oleh

Pindah Tugas, Eriksa Dilepas Haru

REL, Empat Lawang – Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Kejaksaan Negeri (Kejari) Empat Lawang, Eriksa Richardo SH akhirnya melepas tugas di Kabupaten Empat Lawang yang dilaksanakannya sejak November 2015 lalu, karena mendapat tugas yang baru di Kejari Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Acara pelepasan Kasi yang sempat membawa nama harum Kejari Empat Lawang di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel 2017 lalu, atas inovasinya pada program applikasi SAComm-nya itu, ke tempat tugas yang baru tersebut, berlangsung di aula kantor Kejari Empat Lawang, dengan suasan penuh haru, Kamis (28/6).

Dalam sambutanya, Eriksa Richardo mengatakan, sejak November 2015 – 2016 dia menjabat sebagai Pelaksana tugas (Plt) Kasi Datun Kejari Empat Lawang dan pada 2016 hingga 2018 bertepatan pada 25 Juni kemarin menjabat sebagai Kasi Datun di Kejari Empat Lawang.

“Mulai 25 Juni kemarin, saya mendapatkan tugas dengan jabatan yang sama sebagai Kasi Datun di Kejari Kulon Progo,” ujarnya.

Dikatakannya, dalam kurun waktu cukup lama bertugas di Kabupaten Empat Lawang, banyak pengalaman baik suka maupun duka yang terlewati. Namun yang lebih berkesan kata dia, di lingkungan Kejari Empat Lawang, adalah tingginya rasa kekeluargaan dan kebersamaan antar pegawai. “Di manapun saya bertugas, ini akan menjadi kenangan yang sulit terlupakan,” sampainya.

Pada kesempatan itu, Eriksa menyampaikan permohonan maaf atas kesalalah yang pernah diperbuat selama menjalankan tugas di Kabupaten Empat Lawang dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kajari Empat Lawang, Ronaldwin SH dan segenap keluarga besar Kejari Empat Lawang yang telah banyak membantu dirinya dalam mejalankan tugas selama kurang lebih 2,7 tahun ini.

“Saya beserta isteri, mohon diri untuk menjalankan tugas ke Kulon Progo. Banyak ilmu Datun yang saya dapatkan di sini dan kepada bapak Kejari Empat Lawang, terima kasih atas bimbingannya selama ini,” ungkapnya.

Sementara, Kejari Empat Lawang, Ronaldwin SH mengatakan, dalam setiap mutasi selalu ada kata-kata hal yang wajar dalam setiap karir seseorang. Namun tak urung setiap acara pelepasan seperti ini, membuat semua pihak merasa kehilangan. “Satu persatu ada yang pergi dari Kejari kita ini dan sulit untuk mendapatkan penggantinya, walaupun ada, namun itu tidak akan sama. Karena itu, saya mengajak semua di sini agar tetap bersemangat dalam meningkatkan kinerja Kejari kita,” pintanya.

Ronaldwin menjelaskan, dalam suatu perpisahan tentu saja ada kesedihan, namun yang paling baik adalah saling mendo’akan kebaikan. “Jika kita mendo’akan kebaikan untuk seseorang, apalagi orang yang kita do’akan tidak mengetahui bahwa kita mendo’akan yang baik untuknya, maka kebaikan itu juga akan kembali kepada kita,” imbuhnya. (12)

BACA JUGA