Connect with us

Empat Lawang

Penggunaan Anggaran Harus Betul Betul Hati Hati

Published

on

Caption : Bupati Empat Lawang menanda tangani MoU bersama Kepolisian dan Kejari.

 

REL,Empat Lawang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang, sudah melakukan MOU bersama Kepolisian dan Kejari Empt Lawang, terkait penggunaan anggaran penanganan Covid-19.

Penandatangan tersebut, dilakukan langsung oleh Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad, Kapolres Empat Lawang dan Kejari Empat Lawang, diruang kerja Bupati Empat Lawang dengan disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Empat Lawang Yulius Maulana dan Sekda Empat Lawang, Selasa (21/4/2020).

Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad mengatakan, MOU dengan Kejari dan Polres Empat Lawang ini dilakukan, untuk melakukan tindakan yang cepat tapi tidak menyalahi aturan.

” Kita ingin cepat, karena ini perang, bukan hanya melanda Empat Lawang tapi Indonesia bahkan Dunia. Alhamdulillah saat ini Empat Lawang masih zero, kita berharap sampai akhir bencana ini Empat Lawang tetap zero,” kata Joncik.

Seluruh peraturan yang dibuat Pemerintah lanjut Joncik, dengan adanya MOU ini, masalah anggaran pada saat penggunaan, harus betul-betul hati-hati dan didampingi.

” Karena saya tidak ingin bencana ini berakhir para pejabat mendapat masalah hukum, saya tidak ingin itu terjadi, dan imbas dari covid-19 ini Empat Lawang juga mendapatkan imbasnya,” ungkapnya.

Kapolres Empat Lawang AKBP Eko Yudi Karyanto juga mengatakan, dengan adanya penandatanganan ini, diharapkan penggunaan anggaran bisa betul-betul tepat sasaran.

” Baik yang sifatnya pengadaan alat kesehatan, maupun bentuk bantuan yang natural seperti bantuan sembako yang dapat meringankan beban masyarakat Empat Lawang,” kata Eko.

Dirinya juga berharap, semua kegiatan terkait pencegahan wabah virus Corona ini dapat berjalan secara evesien .

“Dan tidak ada kata ragu-ragu lagi dalam proses pencegahan ini, sehingga virus Corona tidak masuk ke Kabupaten Empat Lawang,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Empat Lawang Ronalwind menjelaskan, mengaku saat ini semuanya merasakan dampak ekonomi dan sosial, yang paling penting penanggulangan dampak kesehatan, sebab jika kesehatan bisa ditanggulangi maka ekonomi dan sosial juga bisa dilakukan.

“MOU ini tujuan untuk percepatan, bukan hanya aspek percepatan, tapi Maslah kebenarnya yNg harus kita jaga, jadi percepatan ini kita lakukan makin cepat makin baik, tapi makin cepat bisa timbul masalah,” ungakap Ronalwind.

Pihaknya sambung Kejari, akan menugaskan Empat (4) orang didalam kelompok, dan sama-sama mencari hal-hal yang baik yang benar-benar dilakukan dan bersama-sama dalam bekerja, sehingga tidak ada masalah.

” Mari kita sama-sama kerja sama, saling sering, jangan sampai ada maslah karena ini dalam keadaan darurat, dan kita butuh keterbukaan dan kita harus tetap waspada. Mudah-mudahan kita bisa baik dan bisa jauh dari maslah dalam penanganan covid-19 ini,” ujarnya (Mg20).

Empat Lawang

Para Pelaku UKM Keluhkan Nomor Antrian

Published

on

Caption : Para pelaku UKM mendatangi Kantor Bank BRI Tebing Tinggi

REL, Empat Lawang – Para pelaku usaha kecil menengah (UKM) di Kabupaten Empat Lawang mulai berbondong bondong mendatangi kantor Bank BRI Unit Tebing Tinggi yang bertempat di Kecamatan Tebing Tinggi tepatnya di kelurahan pasar tebing tinggi, Jum’at (27/11).

Kedatangan mereka ini tidak lain untuk melakukan verifikasi pencairan bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) tahap kedua yang saat ini dalam proses pencairan.

Namun, sangat disayangkan dimasa pandemi virus covid-19, para UKM ini tidak sadar telah melanggar protokol kesehatan dengan tidak menjaga jarak serta melakukan kerumunan.

Kendati demikian, para pelaku UKM pun tetap ingin mengambil nomor antrian agar bisa cepat mencairkan bantuan tersebut. Ketika hendak mengambil antrian ternyata nomor antrian sudah habis dikarenakan sudah kedahuluan para ukm lainnya yang telah mengambil lebih awal.

“Saya datang kesini dari jam 7 pagi tapi pas mau ngambil nomor antrian ternyata sudah tidak ada lagi,” Kata N salah satu pelaku UKM yang tidak mau menyebutkan namanya di media.

Masih dikatakannya, tidak mengetahui kalau kantor bank BRI Unit Tebing Tinggi tersebut buka nya di sekitar jam 5 pagi (Subuh).

“Kami baru tau kalau bank BRI Unit Tebing Tinggi itu bukanya pagi pagi. setau saya kantor buka itu sekitar jam 7 lewat, dan wajar saja kalau kami tidak dapat lagi nomor antrian padahal kami datang jam 7 itu sudah pagi, eh ternyata ada yang jam 5 subuh,”Ucapnya.

Ditempat yang sama S juga seorang pelaku UKM juga tidak mendapatkan nomor antrian mengeluhkan, padahal sudah sangat pagi mendatangi kantor BRI Unit Tebing Tinggi.

“Ya tidak dapat antrian, kami tidak tau kalau ada yang sudah ngambil antrian dari pagi, karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya,”Jelasnya.

Sementara Pemimpin Bank BRI Unit Tebing Tinggi yang sering disapa Jul saat ingin dikomfirmasi wartawan tidak mau ditemui awak media.

“Kata bapak tadi kalau mau komfirmasi silahkan ke pimpinan cabang BRI di kabupaten Lahat,”Kata salah satu pegawai bank BRI ketika ditanya namanya tidak mau menyebutkan nama

Saat ditanya terkait nomor antrian yang sudah diambil dari pagi pagi subuh ia pun mengatakan belajar dari pengalaman yang sudah sudah,

“Terlalu banyak yang datang, jadi belajar dari pengalaman yang sudah sudah,”Ucapnya

Sementara itu Pimpinan Cabang Bank BRI Kabupaten Lahat Indra Malik saat di hubungi melalui via seluler terkait nomor antrian yang sudah dibagikan di waktu pagi sekitar pukul 05 : 00 Wib (Subuh) mengatakan pada intinya kami itu menerapkan protokol kesehatan

“Intinya kami itu untuk menghindari terjadinya kerumunan di masa pandemi virus covid-19 ini,Seperti menjaga jarak,”Katanya (*).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Saat Merekap Nomor Togel,Bandar dan Pembeli Diciduk Polisi

Published

on

Foto : Polres For REL Caption : Tersangka dan barang bukti saat dibawa ke Mapolres Empat Lawang.

REL,Empat Lawang – Tim Elang polres Empat Lawang berhasil mengamankan tiga orang diduga pelaku judi togel yang sudah meresahkan masyarakat

Diketahui diantara ketiga pelaku itu salah satunya adalah diduga bandar togel yakni Kairo alias Kai (43) bin Gafur warga desa Lubuk Tanjung Kecamatan Muara Pinang dan dua orang lainnya sebagai pembeli yakni Zamri Julianto (25) bin Zailin warga desa Lubuk Tanjung bersama Dandi Wiranata (19) bin Zailin warga desa Talang Baru Kecamatan Muara Pinang ditangkap saat merekap nomor togel di kediaman pelaku di desa Lubuk Tanjung.

“Ya kemarin (Kamis) kita telah mengamankan tiga orang diduga pelaku judi togel yang diantaranya diduga Bandarnya,”Kata Kapolres Empat Lawang AKBP.Wahyu,S.IK melalui Kasatreskrim AKP.Mursal Mahdi,SH,.MH.Jum’at (27/11)

Masih dikatakan Mursal,team elang Polres Empat Lawang mengamankan ketiga pelaku tersebut, pada saat pelaku sedang merekap Nomor togel di kediaman pelaku di desa lubuk tanjung

“Saat dilakukan penggerbekan kita mendapati barang bukti 15 lembar rekapan yang bertuliskan angka yang di duga tulisan togel,2 bundel rekapan yang bertuliskan angka yang di duga tulisan togel,1 buah buku tulis berisi rekapan yang bertuliskan angka yang di duga tulisan togel ,1 buah kalkulator merk citizen,1 unit handphone dan uang sebesar 75 ribu rupiah,”Jelasnya.

Kemudian lanjut Mursal,pelaku dan barang bukti dibawa ke Sat Reskrim Polres Empat Lawang guna proses lebih lanjut.

“Ketiga pelaku dan barang bukti kita bawa ke mapolres Empat Lawang untuk dilakukan proses lebih lanjut,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Senin Bupati Mulai Masuk Kerja

Published

on

Caption : Bupati dan Istri saat Vidcall bersama anggota DPRD dan Wartawan

REL,Empat Lawang – Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad dan Ketua Tim Penggerak PKK Empat Lawang Hj Heppi Sapriani (istrinya, red), vidcall bersama Anggota DPRD Empat Lawang dan para wartawan.

Dalam vidcall itu, Bupati Empat Lawang, menyampaikan kalau keadaan dirinya dan Ketua Tim Penggerak PKK, dalam keadaan Sehat dan baik-baik saja.

“Alhamdulillah kami sehat, terimaksih, kawan-kawan DPRD, kawan-kawan wartawan, dan masyarakat Empat Lawang yang sudah mendoakan kami,” ungkap Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad saat Vidcall bersama Anggota DPRD Empat Lawang dan Wartawan, diruang Waka 1 DPRD Empat Lawang, Kamis (26/11/2020).

Dalam kesempatan itu juga, dirinya selaku Bupati Empat Lawang menghimbau kepada seluruh masyarakat Empat Lawang, untuk selalu menegakan protokol kesehatan.

“Kepada masyarakat Empat Lawang covid itu memang ada, jadi kepada masyarakat tetap tegakan porkes, yaitu pakai masker, rajin cuci tangan dan hindari kerumunan. Dan Insyaallah minggu sore saya pulang ke Empat Lawang, Insyaallah Senin mulai ngantor,” kata Bupati.

Sedangkan Istri Bupati Empat Lawang Hj Heppi Sapriani, mengatakan kalau dirinya dalam keadaan sehat dan masih menjalani Isolasi, sebab dirinya masih menunggu Swab kedua.

“Kepada masyarakat saya menghimbau, tetap jaga kesehatan, tetap tegakan protokol kesehatan dengan 3 M (mencuci tangan, menghindari kerumunan, menjaga jarak), sebab covid ini ada dimana-mana,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending