oleh

Pleno KPU Dialihkan ke Provinsi

REL, Empat Lawang – Buntut kericuan penyelengaraan pleno ditingkat KPU Empat Lawang,  pleno dialihkan ke provinsi dan digelar di Palembang di kantor KPU provinsi Sumsel.

Hal tersebut dikarenakan , adanya aksi Massa yang tidak puas dengan hasil Rekapitulasi tingkat kecamatan yang menuntut agar KPU membuka Kotak Suara, yang berujung dengan bentrokan

“Iya, penghitungan Suara di alihkan Ke KPU Sumsel dan sekarang Logistik sudah berangkat sejak tadi pagi kebetulan saya tidak hadir tadi,”kata Ketua KPUD Empat Lawang Ali amin saat di Konfirmasi Via Telepon ,Rabu (8/5)

Dikatakannya, dari sepuluh kecamatan hanya satu lagi kecamatan yang belum di hitung hasil Rekapitulasi tingkat Kabupaten

“Tinggal kecamatan talang Padang yang belum di hitung yang lainnya sudah di hitung ,saya juga nanti akan menyusul kepalembang sebab tempat nya saja yang di alihkan yang melaksanakannya nanti masih kita yang laksanakan,” tuturnya

Hasil dari yang sudah di tetapkan lanjut Ali, pihanya masih akan menunggu arahan dari KPU Provinsi ,”kalau 9 kecamatan yg lain iti sudah di tetapkan , dak taulah kalau di palembang agek cak mano itu kito masih menunggu,” jelasnya.

Sementara itu, menurut Komisoner Bidang Hukum dan Pengawasan Hendra Gunawan,  pleno KPU bukan diambil alih KPU Provinsi namun pengalihan saja seperti pergeseran tempat saja,  pasalnya pleno nanti masih dilaksanakan oleh pihaknya Selaku KPU Empat Lawang.

“Kita hanya pinjam tempat saja bukan diambil alih plenonya,” kata Hendra.

Selanjutnya Hendra menjelaskan alasan pengalihan tempat pleno merupakan hasil koordinasi pihaknya kepada KPU provinsi sehingga hari ini juga, (kemarin, red”kita berangkat menuju palembang, “yang tak kalah penting alasan pengalihan yakni faktor keamanan, “kata Hendra.

Mengenai waktu,  hendra belum dapat memastikannya namun setiba di palembang akan melakukan koordinasi yang lebih intensif ke KPU provinsi,  pihak kemanan serta pemberitahuan peserta pemilu. “karena waktu belum pasti sehingga pearta belum kita beritahu, “jelasnya.

Lebih jauh Hendra menjelaskan,  terkait ricuh pleno KPU digedung DPRD hendra mengakupihak KPU Empat Wang sudah melakukan tugas sesuai mekanisme yang diatur dalam undang undang,

Seperti diatur dalam PKPU nomor no 4 thn 2019 pasal 52 tentang penyelesaian keberatan ditingkat KPU, artinya KPU itu hanya bisa membuka CA 1, kalau pun masih ada keberatan atau sanggahan dari peserta pemilu pihaknya harus mendapatkan rekomendasi atau tanggapan dari bawaslu.

“Sebaiknya tuntutan itu diselesaikan ditingkat PPK karena di pasal sebelumnya ada dan diatur.” imbuhnya.

Ditingkat PPK itu lah kata Hendra peserta pemilu bisa mengusulkan untuk membuk C1 plano dan  C1 hologram,” pungkasnya.

Terpisah, Kapolres Empat Lawang AKBP Eko Yudi Karyanto saat dihubungi mengatakan Pasca Bentrok tersebut pihaknya tidak mengamankan Massa yang berdemo tersebut

“Gak ada yang diamankan, karena massa masih biso dikendalikan setelah dilaksakan tindak tegas berupa tembakan gas air mata,” tukasnya. (12/Mg20).

 

BACA JUGA