Connect with us

Empat Lawang

Pleno KPU, Joncik-Yulius Raih Suara Terbanyak  

Published

on

TERBUKA : Tampak suasana rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil surat suara Pilķada Empat Lawang yang di gelar di kantor DPRD oleh KPUD Empat Lawang.

REL, Empat Lawang – Setelah rehat beberpa menit usai melaksanakan Rapat Pleno Terbuka hasil Perhitungan Pilgun Sumatera Selatan sekitar pukul 19.40 wib pada rabu malam (4/7). Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPU) Kabupaten Empat Lawang melanjutkan Rapat Pleno Terbuka dan telah mengesahkan hasil perhitungan suara Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Empat Lawang yang berakhir sekira pukul 02.00 WIB dini hari tadi.

Rapat Pleno Terbuka penghitungan suara yang di gelar dalam ruang rapat paripurna gedung DPRD Empat Lawang tampak berbeda suasana dari perhitungan surat suara Pilgub Sumsel.

Pasalnya jika saat prosesi perhitungan surat suara Pilgub banyak sekali sanggahan yang di lontarkan para saksi dari masing-masing paslon, akan tetapi pada saat perhitungan Pilbup tak banyak sanggahan yang dilontarkan para saksi.

Sehingga, prosesi rekapitulasi perhitungan surat suara Bupati dan Wakil Bupati Empat Lawang berjalan dengan lancar, dan selesai dalam penjagaan pengawalan keamanan hingga kamis (5/7) pagi.

Adapun hasil pantauan dilokasi ketika perhitungan surat suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati yang telah disahkan oleh pihak KPUD Empat Lawang dalam Rapat Pleno Terbuka ini, diketahui bahwa Paslon Nomor urut 2 yakni Joncik Muhamad – Yulius Maulana dinyatakan lebih unggul dengan memperoleh surat suara sebanyak Delapan puluh satu ribu tiga ratus sembilan puluh enam (81.396) suara atau dengan jumlah persentase sebesar 60,28 persen. Sedangkan pasangan H David Hadrianto – H M Eduar Kohar memperolehn 46.971 suara atau dengan persentase 34,79 %, lalu pasangan H Yulizar Dinoto – H Kison Syahrin memperoleh 6.652 suara dengan persentase 4,93 %.

Ketua KPUD Empat lawang Mobius alhazan,SP mengatakan bahwa proses penghitungan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Empat Lawang serta Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan telah selesai dan dilaksanakan secara tertib dan lancar.

“Telah kita jalankan, kita saksikan bersama, dan juga hasil rekapitulasi dari perhitungan surat suara pemilihan umum ini telah diselesaikan dengan baik,” katanya

Dirinya menyampaikan ucapan trimakasih kepada pihak keamanan yang senantiasa melakukan penjagaan dan pengawalan selama poses rapat pleno terbuka berlangsung.

Dan juga terimakasih kepada para panitia, para saksi dari masing-masing paslon dan tamu undangan lainnya karena telah mengikuti jalannya rapat pleno terbuka ini dengan tertib.

“Syukur alhamdulilah semuanya berjalan dengan Tertib dan lancar,terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi baik kepada pasangan calon, para pendukung paslon, aparat TNI dan Polri, dan khususnya kepada para masyarakat Empat Lawang hingga pelaksanaan tahapan Pemilukada sukses diselenggarakan,” tandasnya.

Sekedar informasi, hasil rekapitulasi akhir perhitungan surat suara KPU Empat Lawang menyatakan secara rinci jumlah keseluruhan surat suara dari setiap kecamatan bagi masing-masing paslon Cabup dan Cawabup Empat Lawang tahun 2018. (Mg14).

 

Adapun jumlah keseluruhan dari total Hasil Penghitungan rekapitulasi surat suara, dari mulai TPS, DPT, surat suara baik yang dinyatakan sah dan tidak sahnya adalah sebagai berikut :

 

*Jumlah TPS :* 545 TPS

*Jumlah DPT :* 195373

Surat Suara Sah : 135019 Suara

Surat Suara Tidak Sah : 4382 Suara

Jumlah Sah + Tidak Sah : 139401 Suara

Paslon No Urut 1 H. DAVID HADRIANTO ALJUFRI, SH dan H. M. EDUAR KOHAR, SE.,MM : sebanyaj 46.971 suara

Paslon No Urut 2 H. JONCIK MUHAMMAD, S,Si.,SH.,MH.,MM dan YULIUS MAULANA, ST : sebanyak 81.396 suara

Paslon No Urut 3 H. YULIZAR DINOTO, SH dan H. Drs. KISON SYAHRIN, MM : sebanyak 6.652 Suara.

Sumber KPUD Empat Lawang

Empat Lawang

Kapolres Berjanji Membedah Rumah Nenek Rismawati

Published

on

Caption : Kapolres Empat Lawang bertemu dan berbicara langsung dengan nenek Rismawati di Kediamannya.

REL,Empat Lawang – Jajaran Polres Empat Lawang menyambangi rumah nenek Rismawati (62) yang beralamatkan di Desa Padang Tepong Kecamatan Ulu Musi Kabupaten Empat Lawang.Sabtu (6/3).

Kedatangan orang nomor satu di wilayah Hukum Polres Empat Lawang ini,melihat kondisi kediaman nenek Rismawati dan kedua putranya yang mengalami keterbelakangan mental sekaligus memberikan bantuan berupa sembako.

Diketahui,Nenek Rismawati tinggal bersama dua anak laki lakinya di rumahnya yang terbilang tidak layak huni dan nenek Rismawati juga mengidap penyakit katarak di dua belah matanya sehingga mengakibatkan nenek Rismawati tidak bisa melihat orang orang sekelilingnya baik dari jarak dekat maupun jauh,

Kapolres Empat Lawang AKBP. Wahyu,S.IK didampingi wakapolres Empat Lawang Kompol Indarmawan mengatakan akan memberikan bantuan pengobatan operasi mata kepada nenek Rismawati.

“Insyah allah kedepan kami dari kepolisian atas izin bapak kapolda sumsel akan mengobati mata nenek Rismawati agar bisa melihat kembali,”Kata Kapolres

Bukan hanya operasi mata saja ,Kapolres juga berjanji akan membedah rumah nenek Rismawati agar menjadi layak huni.

“Secepatnya akan kita lakukan menjadi rumah layak huni ,mudah mudahan allah mengizinkan,”Tuturnya.

Sementara Saipul tetangga Nenek Rismawati mengatakan sudah banyak para dermawan yang mendatangi kediaman beliau untuk memberikan bantuan.

“Alhamdulillah sudah banyak orang mendatangi kediaman Nenek Rismawati ,Semalam Kapolsek tebing tinggi memberikan sembako dan hari ini Kapolres,”Jelasnya

Memang lanjut Saipul nenek Rismawati pengen bisa melihat lagi namun tidak ada biaya untuk berobat.

“Mudah mudahan dengan adanya bantuan kepolisian polda dan polres nenek bisa melihat lagi karena kasihan kedua anaknya itu juga mengalami keterbelakangan Mental yang hidup bersama nenek Rismawati,”Terangnya.(Dn).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Telah Beredar Uang Palsu

Published

on

FOTO : IST/REL PALSU: Tiara anak pemilik toko baju dipasar Tebing Tinggi menerima uang palsu

REL,Empat Lawang – Uang palsu sudah beredar di tangan masyarakat, terkhusus dikabupaten Empat Lawang, salah satu warga Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati telah menjadi korban.

Pedagang toko baju di Pasar Tebing Tinggi, Tiara (21), mengetahui mendapatkan satu lembar uang palsu pecahan Rp50 ribu saat ingin menyetor uang ke bank Sumsel Babel Cabang Tebing Tinggi.

“kemarin (4/03) saya diminta ibu untuk menyetor uang sebesar Rp 25 jt di Bank Sumsel yang ada di pasar, nah pas di pecahan Rp 50 ribuan kato pihak bank bahwa terdapat satu lembar uang Rp50 ribu yang kami setor palsu. Langsung dicoret uangnya oleh petugas teler banknya, dan dikembalikan ke kami,” jelas Tiara kepada wartawan Harian Rakyat Empat Lawang (REL).

Dituturkan Tiara, ia tidak mengetahui kapan mendapatkannya, tapi uang tersebut dinyatakan palsu oleh pihak bank, karena warnanya yang luntur dan benang pita uangnya tidak ada tulisan angka 50 ribu.

“Kami tidak mengetahui kapan dan siapa yang memberikan uang palsu karena banyak transaksi di toko. Setelah diperhatikan dengan seksama, uang 50 ribu palsu itu ternyata uang Rp 2 ribu,

“Uangnya masih kami simpan, namun sudah dicoret oleh pihak bank, uangnya kami simpan supaya bisa membandingkan uang palsu dengan yang asli, agar tidak tertipu lagi dengan uang palsu tersebut,” tuturnya.

Kepala Bank Sumsel Babel Cabang Tebing Tinggi, Eldika Zainuddin, belum mengetahui hal tersebut, namun pihaknya akan memverifikasi pegawainya. “Nanti saya akan verifikasi,” jelasnya.

Eldika Zainuddin, menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dalam transaksi atau menerima uang dari pihak manapun, dan harus tau cara membedakan uang asli dengan palsu.

“Himbauan kepada masyarakat, untuk lebih berhati-hati dalam menerima uang dari pihak manapun, cara yang paling simpel untuk membedakan uang asli atau palsu cukup dengan 3D, dilihat, diraba, dan diterawang,” imbauannya (Mus/arl).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Edi Sugandi Jabat Kasi Datun

Published

on

Caption : Edi Suganti saat dilantik di Kejari Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Kepala Kejaksaaan Negeri (Kejari) Empat Lawang, Sigit Prabowo SH MH, melantik Edi Sugandi sebagai Kepala Seksi ( Kasi) Perdata dan Tata Usaha Negara (PTUN), menggantikan Andi Candra.

Sementara Andi Candra kini menjabat Kacabjari Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi

“Kita berharap Edi Suganda segera menyesuaikan diri di tempat kerja baru ini,” harap Sigit Prabowo.

Ini lantaran, diakuinya, tugas Datun sangatlah penting dalam pendampingan hukum, penegakan hukum serta pelayanan hukum.( Rel)

Baca Selengkapnya

Trending