Connect with us

Empat Lawang

Pembahasan Masalah GI akan Diagendakan Kembali

Published

on

Hendri Manager PLN Rayon Tebing Tinggi

REL, Empat Lawang – Manager PLN Rayon Tebing Tinggi Hendri mengakui pemerintah Kabupaten Empat Lawang telah berkoodinasi untuk membahas masalah gardu induk (GI) yang berada di Talang Gunung Kecamatan Tebing Tinggi.

Menurut Hendri, permasalahan GI belum kunjung berfungsi tersebut pada dasarnya bukan Rayon Tebing Tinggi namun ada bidang lain yang mengurusnya.

“Dari Pemkab Empat Lawang wakiL Bupati yang langsung memimpinnya, kita sudah rapat bersama dengan Pemkab, namun kedepan akan diagendakan untuk rapat bersama PLN dari Palembang yang membidangi mengenai GI,” ungkapnya.

Hendri sendiri mendukung upaya Pemerintah untuk turun dan mengurus permasalahan GI, kuncinya apaila GI sudah berfungsi kondisi listrik di Tebing Tinggi bisa normal dan tidak akan sering mati lampu bahkan Tebing Tinggi menjadi penyuplai listrik.

“Jelas kita dukung ini karena kalau GI sudah berfungsi kita bisa menyumbangkan listrik ke daerah lain,” katanya.

Kemungkinan lanjut Hendiri, dalam waktu dekat ini akan ada pertemuan kembali membahas masalah GI antara Pemkab dengan pihak PLN yang membidangi masalah GI.

“Mungkin minggu depan atau dalam waktu dekat ini ada diagendakan kembali pembahasan masalah GI,”  ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Empat Lawang Yulius Maulana menuturkan, dirinya sendiri yang memimpin permasalahan listrik bahkan ia mengakui bahwa persoalan listrik ini sudah lama dialami oleh warga Empat Lawang.

“Memang persoalan bukanlah hal yang baru namun sudah lama sekali dialami oleh warga Empat Lawang, kita juga saat bersama dengan Dinas terkait terus menelusuri dimana masalahnya,” ungkapnya.

Bahkan lanjut Yulius, persoalan listrik ini ada di leading sektor Dinas Pertambangan dan Energi namun karena dinas tersebut sudah tidak ada lagi atau diambil alih oleh Provinsi maka yang menangani adalah Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim).

“Dinas Perkim sudah menelusurinya permasalahan pembebasan lahan,  untuk di Kabupaten Musi Rawas sudah tidak ada kendala bahkan yang di Empat Lawang sendiri sudah clear,” kata Yulius.

Namun masih dikatakan Yulius, kendalanya ada di Kota Lubuklinggau,  nanti akan diagendakan untuk bertemu dengan Walikota Lubuklinggau supaya pembebasan lahan bisa selesai dan clear, sebab menurut  Yulius, meskipun di Empat Lawang ada GI namun apabila tidak jaringan Sutet selamanya GI ini terbengkalai.

“Untuk di Kabupaten Musi Rawas sudah selesai, memang kendala pertama  ada di pembebasan lahan Musi Rawas, namun kali ini di Kota Lubuklinggau yang jadi masalah pembebasan lahan,” ujar Yulius.

Persoalan sering mati lampu bukanlah termasuk dalam janji Politik pasangan Joncik Muhammad dan Yulius Maulana, namun sudah menjadi komitmen bersama untuk menuntaskannya karena persoalan ini sudah menjadi momok bahkan dirinya sewwaktu menjadi Anggota DPRD Provinsi Sumsel terus memperjuangkan persoalan listrik ke PLN Pusat.

“Persoalan listrik ini bukanlah termasuk dalam janji politik Kami beda halnya dengan program Keamanan, namun yang jelas saya dengan pak Bupati (Joncik Muhammad) komitmen menuntaskan masalah listrik ini,” jelasnya. (12)

Empat Lawang

Kemendagri Bahas Tapal Batas Empat Kabupaten

Published

on

RAPAT : Suasana pembahasan rapat koordinasi penyelesaian batas wilayah Administrasi antara Kabupaten dalam Provinsi Sumsel di Kantor Dinas PUPR Empat Lawang, Kamis (24/10).

REL, Empat Lawang – Bertempat di Ruang Rapat Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Empat Lawang, Tim dari Kemendagri menyambangi Empat Lawang guna membahas sekaligus penyelesaian tapal batas antara Empat Lawang dan Kabupaten Lahat.

Bukan hanya membahas tapal batas dengan Kabupaten Lahat dan Empat Lawang saja melainkan juga membahas batas antar Kabupaten OKU dengan OKU Selatan.

Sekda Empat Lawang H Edison Jaya kepada wartawan mengatakan, rapat koordinasi penyelesaian batas wilayah ini bukan membahas tapal batas antar Empat Lawang dengan Lahat saja melainkan juga membahas tapal batas OKU dengan OKU Selatan.

“Kebetulan tempatnya di Empat Lawang. Ada dua agenda pembahasan yang pertama Empat Lawang dengan Lahat dan OKU dan OKU Selatan,” ujar Sekda disela rapat berlangsung, Kamis (24/10).

Khusus untuk Empat Lawang sendiri dikatakan Sekda, masih ada tapal batas yang belum clear yakni Tapal Batas Kabupaten Empat Lawang dengan Lahat, sedangkan dengan Kabupaten Musi Rawas dan Kepahiang Provinsi Bengkulu sudah jelas secara administrasi.

