korban mendapatkan kabar bahwa adiknya ditemukan tewas ditabrak kerta api (Kereta tanki) dengan kondisi yang sangat mengenaskan.

Dan kedua korban dibawa ke RSUD Empat Lawang untuk dilakukan VER.

Kepala Desa (Kades ) Suka kaya Hernaen dikompirmasi wartawan membenarkan kejadian tersebut

“Ya benar itu warga saya,pagi tadi saya mendapatkan informasi bahwa warga saya meninggal di tabrak kereta api,”Tukasnya.(Mg20)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

H. Joncik Muhammad dan Istri Tercinta Dinyatakan Sembuh

Published

on

Foto : RATI / REL CAPTION : Bupati H. Joncik Muhammad Dan Istri Tercinta

REL,Empat Lawang – Beberapa pekan yang lalu bupati kabupaten Empat Lawang dan istri dinyatakan terkompirmasi positif virus covid -19 (Virus Corona), kini Bupati Empat Lawang beserta istri dalam keadaan sehat.

Hal tersebut diungkapkan oleh sang istri tercinta orang nomor satu di bumi saling kruani sangi krawati Hj. Hepy Safriani Joncik ketika dihubungi awak media melalui via seluler.

“Alhamdulillah kondisi kesehatan kami berdua sekarang sudah sangat baik, setelah isolasi selama dua pekan,” Ungkapnya, Senin (23/11).

Lanjut Hepy, bapak bupati Empat Lawang sudah menjalani 4 kali swab, dengan hasil yang berbeda dan Alhamdulillah hasil swab terakhir sudah dinyatakan negatif dan sudah bisa pulang kerumah.

“Swab ke2 Negatif, swab ke3 positif lagi, subhanallah hasil swab ke 4 sudah negatif, dan sudah boleh pulang, namun bapak masih harus istirahat total untuk pemulihan kondisi, sebelum pulang kembali ke Kabupaten Empat Lawang,” Ujarnya.

Iapun menjelaskan, ketika virus corona menerjang tubuhnya. ia tidak merasakan atau memiliki gejala apapun, dikarenakan bapak bupati dinyatakan positif,lanjutnya ia berinisiatif untuk memeriksa dirinya dan dinyatakan positif covid-19 juga.

Kendati demikian, Belajar dari pengalamannya, dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk benar-benar serius waspada terhadap virus covid-19 dan tetap selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Kalau dibilang covid itu tidak ada, covid itu benar ada. Jadi bukan hoax, Jadi saya tetap berpesan untuk semua jangan menganggap ini enteng. Karena saya sudah ngerasain banget kemarin seperti apa. Mungkin karena kekuatan doa, berkat doa semua yang sayang dan cinta sama saya dan keluarga. Alhamdulillah dengan izin Allah saya dan bapak bupati masih bisa dikasih kesehatan” jelasnya. (Mg24).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Kesehatan Bupati Empat Lawang dan Istri Berangsur Membaik

Published

on

Ist/ REL Caption : Bupati Empat Lawang dan Istri tercinta

REL,Empat Lawang – Setelah sempat dinyatakan terkompirmasi positif virus covid -19 (Virus Corona),kini Bupati Empat Lawang beserta istri dalam keadaan membaik.

Hal tersebut diungkapkan oleh sang istri tercinta orang nomor satu di bumi saling kruani sangi krawati Hj,Hepy Safriani Joncik ketika dihubungi awak media melalui via seluler.

“Alhamdulillah kondisi kesehatan kami berdua sekarang sudah membaik,setelah isolasi selama dua pekan,”Ungkapnya.

Namun,lanjutnya masih menunggu hasil swab ke Empat yang mana kata Hepy bupati telah melakukan swab selama 3 kali dengan hasil yang berbeda

“Swab ke2 Negatif ,swab ketiga positif lagi nah,sekrang menunggu hasil swab ke 4, jika hasil swab ke4 dinyatakan negatif maka dinyatakan sembuh dan boleh pulang,”Ujarnya

Iapun menjelaskan, ketika virus corona menerjang tubuhnya. ia tidak merasakan atau memiliki gejala apapun, dikarenakan bapak bupati dinyatakan positif,lanjutnya berinisiatif untuk memeriksa dirinya dan dinyatakan positif covid-19 juga.

Kendati demikian,Belajar dari pengalamannya, dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk benar-benar serius waspada terhadap virus covid-19 dan tetap selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Kalau dibilang covid itu tidak ada, itu ada. Jadi bukan hoax. Jadi saya tetap berpesan untuk semua jangan menganggap ini enteng. Karena saya sudah ngerasain banget kemarin seperti apa. Mungkin karena kekuatan doa, berkat doa semua yang sayang dan cinta sama saya dan keluarga. Alhamdulillah dengan izin Allah saya dan bapak bupati masih bisa dikasih kesehatan” jelasnya. (Mg24).

Baca Selengkapnya

Trending