Connect with us

Empat Lawang

Perahu Stand By dan Bangun Jembatan Belly

Published

on

Yulius Maulana

REL, Empat Lawang – Pemerintah Kabupaten Empat Lawang telah menurunkan perahu sebagai akses siswa untuk bersekolah karena pasca jembatan ponton putus tersapu luapan sungai musi siswa SMA Negeri 1 Ulu Musi banyak tidak masuk sekolah.

Wakil Bupati Empat Lawang Yulius Maulana kepada wartawan mengakui telah menerima laporan terkait siswa di SMAN 1 Ulu Musi Desa Padang Tepong yang tidak masuk sekolah karena letak sekolah hanya berjarak 500 Meter ke arah Paiker dari lokasi jembatan ponton hanyut.

“Saya sudah mendengar informasi itu dan untuk mengatisipasinya kita telah menurunkan perahu untuk stand by di lokasi supaya siswa di desa bisa bersekolah kembali,” kata Yulius saat diwawancarai wartawan, Senin (29/4).

Bukan hanya untuk siswa saja dikatakan Wabup, perahu tersebut untuk sarana transporasi masyarakat sekitar sembari dibangun jembatan Belly. “Perahu itu untuk masyarakat desa sekitar juga,” ucapnya.

Yulius sendiri menyadari bentang jembatan pontong cukup panjang, namun agar transporasi kembali lancar akan dibuat Jembataan Belly, saat ini Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Empat Lawang telah berkoodinasi dengan Balai Besar dan PU Provinsi Sumsel.

“Sementara kita buat jembatan Belly, supaya akses jalan bisa normal dan masyarakat bisa kembali beraktifitas, rencanaanya di Batu Lintang akan dibangun jembatan pengganti jembatan ponton karena dikarenakan dilokasi tersebut ada lahan yang siap dibangun,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Empat Lawang M Taufik mengatakan, Adapun tindak tanggap darurat BPBD Empat Lawang disampaikan Taufik, BPBD telah mengerahkan alat berat untuk pembersihan di jalan berlumpur, untuk akses jembatan ponton yang putus akan diadakan jembatan Belly di daerah Talang Bengkulu supaya masyarakat di Kecamatan Paiker bisa lancar transportasi.

“Satu unit perahu BPBD telah kita turunkan untuk stand by di lokasi untuk akses penyebrangan anak sekolah dan pemukiman warga disekitar jembatan Ponton,” imbuhnya. (12).

Empat Lawang

Edi Sugandi Jabat Kasi Datun

Published

on

Caption : Edi Suganti saat dilantik di Kejari Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Kepala Kejaksaaan Negeri (Kejari) Empat Lawang, Sigit Prabowo SH MH, melantik Edi Sugandi sebagai Kepala Seksi ( Kasi) Perdata dan Tata Usaha Negara (PTUN), menggantikan Andi Candra.

Sementara Andi Candra kini menjabat Kacabjari Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi

“Kita berharap Edi Suganda segera menyesuaikan diri di tempat kerja baru ini,” harap Sigit Prabowo.

Ini lantaran, diakuinya, tugas Datun sangatlah penting dalam pendampingan hukum, penegakan hukum serta pelayanan hukum.( Rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Giliran TNI, Polisi serta Guru

Published

on

Caption - Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) memeriksa vaksin gelombang kedua tiba di Dinas Kabupaten Empat Lawang.

/// Sasaran Vaksin Covid Tahap II

REL,Empat Lawang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Empat Lawang, kembali menerima vaksin covid-19 tahap II di Dinas kesehatan Empat Lawang, kemarin (2/3).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes ) Empat Lawang Sulni melalui Kabid Pencegahan dan pengendalian penyakit ( P2P), Dr. Ivon Meliyani mengatakan sebanyak 250 vial vaksin covid -19 diterima dengan sasaran 1.741 orang.

“Gelombang dua ini, sasaran TNI-Polri dan tenaga pendidikan,”Kata Ivon saat menerima vaksin.

Masih dikatakan Ivon data yang telah masuk kedinas kesehatan sebanyak 1200 orang yang akan divaksin,

“Data yang sudah masuk ke kita ada 1200 orang sedangkan kita mendapatkan kuota sebanyak 1.741,”Ujarnya.(Pad/rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Luring terapkan Sistem 5S

Published

on

Foto : Anita / REL Caption : Siswa dites thermogun saat masuki ruangan

REL,Empat Lawang – Di era pandemi, dunia pendidikan masih menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hal ini dilakukan untuk memutus penyebaran Covid-19.

Semua sekolah di Kabupaten Empat Lawang masih menerapkan sistem PJJ baik secara daring ataupun luring sekarang ini. Salah satu sekolah yang menerapkan sistem PJJ yakni SMP N 1 Muara Pinang.

Kepala SMP N 1 Muara Pinang, Hadi, mengatakan sekolahnya menerapkan sistem pembelajaran daring bagi siswa yang mempunyai handphone, dan pembelajaran luring bagi siswa yang tak mempunyai hanpdhone.

“Anak belajar di rumah, guru mengajar dari sekolah via handpone,” kata Hadi.

Pada saat siswa ke sekolah, sekolah menerapkan sistem 5S yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun untuk menyambut kedatangan siswa. Tentunya penerapan 5S tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Penerama program 5S sendiri menurut dikatakan Hadi, sejak tahun 2016 sudah mulai diterapkan di sekolah.(Ian/rel)

Baca Selengkapnya

Trending