Connect with us

Empat Lawang

Pisah Sambut Dandim 0405 Lahat,Empat Lawang Butuh TNI

Published

on

foto : Ist Caption : Bupati Empat Lawang memberikan cindera mata kepada Lektol Kav Sungudi.

 

REL,Empat Lawang – Pisah Sambut jabatan Dandim 0405 Lahat Letkol Kav Sungudi,SH.M,Si yang digantikan oleh Letkol Syawab Al Amien SE bertempat di Pendopoan rumah dinas bupati Empat Lawang Kelurahan Kupang Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang.Kamis (6/8).

Dalam acara pisah sambut juga dihadiri para Forkopimda dan jajaran pemerintahan Kabupaten Empat Lawang, berjalan dengan tertib dan aman.

Letkol kav sungudi SH. M. Si dalam kata sambutannya menyampaikan,
sangat terharu,karena dalam rangka mengakhiri purna tugasnya bupati pat Lawang mengadakan pisah sambut yang sebelumnya belum ada.

Iapun mengatakan,sebelum kepergiannya ke jakarta,ditempat tugas yang baru,tentunya selama dua tahun dirinya menjabat,dirinya merasa Empat Lawang sangat hangat kehidupannya dalam kekeluargaan,terkhusus terasa lebih dari saudara kandung,

“Terimah kasih atas bimbingan bantuan bupati dalam penugasan kami di Empat Lawang,untuk menuju Empat Lawang yang madani,karena selama kebersamaan kita bersama unsur Forkominda dan elemen eleman lain, selaku manusia biasa saya minta maaf yang sebesar besarnya,”Ucapnya

Dan iapun mohon diri untuk melanjutkan perjuangan di Mabesad, untuk itu saya mohon doa dan restu semoga saya mampu menjalan tugas dengan sebaik mungkin untuk batu loncatan karir saya

Letkol Syawab Al Amien SE mengatakan dalam kata sambutannya
sangat berterima kasih atas acara pisah sambut, dalam rangka sertijab Dandim 0405/Lahat

Tentunya,Kodim 0405/lahat,mempunyai tiga wilayah, yang mana sebelumnya sudah mengadakan acara pisah sambut, namun,dengan bupati Empat Lawang sangat berbeda sambutannya terhadap dirinya yang begitu hangat

“Besar harapan kami diterima di Empat Lawang dan kami berjanji akan bekerja semaksimal mungkin untuk kemajuan Empat Lawang serta Kami akan melaksanakan tugas yang sebelumnya sudah dilakukan oleh pejabat sebelumnya berjalan dengan baik,”Ungkapnya.

Sementara itu,Bupati Empat Lawang H.Joncik Muhammand juga menyampaikan,malam hari ini kita melepas Letkol Kav sungudi,

iapun menjelaskan dalam karirnya bertugas,yang sangat berkesan yang pernah dihadapkan dengan insiden saat pilkada di Empat Lawang

“Kami pernah bersepakat untuk keamanan,yang mana kami di dukung oleh TNI/POLRI,karena saya sudah berjanji waktu kampanye berkat bantuan porkominda dan terkhusus letkol Kav sungudi yang mendukung keamanan sehingga keamanan di Empat Lawang sudah tercapai,yang dimana dahulunya Empat Lawang adalah terkenal daerah kriminal,”Cetusnya.

Saya lanjutnya, atas nama pribadi dan pemerintah kami sangat berterima kasih atas dedikasi dan kerja letkol kav sungudi yang sudah berbuat yang terbaik untuk Empat Lawang,

“Semoga karir letkol Kav sungudi mencapai karir dengan baik seperti apa yang kita cita citakan,”Ungkapnya.

Dan lanjutnya,selamat kepada pejabat dandim yang baru semoga dalam bertugas kedepan akan lebih baik,karena kami butuh kerja sama yang baik untuk mendukung kabupaten Empat Lawang yang madani.

“Marilah kita jaga hubungan baik yang sudah terjalin selama ini, kami sangat membutuhkan dukungan kepada pihak Kodim 0405/Lahat,”Harapnya.

dijelakannya lebih lanjut,Kabupaten Empat Lawang terdiri dari 147 desa dan 9 kelurahan, yang mana suhu politik Empat Lawang sangat tinggi dan sangat rentan terhadap konflik, semoga Empat Lawang aman

“Empat Lawang adalah daerah tani, untuk itu saya sangat mengharap dukungan dari TNI karena program TNI yang memajukan sektor pertanian dalam hal ini cetak sawah, saya yakin keberadaan TNI mampu memajukan pertanian di kabupaten Empat Lawang,”Tukasnya.(Mg20).

Empat Lawang

SMK,SMA Se-Sumsel Serah Terimah Jabatan

Published

on

Foto : PADRI / REL Caption : Penandatanganan serah terimah jabatan

REL,Empat Lawang- Setelah dilakukan pelantikan dan pengukuhan beberapa hari lalu, seluruh Kepala Sekolah (Kepsek) SMA, SMK dan SLB SE Kabupaten Empat Lawang, melakukan serah terima jabatan (Sertijab), Rabu (16/9) di aula gedung SMK Negeri 1 Empat Lawang.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Riza Pahlevi, melalui Kasi Kurikulum Bidang SMK, Awaludin mengatakan, mutasi jabatan merupakan dinamika yang biasa sebagai abdi negara. Selain itu, mutasi juga dilakukan dalam rangka memperkaya pengalaman bertugas serta penyegaran suasana kerja.

“Dengan potensi dan integritas yang dimiliki oleh masing-masing Kepsek, hendaknya bisa mengembangkan inovasi dan kreatifitas untuk kemajuan sekolah,” ungkap Awaludin saat membacakan sambutan Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan.Rabu (16/9).

Awaludin juga menambahkan, sebagai seorang Kepsek, harus mengedepankan etika moral dan kejujuran serta selalu berkoordinasi dengan pimpinan dan bawahan. “Ciptakan suasana yang kondusif di sekolah, dengan saling menjaga rasa asah, asih dan asuh,” imbuhnya.

Masih menurut Awaludin, tugas dan tanggungjawab kita saat ini semakin berat. Makanya fighting spirit harus dilakukan, dengan memberdayakan SDM staf yang ada. “Kita tidak bisa sendirian atau One Man Show dalam melaksanakan amanah ini, staf yang ada harus diberdayakan semaksimal mungkin,” ujarnya seraya berharap, seluruh Kepsek yang ada di Empat Lawang bisa membawa perubahan yang lebih baik, dalam dunia pendidikan di Provinsi Sumatera Selatan.

Ditempat yang sama, Ketua MKKS SMK Kabupaten Empat Lawang, Saipul Efendi, mengajak seluruh Kepsek yang ada supaya memegang teguh amanah yang diberikan tersebut untuk membangun sekolah.

“Kita sama-sama menyadari dan yakin, amanah yang diberikan ini adalah salah satu bentuk ibadah. Untuk itu, mari kita jalankan amanah ini dengan baik,” ungkap Saipul.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Dinsos : Belum Terima Surat Resmi Kemensos

Published

on

Foto : Ilustrasi

REL,Empat Lawang – Pasien positif corona atau covid-19,baik yang meninggal dunia maupun yang telah sembuh dari virus corona,mendapatkan santunan dari pemerintah pusat melalui kementrian sosial Republik Indonesia.

Dikutip dari situs resmi kemensos RI ,kemensos ri memberikan santunan kepada pasien yang meninggal dunia positif corona sebesar 15 juta kepada ahli waris sedangkan pasien yang sembuh akan diberikan santunan jaminan hidup.

Dengan persyaratan menyertakan surat keterangan dari rumah sakit/puskesmas atau dinas kesehatan setempat bahwa yang bersangkutan adalah korban covid-19.

Untuk diketahui, saat ini pasien positif corona di kabupaten Empat Lawang berjumlah 11 orang dengan rincian 2 orang meninggal dunia ,8 orang dinyatakan sembuh dan 1 orang masih dalam proses isolasi mandiri

Sementara itu,Plt.Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Empat Lawang Eka Agustina mengatakan,Sampai saat ini belum mendapatkan info atau pun surat resmi dari kemensos.

“coba tanya BPBD ( sekretariat tim gugus ) atau Dinkes,sebab belum dapat info atau surat resmi dari kemensos dan saya telpon kadinsos provinsi (Palembang) juga belum pernah dapat,”Ungkapnya saat di hubungi melalui pesan singkat whatsapp.Senin (7/8).

Mungkin lanjutnya,kabid perlimbansos yang mendapatkan info tersebut.

“Untuk sampai saat ini saya belum,saya tanya kabid perlimbansos dulu mungkin di kabidnya ada info tentang ini karena saya masuk menjadi PLT kadinsos itu terhitung mulai bulan Mei,”Katanya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Masyarakat Keluhkan Isu yang Beredar

Published

on

Foto : Ilustrasi 

REL,Empat Lawang – Masyarakat dikeluhkan beredarnya informasi yang menyatakan bahwa penggunakan orgen tunggal dan pelaksanaan resepsi pernikahan dilarang kembali oleh pemerintah daerah Kabupaten Empat Lawang.

Sebelumnya,melalui surat edaran bupati nomor : 360 /254/SE/BPBD/2020, telah memperbolehkan masyarakat yang ingin menggelar acara resepsi pernikahan dan penggunaan orgen tunggal.

Namun,dalam sepekan ini,beredarnya isu yang menyatakan penggunaan OT dan pelaksanaan resepsi pernikahan ditutup (Tidak diperbolehkan lagi ) kembali.

“Yang saya dengar minggu kemarin,kabarnya itu sekitar bulan 9 dan bulan 10 tidak diperbolehkan lagi,”Ungkap AA yang tak ingin namanya dimuat di media,Minggu (6/8).

Kalau memang ditutup kembali,ia merasa kasihan kepada pemilik usaha OT maupun pelaminan,sedangkan pendapatan mereka hanya mengandalakan masyarakat yang ingin melaksanakan hajatan,dengan menyewa orgen tunggal dan pelaminan.

“Kalau ditutup kembali mereka mau makan apa,sementara ingin berkebun mereka tidak punya lahan,”tuturnya.

Iapun berharap agar pemerintah bisa mempertimbangkan hal tersebut.

Sementara Ketua gugus tugas covid-19 Empat Lawang H.Joncik Muhammad melalui Sekretariat gugus tugas covid-19 Kuswinarto,SE.M.Si mengatakan masyarakat jangan termakan isu isu yang belum jelas kebenarannya.

“berpedoman dengan surat edaran (SE) bupati Empat Lawang,bagi masyarakat yang melaksanakan pelaksanaan resepsi pernikahan dan penggunaan orgen tunggal harus memenuhi prosedur serta mematuhi syarat syarat dari surat edaran bupati tersebut,”Kata Kuswinarto.

Yang mana masih dikatakan Kuswinarto,pelaksanaan dan penggunaan orgen tunggal harus menerpkan protokol kesehatan dan mematuhi semua prosedur prosedur yang tertera di surat edaran bupati.

“Di point 13 dalam surat edaran bupati ,bagi masyarakat yang melanggar serta tidak mematuhi surat edaran tersebut dapat dikenakan sanksi yakni teguran oleh pihak berwajib dan penghentian pelaksanaan acara oleh pihak berwajib,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending