Connect with us

Empat Lawang

Petinggi Polda Sumsel Sambangi Mapolres

Published

on

REL, Empat Lawang – Terkait kericuhan yang terjadi saat pelaksanaan deklarasi kampanye damai yang diselenggarakan-KPU beberapa waktu lalu, jajaran Polda Sumsel turun ke Kabupaten Empat Lawang, Rabu (21/2).

Para petinggi di Mapolda Sumsel ini mendatangi posko pemenangan masing-masing Paslon menyampaikan pesan Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara agar masing-masing calon serta tim pemenangan menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) serta monitoring pengamanan tahapan Pilkada.

Kepada sejumlah awak media di teras depan Mapolres Empat Lawang, Kepala Biro (Karo) Ops Polda Sumsel, Kombes Pol Bambang Sudarminto didampingi Kapolres Empat Lawang, AKBP Agus Setyawan Sik dan Kabag Ops Polres Empat Lawang, Kompol Sukarminto mengungkapkan, dirinya bersama anggota lainnya sengaja datang ke Empat Lawang menemui pasangan calon untuk menyampaikan pesan Kapolda agar menjaga Kamtibmas terkait kericuhan yang terjadi di Empat Lawang, serta terkait pengamanan tahapan Pilkada kedepannya.

“Tadi sudah kita temui masing-masing pasangan calon di posko pemenangannya. Kita menyampaikan pesan Kapolda, agar masing-masing paslon dan tim pemenangannya sama-sama menjaga Kamtibmas,” ungkapnya.

Dijelaskan Bambang, gangguan Kamtibmas menohok kericuhan yang terjadi saat deklarasi kampanye damai bisa saja terjadi lantaran pernyataan-pernyataan calon karena salah ditafsirkan oleh pihak lawan politiknya. Karena itu, diharapkan agar semua pihak bisa menahan diri, jangan mudah terpancing emosi sehingga pelaksanaan Pilkada Empat Lawang berjalan kondusif dan lancar.

“Mungkin pernyataannya tidak disengaja atau tidak bermaksud menyindir maupun memancing emosi lawan, namun karena ditafsirkan salah, sehingga massa pendukung terpancing emosi,” jelasnya.

Karena itu, lanjutnya untuk pengamanan tahapan dan pelaksanaan Pilkada Empat Lawang, Polda Sumsel telah menerjunkan dua pelton Brimob dan satu pelton Shabara Polda Sumsel. Untuk selanjutnya diserahkan ke Polres Empat Lawang yang lebih mengenali suasana dan kondisi daerah, kalaupun masih membutuhkan penambahan, akan dibackup kembali.

Dalam kesempatan itu ia juga mengucapkan terima kasih kepada elemen dan segenap masyarakat Empat Lawang, meskipun terjadi kericuhan, kondisinya masih bisa dikendalikan, sehingga hal yang lebih buruk tidak terjadi. Kendati demikian, karena proses dan tahapan Pilkada masih panjang, diharapkan semua pihak bisa menjaga Kamtibmas, sehingga pelaksanaan Pilkada Empat Lawang berjalan lancar.

“Saya yakin semua pihak dan seluruh masyarakat Empat Lawang tidak menginginkan terjadinya kericuhan, sebaliknya berharap Pilkada Empat Lawang berjalan lancar, aman dan damai. Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak, karena meski sempat ricuh masih bisa dikendalikan. Saya berharap dan juga yakin semuanya berharap agar kejadian seperti ini (kericuhan, red) atau bahkan lebih parah lagi tidak terjadi. Tentunya rakyat Empat Lawang berharap agar pesta demokrasi ini berjalan sesuai dengan harapan, lancar dan kondusif,” Tutupnya (Mg14)

 

Empat Lawang

SMK,SMA Se-Sumsel Serah Terimah Jabatan

Published

on

Foto : PADRI / REL Caption : Penandatanganan serah terimah jabatan

REL,Empat Lawang- Setelah dilakukan pelantikan dan pengukuhan beberapa hari lalu, seluruh Kepala Sekolah (Kepsek) SMA, SMK dan SLB SE Kabupaten Empat Lawang, melakukan serah terima jabatan (Sertijab), Rabu (16/9) di aula gedung SMK Negeri 1 Empat Lawang.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Riza Pahlevi, melalui Kasi Kurikulum Bidang SMK, Awaludin mengatakan, mutasi jabatan merupakan dinamika yang biasa sebagai abdi negara. Selain itu, mutasi juga dilakukan dalam rangka memperkaya pengalaman bertugas serta penyegaran suasana kerja.

“Dengan potensi dan integritas yang dimiliki oleh masing-masing Kepsek, hendaknya bisa mengembangkan inovasi dan kreatifitas untuk kemajuan sekolah,” ungkap Awaludin saat membacakan sambutan Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan.Rabu (16/9).

Awaludin juga menambahkan, sebagai seorang Kepsek, harus mengedepankan etika moral dan kejujuran serta selalu berkoordinasi dengan pimpinan dan bawahan. “Ciptakan suasana yang kondusif di sekolah, dengan saling menjaga rasa asah, asih dan asuh,” imbuhnya.

Masih menurut Awaludin, tugas dan tanggungjawab kita saat ini semakin berat. Makanya fighting spirit harus dilakukan, dengan memberdayakan SDM staf yang ada. “Kita tidak bisa sendirian atau One Man Show dalam melaksanakan amanah ini, staf yang ada harus diberdayakan semaksimal mungkin,” ujarnya seraya berharap, seluruh Kepsek yang ada di Empat Lawang bisa membawa perubahan yang lebih baik, dalam dunia pendidikan di Provinsi Sumatera Selatan.

Ditempat yang sama, Ketua MKKS SMK Kabupaten Empat Lawang, Saipul Efendi, mengajak seluruh Kepsek yang ada supaya memegang teguh amanah yang diberikan tersebut untuk membangun sekolah.

“Kita sama-sama menyadari dan yakin, amanah yang diberikan ini adalah salah satu bentuk ibadah. Untuk itu, mari kita jalankan amanah ini dengan baik,” ungkap Saipul.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Dinsos : Belum Terima Surat Resmi Kemensos

Published

on

Foto : Ilustrasi

REL,Empat Lawang – Pasien positif corona atau covid-19,baik yang meninggal dunia maupun yang telah sembuh dari virus corona,mendapatkan santunan dari pemerintah pusat melalui kementrian sosial Republik Indonesia.

Dikutip dari situs resmi kemensos RI ,kemensos ri memberikan santunan kepada pasien yang meninggal dunia positif corona sebesar 15 juta kepada ahli waris sedangkan pasien yang sembuh akan diberikan santunan jaminan hidup.

Dengan persyaratan menyertakan surat keterangan dari rumah sakit/puskesmas atau dinas kesehatan setempat bahwa yang bersangkutan adalah korban covid-19.

Untuk diketahui, saat ini pasien positif corona di kabupaten Empat Lawang berjumlah 11 orang dengan rincian 2 orang meninggal dunia ,8 orang dinyatakan sembuh dan 1 orang masih dalam proses isolasi mandiri

Sementara itu,Plt.Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Empat Lawang Eka Agustina mengatakan,Sampai saat ini belum mendapatkan info atau pun surat resmi dari kemensos.

“coba tanya BPBD ( sekretariat tim gugus ) atau Dinkes,sebab belum dapat info atau surat resmi dari kemensos dan saya telpon kadinsos provinsi (Palembang) juga belum pernah dapat,”Ungkapnya saat di hubungi melalui pesan singkat whatsapp.Senin (7/8).

Mungkin lanjutnya,kabid perlimbansos yang mendapatkan info tersebut.

“Untuk sampai saat ini saya belum,saya tanya kabid perlimbansos dulu mungkin di kabidnya ada info tentang ini karena saya masuk menjadi PLT kadinsos itu terhitung mulai bulan Mei,”Katanya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Masyarakat Keluhkan Isu yang Beredar

Published

on

Foto : Ilustrasi 

REL,Empat Lawang – Masyarakat dikeluhkan beredarnya informasi yang menyatakan bahwa penggunakan orgen tunggal dan pelaksanaan resepsi pernikahan dilarang kembali oleh pemerintah daerah Kabupaten Empat Lawang.

Sebelumnya,melalui surat edaran bupati nomor : 360 /254/SE/BPBD/2020, telah memperbolehkan masyarakat yang ingin menggelar acara resepsi pernikahan dan penggunaan orgen tunggal.

Namun,dalam sepekan ini,beredarnya isu yang menyatakan penggunaan OT dan pelaksanaan resepsi pernikahan ditutup (Tidak diperbolehkan lagi ) kembali.

“Yang saya dengar minggu kemarin,kabarnya itu sekitar bulan 9 dan bulan 10 tidak diperbolehkan lagi,”Ungkap AA yang tak ingin namanya dimuat di media,Minggu (6/8).

Kalau memang ditutup kembali,ia merasa kasihan kepada pemilik usaha OT maupun pelaminan,sedangkan pendapatan mereka hanya mengandalakan masyarakat yang ingin melaksanakan hajatan,dengan menyewa orgen tunggal dan pelaminan.

“Kalau ditutup kembali mereka mau makan apa,sementara ingin berkebun mereka tidak punya lahan,”tuturnya.

Iapun berharap agar pemerintah bisa mempertimbangkan hal tersebut.

Sementara Ketua gugus tugas covid-19 Empat Lawang H.Joncik Muhammad melalui Sekretariat gugus tugas covid-19 Kuswinarto,SE.M.Si mengatakan masyarakat jangan termakan isu isu yang belum jelas kebenarannya.

“berpedoman dengan surat edaran (SE) bupati Empat Lawang,bagi masyarakat yang melaksanakan pelaksanaan resepsi pernikahan dan penggunaan orgen tunggal harus memenuhi prosedur serta mematuhi syarat syarat dari surat edaran bupati tersebut,”Kata Kuswinarto.

Yang mana masih dikatakan Kuswinarto,pelaksanaan dan penggunaan orgen tunggal harus menerpkan protokol kesehatan dan mematuhi semua prosedur prosedur yang tertera di surat edaran bupati.

“Di point 13 dalam surat edaran bupati ,bagi masyarakat yang melanggar serta tidak mematuhi surat edaran tersebut dapat dikenakan sanksi yakni teguran oleh pihak berwajib dan penghentian pelaksanaan acara oleh pihak berwajib,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending