Connect with us

Empat Lawang

Pemda Muratara di Berikan Bantuan 100 pcs APD Penutup Wajah

Published

on

Teks foto: Mahasiswa Polsri memberikan bantuan secara simbolis kepada pihak RSUD Rupit.

 

 

 

Rel Muratara–Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) Palembang memberikan bantuan 100 pcs Alat Pelindung Diri (APD) jenis penutup wajah kepada pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) yang di terimah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rupit.

Bantuan sebanyak 100 pcs tersebut diserahkan langsung oleh Mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya kepada pihak RSUD Rupit Kabupaten Muratara. Kemarin (7/4/2020)

Eryandi Trinando, Mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya mengatakan hari ini pihaknya menyerahkan APD jenis pelindung wajah, sebanyak 100 unit ke RSUD Kabupaten Muratara.

“Alat ini bisa dicuci dan bisa dipakai kembali,”Terangnya singkat,”terangnya

Ia mengaku, APD jenis pelindung wajah ini adalah hasil karya dari anak anak Politeknik Negeri Sriwijaya Palembang.
“Semoga alat pelindung wajah ini bisa membantu tim para medis di Rumah Sakit Umum untuk menangani pasien yang terinfeksi covid-19,”harapnya

Sementara itu, Dirut RSUD Rupit, dr. Herlina membenarkan jika hari ini pihaknya akan menerima bantuan APD jenis penutup wajah dari Politeknik Negeri Sriwijaya Palembang.

“Benar, sebentar lagi kita akan serah terima. Informasinya penutup mata (Pelindung wajah),”Katanya sebelum serah terima bantuan

Ia menjelaskan, jika APD itu terdiri dari penutup wajah, kepala, kacamata, pakaian dan sepatu boot.
“Untuk yang dari Politeknik itu hanya penutup mata,”Jelasnya

Pihaknya mengucapkan terimakasih kepada pihak Politeknik Negeri Sriwijaya yang telah membantu pihak Rumah Sakit dalam penanganan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Muratara.

“Sekarang ini kita lagi butuh sekali APD APD untuk para tim medis dalam menangani kasus Covid-19 di Rumah Sakit Umum Kabupaten Muratara,”Utaranya.(16)

Empat Lawang

Edi Sugandi Jabat Kasi Datun

Published

on

Caption : Edi Suganti saat dilantik di Kejari Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Kepala Kejaksaaan Negeri (Kejari) Empat Lawang, Sigit Prabowo SH MH, melantik Edi Sugandi sebagai Kepala Seksi ( Kasi) Perdata dan Tata Usaha Negara (PTUN), menggantikan Andi Candra.

Sementara Andi Candra kini menjabat Kacabjari Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi

“Kita berharap Edi Suganda segera menyesuaikan diri di tempat kerja baru ini,” harap Sigit Prabowo.

Ini lantaran, diakuinya, tugas Datun sangatlah penting dalam pendampingan hukum, penegakan hukum serta pelayanan hukum.( Rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Giliran TNI, Polisi serta Guru

Published

on

Caption - Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) memeriksa vaksin gelombang kedua tiba di Dinas Kabupaten Empat Lawang.

/// Sasaran Vaksin Covid Tahap II

REL,Empat Lawang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Empat Lawang, kembali menerima vaksin covid-19 tahap II di Dinas kesehatan Empat Lawang, kemarin (2/3).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes ) Empat Lawang Sulni melalui Kabid Pencegahan dan pengendalian penyakit ( P2P), Dr. Ivon Meliyani mengatakan sebanyak 250 vial vaksin covid -19 diterima dengan sasaran 1.741 orang.

“Gelombang dua ini, sasaran TNI-Polri dan tenaga pendidikan,”Kata Ivon saat menerima vaksin.

Masih dikatakan Ivon data yang telah masuk kedinas kesehatan sebanyak 1200 orang yang akan divaksin,

“Data yang sudah masuk ke kita ada 1200 orang sedangkan kita mendapatkan kuota sebanyak 1.741,”Ujarnya.(Pad/rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Luring terapkan Sistem 5S

Published

on

Foto : Anita / REL Caption : Siswa dites thermogun saat masuki ruangan

REL,Empat Lawang – Di era pandemi, dunia pendidikan masih menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hal ini dilakukan untuk memutus penyebaran Covid-19.

Semua sekolah di Kabupaten Empat Lawang masih menerapkan sistem PJJ baik secara daring ataupun luring sekarang ini. Salah satu sekolah yang menerapkan sistem PJJ yakni SMP N 1 Muara Pinang.

Kepala SMP N 1 Muara Pinang, Hadi, mengatakan sekolahnya menerapkan sistem pembelajaran daring bagi siswa yang mempunyai handphone, dan pembelajaran luring bagi siswa yang tak mempunyai hanpdhone.

“Anak belajar di rumah, guru mengajar dari sekolah via handpone,” kata Hadi.

Pada saat siswa ke sekolah, sekolah menerapkan sistem 5S yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun untuk menyambut kedatangan siswa. Tentunya penerapan 5S tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Penerama program 5S sendiri menurut dikatakan Hadi, sejak tahun 2016 sudah mulai diterapkan di sekolah.(Ian/rel)

Baca Selengkapnya

Trending