oleh

Pengendra Keluhkan Tidak Ada Rambu Peringatan

* Perbaikan Tidak Disertakan Permasangan Rambu

REL, Empat Lawang – Jalan lintas Sumatera (Jalinsum) yang berada di Kelurahan Tanjung Kupang atau lebih tepatnya depan simpangan hendak masuk ke area perkebunan sawit milik PTPN sampai menuju arah keperbatasan antara Kabupaten Empat Lawang dan Kabupaten Lahat tampak penuh lubang yang disengaja dibuat.

Pantauan dilokasi lubang yang ada di Jalinsum ini lebih kurang sepanjang 500 Meter, dengan keadaan lubang yang terkotak kotak bahkan membentuk seperti persegi panjang.

Diketahui lubang yang membentuk seperti persegi panjang tersebut dikarenakan akan diadakannya perbaikan jalan dari pihak provinsi Sumatera Selatan, namun yang disayangkan tak nampak rambu-rambu peringatan untuk berhati-hati.

“Kaget saya waktu mengendarai motor lewat jalan ini tadi, jalannya banyak lubang ditambah sebagian jalan juga ada yang bergelombang, tepat diturunan lagi,” ujar Yansah warga Tebing Tinggi yang kebetulan baru melintas dari jalan tersebut. Rabu (25/4)

Dirinya mengatakan semestinya para pekerja memberikan tanda peringatan untuk para pengendara, apalagi sampai saat ini para pekerjanya masih juga melakukan pengeboran jalan yang akan diperbaiki.

“Iya, tetapikan jangan hanya memberi tanda petunjuk didekat para pekerjanya saja, seharusnya dipangkal jalan berlubang karena hemdak diperbaiki itu diberi tanda peringatan juga,” katanya kepada REL.

Tanda peringatan disetiap keadaan Jalan lintas itu bagi dirinya sangatlah penting diperhatikan, khususnya saat jalan dalam masa perbaikan. Karena ditakutkan dapat membahayakan bagi pengguna jalan lintas ketika sedang memacu kendaraannya, baik dalam kondisi tidak hujan apalagi saat tibanya hujan.

“Coba saja, kalau kita dari arah Tebing Tinggi ini mau lewat kesana kan kita gak tau ada perbaikan jalan, karena letaknya sehabis tikungan, apalagi jika hujan otomatis itu lubang digenai air, jelas dapat membahayakan bagi kendaraaan melintas khususnya kendaraan roda dua,” cetusnya.

Sementara itu, lelaki paruh bayah yang namanya tidak mau dikorankan dan merupakan warga yang rumahnya tak jauh dari lokasi perbaikan jalan tersebut menyampaikan bahwa perbaikan jalan lintas ini sudah lama dilakukan para pekerjanya. Diakuinya bahwa kalau saat hujan sebagian lubang tergenang oleh air, namun sebagian nya lagi karena merupakan jalanan yang menurun jadi airnya mengalir dan tidak tergenang.

“Memang benar, ya hati-hati saja melintas jangan mengebut bermotornya, kalau hujan sebagian air menggenai lubang, itu juga kalau hujannya cukup deras,” pungkasnya. (Mg14)

BACA JUGA