oleh

PMI Empat Lawang Harus Segera Bekerja

REL, Empat Lawang – Hj Hepy Sapriyani Joncik resmi dilantik menjadi ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Empat lawang.

Dalam sambutannya Hepy menyampaikan mungkin bapak ibu sering mendengar kalau empat lawang ini daerah texas namun sekarang ini sudah mulai berangsur berkurang.

“Alhamdulillah sejak dipimpin bupati joncik dan yulius dibantu Forkompinda sudah berangsur -angsur berkuran tindak kriminal di Bumi saling keruani sangi kerawati,”kata Hepy, Kamis (29/8/19).

Dikatakan Hepy, pelantikan ini merupakan langkah awal bagi PMI di Empat lawang untuk membantu masyarakat , karena selami ini kalau masyarakat Empat lawang yang membutuhkan darah harus dirujuk ke kabupaten Kota tetangga .

“Kami akan segera unit transfusi darah dan mohon bantuan anggaran kepada ibu ketua PMI Provinsi agar nanti masyarakat tidak lagi dirujik apabila membutuhkan darah,”tuturnya

Sementara, Ketua PMI Sumatera Selatan Hj. Febrita Lustia Herman Deru mengatakan PMI Empat lawang setelah dilantik ini harus langsung bekerja memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“PMI Empat lawang harus mempunyai sekretariat resmi dan juga mobil pelayanan PMI agar bsa bekerja tanpa pamriguna memberikan pelayanan kemasyarakat secara maksimal,” tukasnya

Sementara itu, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Empat Lawang, Hj Hapy Safrianti Joncik mengatakan, program utama atau program prioritas yang akan digenjot yakni mendirikan Unit Transfusi Darah (UTD) di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati ini.

Karena, selama ini sejak berdiri Kabupaten Empat Lawang belum memiliki UTD tersebut. “Iya program utama yang bakal kita kejar adalah mensirikan UTD, kami minta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang mampu merealisasikan hajat kami ini,” ujar Hapy dalam sambutannya di pelantikan Pengurus PMI Empat Lawang Periode 2019-2024, Kamis (29/8/19).

Ketua PMI Empat Lawang ini menjelaskan, selama ini masyarakat Empat Lawang cukup kesusahan saat membutuhkan transfusi darah. Masyarakat yang membutuhkan darah selama ini dirujuk melalui empat pintu rujukan.

“Bagi masyarakat tebing arah ke kikim dirujuk ke lahat. Masyarakat pendopo dan sekitarnya ke pagaralam. Masyarakat ulu musi diarahkan ke Lebong. Untuk masyarakat kearah saling dirujuk ke lubuklinggau,” jelasnya.

Namun, kata Hapy, untuk kedepan apabila UTD sudah ada maka tidak lagi dilakukan rujukan. Bisa dilakukan di empat lawang sendiri.

Ditempat sama, Wakil Bupati Empat Lawang Yulius Maulana mengatakan, pihaknya yakin dengan pengurusan PMI Empat Lawang periode 2019-2024. Pihaknya akan sangat bersinergi dengan PMI Empat Lawang mendukung apasaja yang dibutuhkan.

Selagi masih bisa dibantu dan diupayakan, maka akan dibantu. “Pembuatan UTD itu memang sangat perlu. Kami akan bantu supaya cita cita baik tersebut dapat terwujud,” tukasnya. (Mg20).

BACA JUGA