“Dalam rapat koordinasi ini dibahas langsung dan ditemukan antar Kabupaten bahkan dibahas juga secara administrasi bersama Tim dari Kemendagri,” ungkapnya.

Nanti sambung Sekda, akan timbul hasil maupun kesempatan apalagi semua pihak dihadiri baik dari Provinsi maupun Kabupaten berbatas dan ditengahi langsung oleh Kasubdit batas Daerah Wilayah I Kemendagri.

“Kalau batas wilayah antar Empat Lawang dan Lahat sudah clear artinya tidak ada kendala lagi persoalan batas wilayah khusus untuk Kabupaten Empat Lawang,” tambahnya.

Taurat hadir dalam Rapat koordinasi penyelesaian batas wilayah administrasi antar kabupaten dalam provinsi Sumsel, Kasubdit Batas Daerah Wilayah I Kemendagri Siti Metrianda, Sekda Empat Lawang, Kajari Empat Lawang Ronaldwin, Kapolres Empat Lawang AKBP Eko Yudi Karyanto, Staf Ahli, Plt Asisten I sekaligus Kabag Tapem Empat Lawang H Muzakar, Pemkab OKU/Bagian Tapem, Asisten I, BPN OKU Selatan dan perwakilan Pemkab OKU Selatan. (12)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Cari Bibit yang Berjiwa Seni

Published

on

AKUSTIK: peserta sedang menampilkan musik akustik, Kamis (24/10/2019).

REL, Empat Lawang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Empat Lawang menggelar acara Festival pelajar Madani 2019 yang di ikuti oleh seluruh pelajar mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA sederajat se-Kabupaten Empat Lawang di aula Hotel Kito, Kamis (24/10).

Adapun perlombaan yang diikuti seluruh pelajar diantaranya juz’amma,lomba lomba melukis destinasi wisata yang ada di Empat Lawang,melukis Kaligrapi,dan lomba music akustik yang terbagi dua yaitu menyanyikan lagu berjung dan lagu religi yang diikuti kurang lebih 280 peserta.

Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Empat Lawang Rita Purwaningsih, mengatakan lomba tersebut bertujuan mencari bibit siswa-siswi yang mempunyai potensi baik seni maupun kebudayaan.

“Perlombaan ini adalah guna untuk mencari bibit pelajar yang mumpuni, berpotensi dan berbakat yang ada di Kabupaten Empat Lawang,guna untuk mewujudkan Empat Lawang yang MADANI,” katanya.

Dirinya berharap, agar para peserta nantinya bisa mengikuti perlombaan dengan sportif dan tidak ada interpensi, namun memang benar – benar menunjukkan kemampuannya masing – masing.

“Harapan kami para peserta bisa mengikuti lomba dengan sportif karena kedepan akan ada pembinaan, untuk disiapkan keperlombaan jenjang yang lebih tinggi yaitu mewakili kabupaten ke Provinsi,” tukasnya. (mg15)

Baca Selengkapnya

Bisnis

Kesadaran Membayar Pajak Meningkat

Published

on

REWORD : Tiga Kecamatan di Empat Lawang mendapatkan Reword,

REL, Empat Lawang – Para Kepala Desa, Lurah dan Camat di Bumi saling Kruani sangi krawati menghadiri acara Realisasi pencapaian Desa dan kelurahan dengan persentase 0, berlokasi di lapangan pemkab Empat Lawang.Kamis (24/10/19) sekira pukul 09 : 00 Wib.

Melalui Bulan Bakti Pelunasan  PBB-P2  kita tingkatkan  kesadaran membayar pajak untuk Empat Lawang madani

Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad melalui Sekda Empat Lawang H Edison Jaya, mengatakan capaian PAD PBB-P2 tahun 2019 mengalami peningkatan dibandingkan capaian target PAD PBB-P2 tahun 2018 dimana dari target Rp 911.831.941 juta.

“Target penerimaan PAD Tahun 2019, dari sektor PBB-P2 pada tahun 2019 adalah Rp 911. 831. 941 juta. Dari target tersebut sampai bulan September, realisasi penerimaan PAD dari sektor PBB-P2 adalah Rp 918.639.696 juta atau 100,57 persen ini cukup membanggakan, sudah oper target,” kata Edison saat dibincangi wartawan usai membuka bulan bakti pelunasan PBB -P2 tahun 2019 dilapangan Pemkab Empat Lawang, Kamis (24/10/19).

Dan acara realisasi pencapaian Desa dan kelurahan dengan persentase 0,berjalan sebagaimana mestinya dan bagi kades lurah serta camat yang mencapai target di berikan penghargaan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah.

Masih dikatakan Edison, menyakini jika sampai bulan Desember nanti, capaian PAD Empat Lawang dari sektor PBB-P2 tahun 2019 diatas Satu (1) Miliyar.

“Ini baru sampai September sudah oper target  dan saya berkeyakinan sampai bulan Desember capaian PAD dari sektor PBB-P2 bisa sampai diatas 1 Miliyar. Dan mudah-mudahan tahun depan lebih meningkat lagi,” ujarnya.

Untuk yang masih nol persen sambung Edison, dirinya menghimbau, agar segera melunasi kewajiban pajaknya di Desanya masing-masing.

“Untuk yang masih nol persen, kita himbau kepada Camat dan Kades nya, untuk mengajak masyarakat agar bersama-sama untuk melunasi kewajiban membayar pajak di Desanya masing-masing,” tukasnya. (Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending