Connect with us

Kabar Sumsel

Pengamat: KPK Harus Tetap Tersangkakan Setya Novanto

Published

on

JAKARTA – Setelah kalah di praperadilan saat berhadapan dengan Setya Novanto, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berusaha untuk melakukan perlawanan. Upaya it uterus mendapat dukungan dari publik.

Akan tetapi dalam upaya perlawanan kedua ini sepertinya KPK menghadapi kendala lain, yakni tidak bisa mengajukan alat bukti lama yang sudah pernah diajukan dalam sidang praperadilan sebelumnya.

“Tidak masuk akal jika bukti-bukti yang pernah ada tidak bisa digunakan, bertentangan dengan akal sehat. Tidak bisa masalah prosedural mengalahlan substansi,” tegas Pakar Hukum Pidana Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar kepada JawaPos.com, Rabu (4/10).

Menurut Fickar, jika asumsi yang tertera dalam Pasal 2 ayat 3 dan Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 4 Tahun 2016 itu yang digunakan, maka akan banyak penjahat yang lolos dari jerat hukum. “Ini namanya dzolim. Pembunuh, pemerkosa, koruptor dan penjahat-penjahat lainnya akan bergentayangan,” sebut Fickar.

Karena itu, merujuk pada kasus Novanto dalam korupsi e-KTP, sambungnya, KPK tidak boleh menyerah. Sebab, putusan praperadilan tidak menghapus substansi perkara. “KPK harus tetap mentersangkakan ulang dengan sprindik baru,” ujar dia.

Masih menurut Fickar, dia berharap ada revisi dalam Perma Nomor 4 Tahun 2016 itu. Sebab Perma tidak bisa mengalahkan KUHAP, UU Tipikor, UU KPK. Perma bukan peraturan perundang-undangan berdasarkan UU Nomor 11 tahun 2012 tentang perundang-undangan. “Diperbaiki, karena itu hanya berlaku internal pengadilan,” imbuhnya.

Namun bukan seluruhnya yang direvisi, hanya bagian tertentu saja. Yakni yang menyebut alat bukti yang pernah ada tidak bisa digunakan lagi. “Direvisi bagian itu saja,” kata Fickar. (net)

Kabar Sumsel

Dodi Reza Percepat Operasional Bandara Pangeran Abdul Hamid

Published

on

istimewah

>>>DRA Gerak Cepat Jajaki kerjasama dengan maskapai Lions Group<<<

REL,JAKARTA- Pasca dikeluarkannya register Bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu oleh Kementerian Perhubungan beberapa waktu lalu, Bupati Musi Banyuasin Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA terus mempercepat target realisasi operasional Bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu.

Bahkan, pada Agustus lalu Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik Indonesia tersebut juga telah melakukan uji coba langsung take off dan landing di Bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu dengan membawa pesawat jenis BN2T/PK – WMR.

“Realisasi operasional bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu terus kita kebut, dan hari ini Pemkab Muba menjajaki kerjasama dengan maskapai Lions Group,” ungkap Dodi Reza di sela Rapat Rencana Pengembangan dan Pemanfaatan Bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu di Kantor Lion Operation Center (LOC) – CGK & HLP Tangerang-Banten, Selasa (24/11/2020).

Menurutnya, dengan mempercepat realisasi operasional operasional bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu menjadi bagian membuka pintu masuk selebar-lebarnya untuk mendatangkan investor.

“Dengan fasilitas yang dimiliki bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu tentu percepatan pembangunan infrastruktur dan SDM Muba nantinya akan lebih baik lagi,” harapnya.

Dodi menerangkan, operasional bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu nantinya meliputi penerbangan komersil, Air Charter, flying school atau sekolah penerbangan, dan maintenance pesawat.

“Mohon dukungan semua pihak dan warga masyarakat Musi Banyuasin, prinsipnya Pemkab Muba siap memfasilitasi infrastuktur apa saja yang dibutuhkan untuk pelaksanaan optimalisasi bandara, karena ini murni milik Pemkab Muba,” bebernya.

Sementara itu, Managing Director Lions Group, Capt Daniel Putut didampingi Aviation adviser Capt Budi Sentosa mengatakan setelah pertemuan ini pihaknya akan mengirimkan staf untuk turut andil percepatan operasional dan optimalisasi Bandara Abdul Hamid Sekayu.

“Kerjasama ini akan kami jajaki dengan baik bersama Pemkab Muba,” ucapnya.

Ia menambahkan, pihak Lions Group kagum dengan fasilitas dan infrastruktur yang dimiliki bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu. “Terlebih rencana pengembangan bandara yang diinginkan pak Bupati nantinya kami yakini akan sangat terjangkau dan berkualitas,” ulasnya.

Kepala Dinas Perhubungan Muba, Pathi Riduan SE ATD MM menyebutkan adapun infrastruktur yang dimiliki bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu yakni panjang Runway 1.200 x 23 Meter dengan luas 20 hektar, tersedia Ruang Terminal, Hanggar, apron dan perlengkapan Mobil PPK.

