Connect with us

Kabar Sumsel

Penetapan Paslon Diwarnai Protes

Published

on

REL, Lahat – Rapat pleno terbuka penetapan pasangan Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Lahat oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Senin (12/2) pagi diwarnai protes. Protes datang dari salah seorang Cabup, Nopran Marjani, yang mempertanyakan banyaknya kejanggalan dalam verifikasi faktual (verfak) terhadap KTP dukungan bakal pasangan calon (Bapaslon) dari jalur perseorangan (independen), khususnya di empat Kecamatan, yakni Kikim Timur, Gumay Talang, Jarai dan Muara Payang.

“Kami mendapat informasi bahwa ada PPS (Panitia Pemungutan Suara, red) yang tidak melaksanakan tugas KPU, tidak melakukan pendataan. Banyak laporan yang seharusnya TMS (Tidak Memenuhi Syarat, red) menjadi MS (Memenuhi Syarat),” sesal Nopran, didampingi pasangannya, Herliansyah.

Cabup yang diusung Partai Gerindra, PDI Perjuangan, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menegaskan, sudah seharusnya KPU Lahat menjalankan tugasnya dengan netral dan transparan. Demikian pula dengan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), yang diharapkan menjadi juri. Sehingga, manakala ada laporan hendaknya segera ditindaklanjuti.

“Karena ini ada unsur pidananya. Kami melalui tim advokasi sudah mempertanyakan hal ini. Jika Panwaslu tidak kunjung menindaklanjutinya, maka kami akan melaporkan hal ini ke Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu, red) Provinsi,” tegasnya.

Menanggapi protes, Ketua KPU Kabupaten Lahat Samsurizal Nusir meyakinkan bahwa meskipun sudah di-SK-kan, keputusan pihaknya mengenai penetapan pasangan Cabup dan Cawabup masih bisa ditinjau ulang dan bahkan dibatalkan jika kemudian ada keputusan hukum yang mengharuskan demikian.

“Silahkan disampaikan melalui jalur hukum yang ada. Yang jelas, kami (KPU, red) baru menerima satu rekomendasi dari Panwaslu, dan itupun jumlah dukunhannya masih diambang batas,” timpal Samsurizal.

Sementara itu, Komisioner Panwaslu Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Andra Juarsyah membenarkan, bahwa memang ada laporan terkait ketidaksesuaian hasil verfak dengan kenyataan yang ada. Hanya saja, terkait laporan ini, Andra hanya menyebut dua Kecamatan saja, yakni Gumay Talang dan Kikim Timur.

“Karena statusnya kemarin itu mereka masih Bapaslon, maka tidak bisa kita masukkan sebagai laporan melainkan temuan. Tapi yang jelas akan kami perbaiki ke tingkat bawah sekaligus mengambil tindakan terhadap oknum yang melakukan verfak tersebut,” jelasnya.

Berdasarkan hasil rapat pleno KPU, ditetapkan ada lima pasangan Cabup dan Cawabup yang lolos untuk mengikuti Pilkada Lahat 2018, yakni Bursah Zarnubi-Parhan Berza, Nopran Marjani-Herliansyah, Cik Ujang-Haryanto, Purnawarman Kias-Rozi, dan Hapit Padli-Erlansyah Rumsyah. Sedangkan satu Bapaslon, yakni Dodo Arman-Sutrisno dinyatakan tidak lolos, lantaran diantarabya tidak melegalisir ijazah akhir. (32)

Empat Lawang

RSUD Jadi Klaster Baru Corona

Published

on

Foto : Ilustrasi

REL,Empat Lawang – Sebelumnya kasus positif corona di Empat Lawang berjumlah 8 orang dan 7 diantaranya dinyatakan sudah sembuh.

Namun,terhitung mulai tanggal (31 /8/2020 ) kasus positif corona bertambah satu orang ,

Penambahan satu kasus dari kluster RSUD. yang berinisial CDJ seorang perempuan ( 23 ) salah satu tenaga kesehatan RSUD, warga Desa Terusan Baru Kecamatan Tebing Tinggi.

Dari informasi yang didapat pasien 09 yang sebelumnya berstatus suspek dan setelah dilakukan swab 2 kali yang mana swab pertama negatif dan swab kedua positif dan saat ini sudah menjalani isolasi mandiri sejak timbul gejala.

“Pasien 09 itu salah satu perawat bangsal (Perawat ruangan ) Honorer di RSUD Empat Lawang dan yang bersangkutan sudah melakukan swab,
swab dilakukan pada tanggal 24 dan 26 agustus kemarin,”Kata Jubir Gugus tugas Covid-19 dr.Arga Sena Setiawan.Senin (31/8).

Masih dikatakan Arga,pasien 09 itu mempunyai riwayat perjalanan ke luar kota.

“Riwayat pasien 09 pernah berpergian ke palembang,namun saat ini masih dalam proses tracking yang kontak erat dengan pasien,”Jelasnya.

Sementara dirut RSUD Empat Lawang dr.Devi Andriyanti saat dikompirmasi melalui via pesan singkat whatsapp terkait dominan positif covid-19 banyak dari pegawai RSUD,tidak merespon pertanyaan dari awak media melainkan whatsapp awak media yang ingin kompirmasi tersebut diblokir oleh direktur RSUD.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Gempa Bumi Goncang Bengkulu,Empat Lawang Juga Rasakan Gocangannya

Published

on

Caption : Peta titik koordinat gempa bumi

REL,Empat Lawang – Gempa bumi dengan kekuatan 6,9 magnitudo menggoncang Provinsi Bengkulu juga dirasakan oleh masyarakat Empat Lawang.

Gempa Bumi yang terjadi dua kali itu terjadi pada pukul 05 : 23 wib dan 05 : 29 wib,bukan hanya provinsi bengkulu yang merasakan namun provinsi Sumsel dan kabupaten kabupaten tetangga juga ikut merasakan goncangan itu.

“Subuh tadi,badan teraso bergoyang waktu jingok lampu,lampu jugo begerak,gempa pertamo dak terlalu teraso tapi gempa yang keduo yang teraso nian,”Kata Meli Warga Kecamatan Tebing Tinggi

Sedangkan Ririn warga Bengkulu saat di dihubungi melalui pesan singkat whatsapp mengatakan ditempatnya yang paling kuat gonyangan.

“Kuat disini goncangannya,dua kali sampai sampai terbangun dari tidur,kalau ada gempa siap siap kami keluar rumah,”Jelasnya.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Empat Lawang mengatakan menurut dari situs www.bmkg.go.id (BMKG) Kejadian hari Rabu, 19 Agustus 2020 pukul 05.23.56 WIB dan pukul 05.29.35 WIB wilayah Bengkulu diguncang gempa tektonik.

Dengan Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi pertama memiliki parameter awal dengan magnitudo M=6.9 yang kemudian diupdate menjadi Mw=6.6 dengan episenter gempabumi terletak pada koordinat 4.44 LS dan 100.97 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 160 km arah Barat Daya Bengkulu, Provinsi Bengkulu, pada kedalaman 24 km.

Sedangkan gempa bumi kedua memiliki parameter awal dengan magnitudo M=6.8 yang kemudian diupdate menjadi Mw=6.7 dengan episenter gempabumi terletak pada koordinat 3.98 LS dan 101.22 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 117 km arah Barat Daya Bengkulu, Provinsi Bengkulu, pada kedalaman 86 km.

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,”Kata Kuswinarto.

Namun demikian,kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Reskrimum Polda Sumsel Datangi PUPR Empat Lawang,Hanya Berkunjung dengan Kerabat

Published

on

Caption : Suarno Reskrimum Polda Sumsel saat di wawancarai sejumlah awak media di depan Kantor PUPR Empat Lawang.

REL,Empat Lawang – Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Empat Lawang kedatangan tamu dari Reskrimum Polda Sumsel.

Dari pantauan dilapangan,kedatangan anggota Rekrimum Polda tersebut diketahui berjumlah empat orang (Laki laki ) dan belum diketahui tujuan maksud kedatangannya.

Sebab disaat awak media ingin mengambil gambar,pintu ruangan Kabid Sumber daya air tempat bertemunya anggota Reskrimum polda bersama pegawai PUPR dikunci dan dilarang untuk mengambil gambar.

Entah apa yang menjadi pembahasan mereka sehingga pintu ruangan itu pun dikunci dan di jaga oleh pegawai PUPR dan mengatakan kepada awak media yang sedang mengambil gambar untuk tidak mefoto “Jangan di Poto,tidak boleh di poto”kata salah satu pegawai yang ada di dalam ruangan tersebut.

Setelah berjelang beberapa menit kemudian rombongan Reskrimum Polda keluar dan pintu utama kantor PUPR pun dikunci sehingga awak media tidak dapat masuk.

Pada saat anggota Reskrimum Polda dimintai keterangan oleh sejumlah awak media ,ia pun mengatakan kunjungannya itu hanya sekedar mengunjungi kerabatnya.

“Tujuan saya mau ke lubuk linggau dan saya mampir kesini untuk mengunjungi kerabat saya (Sekretaris PUPR) ,tidak ada untuk memeriksa karena saya bukan Tipidkor,saya Reskrimum tidak ada kaitannya dengan Tipidkor,”Kata Suarno yang mengaku dari Reskrimum Polda Sumsel.Rabu (5/8).

Sementara sejumlah awak media yang ingin mengkompirmasi ke Dinas PUPR terkait kedatangan dari Reskrimum Polda, tidak ada satu pun yang mau dikompirmasi seakan akan menghindar dari awak media,sampai berita ini masuk dapur redaksi pihak PUPR Empat Lawang tidak dapat dikompirmasi

Diketahui belakangan ini kepala PUPR Empat Lawang (SR) sedang dalam penyidikan oleh kejati Sumsel terkait fee proyek.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending