oleh

Penipuan Kades Hingga Pencatutan Nama Kepala Bappeda

Oknum Kades Tertipu Rp 4 juta

 

REL, Empat Lawang – Maraknya penipuan melalui pesan singkat maupun menelpon langsung via seluler, bermacam modus yang digunakan para pelaku mempengaruhi korbannya agar mengikuti keinginan para pelaku.

Nyatanya hal ini juga terjadi di Kabupaten Empat Lawang, bahkan modusnya tak tanggung-tanggung dengan cara mengatasnamakan sebuah institusi pemerintahan yang ada, sehingga korbannya begitu yakin dengan sang pelaku yang berkedok penipuan tersebut.

Naas bagi salah satu kades yang ada di Kabupaten Empat Lawang, pasalnya beberapa hari kemarin dirinya tertipun oleh pelaku kejahatan penipuan via seluler dengan mengaku sebagai Kepala Dinas Badan Pembangunan Daerah (Bappeda) Empat Lawang.

“Iya kemarin (senin, 5/3) siang pak, saya tertipu uang sebesar Rp 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah, red), dengan modus pelaku guna kepentingan pencairan dana pembangunan,” ujar korban yakni salah seorang Kades di Kabupaten Empat Lawang yang tidak ingin namanya dikorankan, Selasa (6/3)

Diceritakannya pada wartawan REL kejadian bermula pada hari senin sekira pukul 10.00 wib saat dirinya sedang dirumah tiba-tiba ia mendapatkan panggilan beberapa kali via seluler, merasa penasaran korbanpun mengangkat telpon itu segera.

mengatakan ini dari Kepala Bapeda Empat Lawang, desa kami akan mendapatkan bantuan dana sebesar Rp 400juta dari dana hibah provinsi guna pembangunan balaidesa dan perbaikan jalan, tapi si pelaku menyuruh saya setor uang sebesar 2% terlebih dahulu yakni sebesar 8 juta rupiah,” jelasnya

jauh dia menyampaikan bahwa mendengar ada bantuan dana hibah dari provin akan turun, hatinyapun tergetar berniat ingin membangun desa maka dipenuhilah ke inginan tersebut oleh korban.

niatnya mau membangun desa pak, jadi saya berusaha memenuhi sebagian permintaannya karena pelaku yang mengatasnamakan kepala Bapeda itu mau setor ke Kabag Keuangan Provinsi yang disebutnya bernama Maruyah, lalu saya kirim uang sebesar Rp 4 juta,” ungkapnya

lama dari itu, Lanjut korban, dirinya menemui Kepala Bapeda Empat Lawang dan ternyata tidak ada sama sekali meminta untuk itu, bahkan saat ditemui korban kepala Bapeda sedang ada rapat di Kantor Pemkab dan keduanya tidak saling mengenal, dari situlah si korban merasa tertipu oleh Orang Tidak Dikenal (OTD) yang mengatasnamakan Kepala Bapeda Empat Lawang.

Kepala Bapeda Empat Lawang Yulius ketika dibincangi wartawan REL di ruangan nya bersama dengan Kades sebagai korban mengatakan bahwa dirinya sudah berkordinasi dengan pihak atasan yakni Sekda Empat Lawang terkait pencatutan namanya dalam modus penipuan ini.

Sudah melapor ke atasan atas kejadian ini, selain pelaku sudah merugikan kades ini uang sebesar 4jt ini juga sudah merupakan pencemaran nama baik saya dan instansi pemerintah,” ujarnya saat di dampingi Bakhtiar bersama Kades korban penipuan tersebut.

Berharap agar kejadian seperti ini jangan sampai terulang lagi baik itu kades khususnya dan masyarakat Empat Lawang pada umumnya, ini jelas penipuan lewat telpon.

“Bappeda ini tidak berhak menentukan kelayakan yang akan dikerjakan, apalagi akan memberikan langgsung begitu saja, sistematisnya usulan perencanaan dari masyarakat melalui musrenbang baru di sahkan oleh OPD, semoga kejadian ini di jadikan pelajaran bagi kita semua agar tidak terulang lagi,” pungkasnya (Mg14)

BACA JUGA