“Fasilitas ini akan terus dikembangkan sesuai dengan visi pak Bupati Muba Dodi Reza dan harapan warga masyarakat Muba, apalagi nantinya bandara ini akan menjadi tempat sekolah penerbangan di Sumatera Selatan dan siap membuka diri kerjasama dengan siapapun yang berminat untuk memanfaatkan fasilitas bandara baik untuk sekolah penerbangan,” tandasnya.(*).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Saat Hendak Memikat Burung,Dua Remaja Tewas Mengenaskan

Published

on

Caption : Korban ditemukan tergeletak di rel kereta api desa Sawah Kecamatan Saling

REL,Empat Lawang – Warga Desa Sawah Kecamatan Saling Kabupaten Empat Lawang digegerkan penemuan dua sosok mayat laki laki remaja tewas tergeletak di jalan rel kereta api dengan kondisi yang mengenaskan.

Dari informasi yang didapat identitas korban yakni Nopri (16) Bin Hatta Warga Desa Suka Kaya Kecamatan Saling dan Pebriansyah (14) warga Desa Tanjung Gelang Kecamatan Kota Padang Kabupaten Rejang Lebong .

Adapun kronologis kejadian yang dijelaskan oleh Dodi (20) kakak korban (Nopri) berawal pada hari Senin tanggal 23 November sekitar pukul 10 : 00 wib adiknya berpamitan keluar rumah untuk memikat burung bersama temannya.

Hingga sampai larut malam,adik korban juga tidak kunjung pulang kerumah,lalu kakak korban berusaha mencari keberadaan korban dan alhasil korban juga tidak ditemukan.

Namun ke esokan harinya sekitar pukul 07 : 00 wib kakak korban mendapatkan kabar bahwa adiknya ditemukan tewas ditabrak kerta api (Kereta tanki) dengan kondisi yang sangat mengenaskan.

Dan kedua korban dibawa ke RSUD Empat Lawang untuk dilakukan VER.

Kepala Desa (Kades ) Suka kaya Hernaen dikompirmasi wartawan membenarkan kejadian tersebut

“Ya benar itu warga saya,pagi tadi saya mendapatkan informasi bahwa warga saya meninggal di tabrak kereta api,”Tukasnya.(Mg20)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Kunker DPR RI,Bupati Usulkan Beberapa Pembangunan

Published

on

Caption : Audiensi Komisi V DPR RI bersama Bupati Empat Lawang dirumah dinas.

REL,Empat Lawang – Bertempat di rumah dinas bupati Empat Lawang,kunjungan kerja (Kunker ) anggota Komisi V DPR RI Hanna Gayatri,SH dari Fraksi Partai Amanat Nasional beserta rombongan disambut langsung oleh bupati Empat Lawang,sabtu siang Kemarin (24/10)

Dalam audiensi terbuka itu tidak luput juga turut dihadiri ,Staf Khusus Bupati,Kadis Perumahan dan Pemukiman,Kadis Lingkungan Hidup Daerah,Kadis Perhubungan,Kadis Kominfo,Kepala Bappeda dan Kabid PU Cipta karya serta stegholder lainnya.

Pertemuan kurang lebih tiga jam ini yang membahas beberapa agenda besar dibidang pembangunan dikabupaten empat Lawang kedepan termasuk dalam pembahasan,
diantaranya kelanjutan pembangunan Jembatan Penghubung antara kecamatan Ulu Musi – Pasemah Air Keruh dan beberapa pembangunan jembatan lainnya.

Selain itu, pemerintah kabupaten Empat Lawang juga menyampaikan dan menyerahkan beberapa usulan pembangunan baik dibidang lingkungan hidup,transportasi hingga penataan pemukiman kumuh.

Pelebaran jalan Nasional mulai dari Gerbang perbatasan Empat Lawang – Lahat hingga ke pusat kota Tebing Tinggi juga menjadi salah satu usulan prioritas Pemerintah kabupaten Empat Lawang,dengan perencanaan pembangunannya pada tahun anggaran 2022 nanti.

Bupati Empat Lawang H.Joncik Muhammad mengapresiasi dan berterima kasih kepada Hanna Gayatri yang telah banyak membantu pembangunan yang ada di kabupaten Empat Lawang selama ini.

” Ayunda Hanna Gayatri ini sangat konsen dan memiliki perhatian penuh terhadap pembangunan diempat lawang,bahkan hampir semua usulan yang kita sampaikan sebagian besar telah terealisasi dan beliau ini sangat luar biasa dalam memperjuangkan pembangunan dikabupaten empat lawang melalui anggaran pusat,”Ucapnya.

Sementara Hanna Gayatri mengatakan,apa pun itu untuk masa depan Empat Lawang,ia akan berupaya se optimal mungkin memperjuangkan baik usulan berupa fisik maupun anggaran pusat buat pembangunan yang ada di kabupaten ini.

“Ibu saya dilahirkan di tebing tinggi ini,untuk itu empat lawang merupakan sejarah bagi saya dan akan saya perjuangkan masa depan empat lawang salah satunya ya dengan pembangunan” ungkapnya bersemangat.

Ia juga memberikan contoh apa yang telah ia lakukan untuk empat lawang,diantaranya pembangunan jembatan penghubung kecamatan Ulu Musi – Paiker yang saat ini dalam proses pengerjaan dan juga pembangunan lainnya.Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending