Connect with us

Empat Lawang

Pengelolaan Dana Desa Sebuah Kemunduran

Published

on

WORKSHOP : Kegiatan Work shop Evaluasi Implementasi sistem tata kelola keuangan desa dengan applikasi Siskeudes Versi 2.0 yang digelar di pendopoan rumah dinas Bupati Empat Lawang, Selasa (29/1/2019).

*  Dari Sudah Berbasis Aplikasi Justru ke Manual

 

REL, Empat Lawang – Penggunaan Dana Desa (DD) di Kabupaten Empat Lawang, terutama pada tahun angaram 2018 patut dipertanyakan. Pasalnya, pada tata kelola DD tahun sebelumnya (2017) desa-desa di Kabupaten Empat Lawang sudah menggunakan sistem tata kelola keungan desa (Siskeudes) berbasis aplikasi, namun pada tahun berikutnya justru tidak lagi digunakakan alias hanya dengan cara manual.

“Tidak lagi menggunakan aplikasi Siskeudes dari sebelumnya menggunakan, ini sebuah kemunduran sesungguhnya. Perlu bapak-ibu ketahui, ini merupakan tanda tanya besar,” ujar Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhmad saat menyampaikan sambutannya di kegiatan Work Shop Evaluasi Implementasi sistem tata kelola keuangan desa dengan applikasi Siskeudes Versi 2.0 yang digelar di pendopoan rumah dinas Bupati Empat Lawang, Selasa (29/1).

Dijelaskannya, dari sebelumnya memberlakukan aplikasi Suskeudes menjadi secara manual akan menjadi tanda tanya besar bagi aparat penegak hukum dan menjadi bahaya besar bagi kades. (Patut diduga) disengaja dari sebelumnya berbasis applikasi menjadi secara manual, (jangan-jangan) ingin bancaan dalam rangka bagi-bagi dana desa. “Bukan main-main, sistem applikasi atau sistem model dibangun untuk sebuah pengawasan sistem keungan di desa yang lebih simpel dan lebih sederhana untuk 74 ribu desa di Indonesia, 147 desa di Empat Lawang,” sebutnya.

Diapun menyebut, selaku Bupati Empat Lawang, Joncik ingin DD yang ada dapat berguna bagi kemajuan di desa, bukan untuk bancaan apa lagi sampai terkondisi untuk si A, B, C, D dan seterusnya. Karenanya dia inginkan ke depannya applikasi Siskeudes kembali digunakan di Empat Lawang ke depan. “Saya tidak ingin ada alasan. Kemarin saya panggil pak Agus selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Empat Lawang, saya tanyakan mengapa tidak lagi menggunakan Siskeudes, jawabannya karena anggarannya dicoret DPRD. Tidak mungkin anggarannya dicoret kalau kita sampaikan penjelasan yang benar, ril, masuk akal dan bertanggungjawab kepada mereka bahwa ini sebuah keharusan untuk kemajuan Empat Lawang, saya yakin itu,” tegasnya.

Nah, lanjut dia, dengan perjalanan kepemimpinan dia yang kurang lebih baru 4 bulan ini, kedepan Joncik minta Siskeudes kembali diterapkan dan tidak ada alasan lagi tidak diterapkan. “Saya juga mendengar, bahwa penyusunan RAPBDes dan APBDes dipihakketigakan kepada pendamping desa, bukan oleh kades yang berkewajiban untuk itu. Ini juga saya tidak mau lagi mendengar itu,” cetusnya.

Kades dan perangkatnya sebut dia, harus mampu mnyusun RAPBDes dan APBDes sendiri bukan dipihakketigakan seperti selama ini. “Saya tahu bayar Rp7 juta sampai Rp10 juta, kedepan ini tidak ada lagi karena pengawasan Dana Desa akan semakin ketat,” terangnya.

Diapun kembali mengingatkan jika Dana Desa bukan untuk bancaan atau bagi-bagi kepada stake holder terkait, namun untuk kemajuan dan mensjahterakan masyarakat desa. Kades sebut dia, harus berinovasi membangun desa, membuat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk kesejahteraan masyarakat di desa.

“Selaku bupati saya tidak pernah dan tidak akan pernah minta apapun. Saya hanya minta bangun desa, majukan desa dan sejahterakan masyarakat di desa, itu saja maunya saya,” tandasnya. (12).

Empat Lawang

Mobil Box Dimodifikasi,Angkut 748 Ganja Kering

Published

on

Foto : PADRI / REL Caption: Kapolres Memperlihatkan Bungkusan Ganja Kering yang telah dikemas.

REL,Empat Lawang – Kurang lebih 748 kilogram narkoba jenis Ganja Kering (Golongan I) yang diselundupkan dalam Mobil Box yang bernopol B 9877 FCK yang telah dimodifikasi berhasil diamankan satuan polres Empat Lawang sekitar pukul 13 : 00 wib disimpang tiga Talang Gunung Kelurahan Jayaloka Kecamatan Tebing Tinggi, Senin (28/09/2020).

Ratusan paket ganja kering tersebut telah dikemas rapi dan disusun didalam mobil yang sudah dimodifikasi dan dibelakangnya ada tumpukan karung yang berisi kunyit ,gabah dan buah lemon,namun usaha tersebut sia sia.

Berdasarkan keterangan dari tersangka Denny Febrianto (37) warga Semarang Mengaku kalau dirinya hanya mengantarkan barang seseorang ke kota Lampung, tepatnya di kota Bumi. Tersangka dibayar sebesar Rp 8 juta.

“Saya disuruh oleh sesorang bernama Haji dari Banda Aceh ke semarang setelah sampai diKota Bumi saya disuruh telpon lagi Pak Haji itu,”Lanjut Denny ( Tersangka ).

Mengaku bahwa dirinya tidak tahu kalau isi kendaraan tersebut adalah ganja.

“Saya cuman diberitahu kalau isi kendaraan yang akan dikirim itu,jenis tanaman kunyit,jeruk dan Gabah,”Kata tersangka.

Kapolres Empat Lawang, AKBP Wahyu SIK mengatakan penangkapan kurir ganja ini berdasarkan informasi akan lewat satu buah truk dengan membawa ganja.

Setelah tiga hari dilakukan penyelidikan truk dengan nomor Polisi B 9877 FCK lewat dari Aceh melintas di kawasan Talang Gunung Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang

Saat di stop tim Casper Sat Narkoba Polres Empat Lawang, kondisi bak truk sudah dimodifikasi dengan disekat – sekat.

“Didalam bak truk tertutup itu mengangkut belasan karung kunyit, jeruk lemon, dedak padi, dan 748 Kilo gram ganja sudah di pak rapi dengan di taburi serbuk kopi di sekitar tumpukan ganja didalam truk yang disekat untuk mengelabui agar tidak terendus,”Jelas Kapolres.(Mg20)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Gagal Jambret ,Pelaku Nyaris Dimassa

Published

on

Caption : Kedua pelaku saat diamankan di mapolsek Ulu Musi

REL,Empat Lawang – Berta (19) bin Lailit dan Okinawa (18) bin Sesik warga Desa Lubuk Buntak Kecamatan Talang Padang pelaku jambret nyaris dihakimi massa.

dari informasi yang didapat,pada hari minggu, 27 september 2020, sekira jam 14.30 Wib kedua pelaku dengan mengendarai sepeda motor metic, pelaku mengiringi korban yang mengendarai sepeda motor dari Desa Lingge sampai ke Desa Rantau Dodor Kecamatan Pendopo Barat

Selanjutnya tersangka atas nama Oki langsung menarik Handphone milik Korban yang sedang di pegang,namun pelaku tidak berhasil mengambil Handphone korban sehingga kedua pelaku dan korban terjatuh

Setelah terjatuh,kedua pelaku langsung melarikan diri ke arah Desa Tangga Rasa Kecamatan Sikap Dalam,Namun pelaku langsung dihadang masa dan diamankan di rumah kepala Desa, namun kendaraan yang digunakan pelaku dibakar massa.

” Kalo pastinyo nian kaka idak nanyo tadi Tapi kakak dengar wong tadi,korban nyo lidia 35 tahun cewek warga Desa Tangga Rasa,dio di jamret di sekitaran pendopo pelaku langsung belari ke arah kecamatan sikap dalam terus korban menghubungi keluarga kalau dia dijambret kalo ado motor
Seperti ini tolong di hadang,”Kata Zulfikar Pendamping Lokal Desa (PLD) Kecamatan Sikap Dalam,Minggu (27/9)

Lanjut Zulfikar ,berselang Selang waktu kurang lebih 15 menit pelaku lewat, dengan sigap masyarakat tangga rasa sudah siap menghadang pelaku.

“Pelaku 2 orang ,warga Desa Lubuk Buntak Kecamatan Talang Padang,”Ungkapnya.

Kapolres Empat Lawang AKBP.Wahyu,S.IK melalui kasatreskrim Polres Empat Lawang AKP.Murshal membenarkan pelaku jambret sudah diamankan di Mapolres Empat Lawang.

“Pelaku menjambret handphone warga Desa Tangga Rasa namun gagal dan kedua Pelaku sudah kita amankan di Mapores Empat Lawang,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Kemenag Doa Bersama,Kesembuhan Menag

Published

on

Caption : Tampak suasana Dzikir dan Doa bersama kemenag Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Menteri agama indonesia,positif terpapar wabah covid -19.

Maka dari itu Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Empat Lawang bersama jemaah menggelar dzikir dan doa bersama,dimusholah al madani kemenag Empat Lawang.Selasa (22/9).

Dzikir dan Doa bersama ini di tujukan untuk kesembuhan menteri agama yang terpapar wabah covid-19.

“Doa bersama untuk kesembuhan menteri agama dari covid yang dilanjutkan dengan membaca yasin dan dzikir,”Kata H Muhammad Makki S. Ag, M. Pd. I Kakankemenag Empat Lawang.Kamis (24/9).

Dzikir dan doa bersama langsung di kordninatori oleh Kasubag T.U H.M Syaifullah M.M dilanjutkan dengan pembacaan surah yasin dan dzikir serta dilanjutkan dengan doa bersama

Dengan harapan,digelarnya dzikir dan doa bersama ini ,bisa memberikan kekuatan ilahi untuk kesembuhan kepada menteri agama.

“Semoga beliau diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi semua ujian ini,dan beliau segera sembuh dari wabah covid-19,”Ucapnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending