Connect with us

Empat Lawang

Pemuda Ditemukan Tewas Gantung Diri

Published

on

Ket foto : Kondisi Ari Nanda (20) ditemukan warga tergantung di rumahnya, pada Kamis (16/4/2020) sekira pukul 17.50 WIB.

 

REL,Empat Lawang – Warga Desa Lubuk Sepang, Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang di gegerkan dengan penemuan salah seorang warga setempat yang diduga tewas gantung diri.

Korban dengan identitias Ari Nanda (20) ditemukan warga sudah tidak bernyawa dengan posisi tubuh tergantung dengan seutas tali jemuran di atas kusen dalam rumahnya.

Peristiwa ini terjadi Kamis (16/4/2020) sekitar pukul 17:50 WIB, di kediamannya di Desa Lubuk Sepang, Kecamatan Pendopo.

Menurut informasi, peristiwa yang sempat menghebohkan itu terjadi di saat kondisi rumah sedang sepi.

Korban pertama kali ditemukan oleh sepupunya Nota (18) lantaran disuruh neneknya untuk membangunkan korban.

Saat digedor pintu tidak ada jawaban. Ketika di lihat dari ventilasi jendela, betapa kagetnya Nota begitu melihat saudaranya itu tergantung, di kusen dalam rumahnya itu dengan menggunakan tali jemuran dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

Lalu, Nota langsung memangil warga lainya Temu dan warga yang ramai, serta Kades datang bersama warga lainnya mendobrak pintu untuk melakukan pertolongan.

Kejadian ini pun dengan cepat menyebar hingga pihak keluarga melaporkannya ke Polsek Pendopo.

Anggota yang menerima laporan kejadian tersebut, langsung meluncur ke lokasi kejadian dan melakukan identifikasi.

Kapolsek Pendopo Iptu Haryanto mengatakan dari kejadian itu, barang bukti seutas tali nilon warna Biru, celana kolor warna hitam

Sedangkan, hasil pemeriksaan Medis sementara terdapat bekas jeratan tali pd leher, lidah terjulur, keluar sperma dr alat vital, keluar veses dari anus.

” Dugaan kuat bahwa korban meninggal dengan cara menggantung diri. Selain itu juga melalui langkah- langkah yang dilakukan,” terang Iptu Haryanto, Jumat (17/4/2020). (Mg20).

Empat Lawang

Edi Sugandi Jabat Kasi Datun

Published

on

Caption : Edi Suganti saat dilantik di Kejari Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Kepala Kejaksaaan Negeri (Kejari) Empat Lawang, Sigit Prabowo SH MH, melantik Edi Sugandi sebagai Kepala Seksi ( Kasi) Perdata dan Tata Usaha Negara (PTUN), menggantikan Andi Candra.

Sementara Andi Candra kini menjabat Kacabjari Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi

“Kita berharap Edi Suganda segera menyesuaikan diri di tempat kerja baru ini,” harap Sigit Prabowo.

Ini lantaran, diakuinya, tugas Datun sangatlah penting dalam pendampingan hukum, penegakan hukum serta pelayanan hukum.( Rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Giliran TNI, Polisi serta Guru

Published

on

Caption - Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) memeriksa vaksin gelombang kedua tiba di Dinas Kabupaten Empat Lawang.

/// Sasaran Vaksin Covid Tahap II

REL,Empat Lawang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Empat Lawang, kembali menerima vaksin covid-19 tahap II di Dinas kesehatan Empat Lawang, kemarin (2/3).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes ) Empat Lawang Sulni melalui Kabid Pencegahan dan pengendalian penyakit ( P2P), Dr. Ivon Meliyani mengatakan sebanyak 250 vial vaksin covid -19 diterima dengan sasaran 1.741 orang.

“Gelombang dua ini, sasaran TNI-Polri dan tenaga pendidikan,”Kata Ivon saat menerima vaksin.

Masih dikatakan Ivon data yang telah masuk kedinas kesehatan sebanyak 1200 orang yang akan divaksin,

“Data yang sudah masuk ke kita ada 1200 orang sedangkan kita mendapatkan kuota sebanyak 1.741,”Ujarnya.(Pad/rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Luring terapkan Sistem 5S

Published

on

Foto : Anita / REL Caption : Siswa dites thermogun saat masuki ruangan

REL,Empat Lawang – Di era pandemi, dunia pendidikan masih menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hal ini dilakukan untuk memutus penyebaran Covid-19.

Semua sekolah di Kabupaten Empat Lawang masih menerapkan sistem PJJ baik secara daring ataupun luring sekarang ini. Salah satu sekolah yang menerapkan sistem PJJ yakni SMP N 1 Muara Pinang.

Kepala SMP N 1 Muara Pinang, Hadi, mengatakan sekolahnya menerapkan sistem pembelajaran daring bagi siswa yang mempunyai handphone, dan pembelajaran luring bagi siswa yang tak mempunyai hanpdhone.

“Anak belajar di rumah, guru mengajar dari sekolah via handpone,” kata Hadi.

Pada saat siswa ke sekolah, sekolah menerapkan sistem 5S yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun untuk menyambut kedatangan siswa. Tentunya penerapan 5S tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Penerama program 5S sendiri menurut dikatakan Hadi, sejak tahun 2016 sudah mulai diterapkan di sekolah.(Ian/rel)

Baca Selengkapnya

Trending