Connect with us

Empat Lawang

Pembagian Anggaran DD Dipertanyakan

Published

on

REL,  Empat Lawang – Kepala Desa Muara Saling Arief Budiman pertanyakan sistem,  tata cara teknis pembagian anggaran dana desa (DD) tahun 2018.

“Kami pertanyakan sistem dan tata cara teknis pembagian dana desa 2018,”ungkap Arief Budiman kepala desa Muara Saling saat wartawan koran REL berkunjung kedesanya,kemarin.

Dijelaskan Arief, pembagian DD 2018 terkhusus untuk di desanya menurutnya sangat miris. Betapa tidak, dengan jumlah penduduk 6.892 jiwa dan luas 70 km2 yang didapati data dari statistik tahun 2016, tak sebanding dengan alokasi anggaran DD bagi desa lainnya.

“Bayangkan saja pak,  seukuran 2 kampung kami saja yang didapatkan DD dari desa lain yang mendapatkan anggaran hingga 1 milyar, sedangkan desa kami cuma diangka 700 juta. Nah ini patut kami pertanyakan, “imbuhnya.

Menurut Arief, seandainya standarisasi pembagian anggaran DD itu berdasarkan penduduk dan luas wilayah, itu artinya desa Muara Saling berhak mendapatkan prioritas. “Kita di posisi nomor kedua dari desa Babatan kecamatan Lintang Kanan yang jumlah penduduk dan luasnya. Namun untuk pembagian anggaran DD jauh dari itu,”ulasnya.

Makanya,  sambung Arief, hal ini perlu mendapatkan penjelasan lebih lanjut dari pemerintah Empat Lawang. Bisa jadi ada kesalahan teknis saat proses rekapitulasi data. Atau mungkin proses entry pembagian anggaran DD itu yang keliru. “Kami berharap pembagian DD 2018 direvisi,  atau setidaknya beri kami penjelasan yang memang bisa dipahami oleh perangkat desa, “pungkasnya seraya menginformasikan hal ini pernah ditanyakan langsung ke DPMP3A namun belum mendapatkan keterangan yang pasti.

Sementara itu, Plt Kepala DPMP3A Bambang Irawan melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Desa Agusman Mulyadi menjelaskan bahwa banyak kriteria persyaratan dan perumusan yang dilakukan agar dapat menerima Dana Desa tersebut.

“Memang dana desa ini pembagian jumlah nominal tidak sama yang akan diterima oleh setiap desa, karena berdasarkan tingkat kemiskinan penduduk, luas daerah mereka, perubahan yang terjadi baik itu angka kemiskinan ataupun penghasilan penduduk setiap tahunnya dengan kata lain status desa tersebut merupakan salah satu syarat jumlah nominal yang akan diterima oleh desa dari kementerian pusat,” katanya

Selain itu, Lanjut Agusman,  pertimbangan dari Kementrian pusat berdasarkan syarat tersebut juga mempengaruhinya dan akan dicairkan melalui tiga tahapan dimana dalam tahapan selanjutnya sudah memberikan hasil laporan pertanggung jawaban (LPJ) yang sudah diterima desa sebelumnya.

“Anggaran Dana Desa diturunkan pemerintah pusat bersumber dari Kas Negara kemudian masuk ke APBD baru di terima oleh Kas Desa secara langsung tidak melalui kita, tetapi lewat  DPKAD Empat Lawang,” cetusnya

Secara terpisah, Kepala DPKAD Leo Efriansyah melalui sekretaris Hendra Lezi menerangkan mengenai persyaratan tersebut pihak DPMP3A lah yang lebih mengetahui semua syarat tersebut.

“Kita hanya membagikan sesuai dengan apa yang telah ditentukan oleh pemerintah pusat untuk desa-desa tersebut yang menerima, dan itupun langsung masuk ke dalam kas desa masing-masing,”tandasnya. (11/mg14)

Empat Lawang

Edi Sugandi Jabat Kasi Datun

Published

on

Caption : Edi Suganti saat dilantik di Kejari Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Kepala Kejaksaaan Negeri (Kejari) Empat Lawang, Sigit Prabowo SH MH, melantik Edi Sugandi sebagai Kepala Seksi ( Kasi) Perdata dan Tata Usaha Negara (PTUN), menggantikan Andi Candra.

Sementara Andi Candra kini menjabat Kacabjari Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi

“Kita berharap Edi Suganda segera menyesuaikan diri di tempat kerja baru ini,” harap Sigit Prabowo.

Ini lantaran, diakuinya, tugas Datun sangatlah penting dalam pendampingan hukum, penegakan hukum serta pelayanan hukum.( Rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Giliran TNI, Polisi serta Guru

Published

on

Caption - Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) memeriksa vaksin gelombang kedua tiba di Dinas Kabupaten Empat Lawang.

/// Sasaran Vaksin Covid Tahap II

REL,Empat Lawang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Empat Lawang, kembali menerima vaksin covid-19 tahap II di Dinas kesehatan Empat Lawang, kemarin (2/3).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes ) Empat Lawang Sulni melalui Kabid Pencegahan dan pengendalian penyakit ( P2P), Dr. Ivon Meliyani mengatakan sebanyak 250 vial vaksin covid -19 diterima dengan sasaran 1.741 orang.

“Gelombang dua ini, sasaran TNI-Polri dan tenaga pendidikan,”Kata Ivon saat menerima vaksin.

Masih dikatakan Ivon data yang telah masuk kedinas kesehatan sebanyak 1200 orang yang akan divaksin,

“Data yang sudah masuk ke kita ada 1200 orang sedangkan kita mendapatkan kuota sebanyak 1.741,”Ujarnya.(Pad/rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Luring terapkan Sistem 5S

Published

on

Foto : Anita / REL Caption : Siswa dites thermogun saat masuki ruangan

REL,Empat Lawang – Di era pandemi, dunia pendidikan masih menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hal ini dilakukan untuk memutus penyebaran Covid-19.

Semua sekolah di Kabupaten Empat Lawang masih menerapkan sistem PJJ baik secara daring ataupun luring sekarang ini. Salah satu sekolah yang menerapkan sistem PJJ yakni SMP N 1 Muara Pinang.

Kepala SMP N 1 Muara Pinang, Hadi, mengatakan sekolahnya menerapkan sistem pembelajaran daring bagi siswa yang mempunyai handphone, dan pembelajaran luring bagi siswa yang tak mempunyai hanpdhone.

“Anak belajar di rumah, guru mengajar dari sekolah via handpone,” kata Hadi.

Pada saat siswa ke sekolah, sekolah menerapkan sistem 5S yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun untuk menyambut kedatangan siswa. Tentunya penerapan 5S tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Penerama program 5S sendiri menurut dikatakan Hadi, sejak tahun 2016 sudah mulai diterapkan di sekolah.(Ian/rel)

Baca Selengkapnya

Trending