oleh

Pemerintah Akan Lebih Serius Benahi Fasilitas Pariwisata

REL, Empat Lawang – Pemerintah Kabupaten Empat Lawang melalui Dinas Pariwisata menggelar acara Workshop Promosi Wisata Program Pengembangan Pemasaran Pariwisata Tahun 2018 di pendopoan Pantai Terusan Desa Terusan Kecamatan Tebing Tinggi pada hari Kamis (8/11).

Tak pelak, lokasi yang memang berada di pinggiran aliran Sungai Musi ini dipadati para masyarakat Kabupaten Empat Lawang yang ingin melihat langsung kegiatan Workshop dengan mendatangkan sejumlah pemateri pengelolaan suatu objek wisata dari Kabupaten Lahat.

Selain dihadiri langsung oleh Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad, turut hadir juga Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan, Irene. Serta perwakilan dari pihak Polres Empat Lawang, Kodim 0405 Lahat, pihak Kejari Empat Lawang, serta seluruh kepala OPD Kabupaten Empat Lawang.

Joncik Muhammad dirinya selaku Bupati Empat Lawang mengaku akan siap untuk mengalokasikan anggran demi pembangunan pariwisata di Empat Lawang ini. Hal itu dilakukan agar mengenalkan atau mempromosikan ke daerah luar.

“Walaupun anggaran kita ini kecil, dan memang belum sampai 1 Triliyun. Akan tetapi kami dari Pemkab Empat Lawang tetap terus berupaya untuk memperdayakan masyarakat dibidang pariwisata Sehingga dapat menciptakan lapangan pekerjaan,” kata Joncik.

Dirinya mengungkapkam selain dampaknya akan mampu menciptakan lapangan kerja masyarakat. Hal ini juga tentunya dapat selaras menjalankan Visi dan Misi nya kedepan yakni menjadi Kabupaten Empat Lawang Madani.adalah Madani.

“Ini menjadi salah satu bagian dari Madani tersebut yaitu pembangunan bidang pariwisatanya. Oleh karenanya kita berharap pada Dinas Pariwisata, mampu untuk membangun jaringan luas. Baik itu ditingkat daerah, di tingkat nasional bahkan sampai ke tingkat Internasional,” ungkapnya saat dibincangi usai perhelatan tersebut.

Sementar itu, ditambahkan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan, Irene mengatakan bahwa upaya pembangunan daerag pariwisata itu juga harus terdapat dukungan para masyarakat daerahnya sehingga bisa lebih mudah berkembang dan maju dikenal hingga ke luar daerah.

“Tidak serta merta dilakukan dengan begitu mudahnya, disini masyarakat harus berjibaku juga dalam jalannta membangun, merawat, dan meng eksplor tempat yang dapat dijadikan wisata,” katanya.

Begitu juga untuk pembangunan suatu kawasan objek pariwisata tersebut. Tidak dapat berlangsung dengan rentan waktu yang singkat saja supaya lebih elok dipandang serta lebih nyaman pelancong atau turis lokal maupun mancanegara datang.

“Kalau baru setahun atau dua tahun, bahkan tiga tahun saja. Tempat objek wisata belum akan mampu menjadi sebagai pariwisata yang dipenuhi fasilitasnya, tetapi jika terus bertahap pembangunan oleh pemerintahnya maka menjadi lebih baik,” tukasnya. (14).

BACA JUGA