Connect with us

Bisnis

Pelaku Usaha Diajak memperhatikan Hak Pekerja

Published

on

SAMPAIKAN : Narausmber menyampaikan pengarahaan dalam kegiatan fasilitasi penyelesaian prosedur pemberian perlindungan hukum dan jaminan sosial tenaga kerja, Kabupaten Empat Lawang tahun 2018, di Hotel Zulian Transit Tebing Tinggi, Jum'at (11/5).

 

REL, Empat Lawang – Undang-undang Nomor 13 tahun 2013, tentang ketenagakerjaann, dalam pasal 86 paragraf 5, keselamatan dan kesehatan kerja ayat (1) mengamanatkan setiap pekerja/buruh mempunyai hak untuk memperoleh perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja, moral dan kesusilaan, serta perlakuan yang sesuai dengan harkat dan martabat serta nilai agama.

“Pasal 99, bab ketiga ayat 1, berbunyi setiap pekerja atau buruh dan keluarganya berhak untuk memperoleh jaminan sosial tenaga kerja,” urai Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja (Diskop UKM Naker) Kabupaten Empat Lawang, Kuswinarto melalui Sekretaris Diskop UKM Naker kabupaten Empat Lawang, Iis Juairiyah saat membuka kegiatan fasilitasi penyelesaian prosedur pemberian perlindungan hukum dan jaminan sosial tenaga kerja, Kabupaten Empat Lawang tahun 2018, di Hotel Zulian Transit Tebing Tinggi, Jum’at (11/5).

Oleh karena itu jelas dia, dalam rangka mencapai hal tersebut, perlu diadakan kegiatatan fasilitasi penyelesaian prosedur pemberian perlindungan hukum dan jaminan sosial tenaga kerja. “Saya mengajak para peserta di sini, agar memperhatikan apa-apa yang menjadi kewajiban dan hak kita sebagai pemberi kerja serta kewajiban dan hak sebagai pekerja,” ujarnya.

Selanjutnya, Iis menyampaikan, dalam pelaksanaan pembangunan Nasional, tenaga kerja mempunyai peranan dan kedudukan yang sangat penting sebagai pelaku dan tujuan pembangunan, sesuai dengan peranan dan kedudukan tenaga kerja dan peransertanya dalam pembangunan ketenagakerjaan.

“Terutama untuk meningkatkan kwalitas tenaga kerja dan peransertanya dalam pembangunan serta peningkatan perlindungan tenaga kerja dan keluarga, sesuai harkat dan martabat kemanusian,” tandasnya.

Untuk diketahui, dalam kegiatan ini menghadirkan narasumber dari mediator Kabupaten Lahat, pengawas korwil provinsi Sumsel, BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Kegiatan ini diikuti sejumlah peserta dari instansi swasta di wilayah Kabupaten Empat Lawang. (12/Mg14)

Bisnis

Masih dalam Proses Pendataan

Published

on

Kabid Perdagangan Yeni Novita

 

 

REL,Empat Lawang – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disprindag) Kabupaten Empat Lawang belum dapat memastikan kenaikan harga sembako di pasar tradisional di Kabupaten Empat Lawang.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Perindustrian dan perdagangan (Disprindag) Almutholib melalui kabid perdagangan Yeni Novita dikompirmasi melalui Via Whatshapp mengatakan.

“Maaf sebelumnya,karena saat ini disperindag masih dalam proses pendataan,Tunggu kompirmasi lwbih lankutnya,” Kata Yeni Novita.Selasa (21/1/20).

Masih dikatakan Yeni Novita,untuk pendistribusian beras bulog itu bukan rana dari dinas perdagangan dan perindustrian.

“Kayaknya bukan kami,kalau masalah beras bulog mungkin dengan dinas ekobang atau dinsos,”Jelasnya.

Sementara Pantauan dilapangan Harga sembako di pasar tradisional Tebing Tinggi mengalami kenaikan walaupun mengalami kenaikan tapi tidak terlalu signifikan,seperti harga cabe,bawang,
,gula,minyak sayur,cabe setan dan abe merah.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Bisnis

Harga Komoditi mengalami Kenaikan

Published

on

Tampak pedagang Komoditi di pasar Pulo Mas Tebing Tinggi

 

REL,Empat Lawang – Bahan Baku sembako menjadi salah satu bahan pokok utama yang di butuhkan masyarakat untuk kehidupan sehari hari.

Dari informasi yang didapat,harga sembako dipasar tradisional tebing tinggi mengalami kenaikan,seperti yang dikatakan Ratna pedagang yang berada di Pasar Pulo mas mengatakan,

“Sudah naik Semua,harga Bawang perkilo nya 35.000 biasanya 28.000 sampai 30.000, gula juga naik perkilonya 14.000 biasanya 12.000 perkilo,minyak sayur kiloan 12.000 perkilo biasanya 11 perkilo,cabe setan 80.000 perkilo biasanya 50.000 sampai 60.000 dan cabe panjang 70,000 perkilo biasanya 50.000 perkilo,”Ungkapnya.Sabtu (18/1/20)

Sedangkan untuk harga komoditi lainnya Lanjutnya,seperti Ayam,ikan dan daging sapi tetap normal seperti biasannya tidak mengalami kenaikan.

“Selain ikan lele yang mengalami kenikan dari harga 22.000 perkilo menjadi 25.000 perkilonya beda dengan ikan lainnya yang masih normal ,sedangkan harga daging sapi juga masih normal perkilonya 120.000 (Ngeteng),Kalau ayam mengalami penurunan biasanya 30 ribu perkilo sekarang menjadi 28.000 perkilonya,”Paparnya.

kenaikan harga sembako tersebut Sambungnya,mengalami kenaikan didalam minggu minggu ini,

“Dalam minggu ini lah harga sembako mengalami kenaikan,”Tuturnya.(Mg24).

Baca Selengkapnya

Bisnis

2020 Fasilitas Destinasi Wisata Air Terjun Sanghe Dikembangkan

Published

on

Kepala Dinas Pariwisata berserta rombongan meninjau lokasi destinasi wisata air terjun sanghe

 

REL,Empat Lawang – Membangun serta mengembangkan destinasi wisata dibumi saling kruani saling krawati ,salah satu nya destinasi wisata air terjun sanghe yang bertempat di Desa Terusan baru Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang.

Ditahun 2020 ini, Dinas Pariwisata akan merencanakan pembangunan  dan mengembangkan  fasilitas  wisata air terjun sange ,hal tersebut dikatakan kepala dinas pariwisata Mgs Nawawi pada wartawan Rakyat Empat Lawang (REL),”Tahun 2020 ini  destinasi wisata air terjun sanghe di desa terusan baru akan di bangun dan di kembangkan yang  akan menggunakan  anggaran Dana Alokasi Khusus ( DAK ),”Kata Mgs Nawawi melalui Pesan Singkat Whatsap (WA),Sabtu (18/1/20).

Adapun fasilitas  di rencanakan di air terjun sanghe lanjutnya,yakni  pelataran parkir, mushollah, menara pandang, pagar pembatas, pargolla, gazebo, gerbang identitas destinasi pariwisata.

“ Peninjauan telah d laksanakan dinas pariwisata bersama konsultan perencanaan dan melibatkan kepala desa terusan baru dan disana  Juga akan dibangun kios pedagang dan  informasinya juga pembangunan destinasi ini  di sinergikan dengan program pariwisata desa terusan baru  sehingga apa yang di bangun tidak tumpang tindih,”Jelasnya.

Saat ini untuk Retribusi  Destinasi wisata air terjun sanghe belum dapat di pastikan  Sambungnya dan kedepannya akan di kelola dengan baik sehingga bisa menunjang pendapatan asli daerah (PAD),

“Kalau sekarang  belum di diambil retribusinya tapi kemungkinan kedepan kalau sudah di kelola dgn baik  itu akan di terapkan sebagai salah satu sektor penunjang PAD,”Paparnya.

Dengan harapan  kedepannya pembangunan dan pengembangan destinasi wisata ini  dapat di nikmati masayarakat empat lawang dan menjadi aset  wisata yang tak kalah dengan  destinasi wisata di kota lainnya.

“Nanti kalau  sudah kita bangun wisata ini menjadi Aset daerah Empat Lawang,sebagai masyarakat empat lawang agar  dapat menjaga  jaga dan memelihara keindahan serta keutuhan pembangunan wisata, Sehingga masyarakat empat lawang  tidak usah jauh jauh  untuk bisa menikmati destinasi wisata alam karena keindahan alam kita tidak kalah cantiknya dengan daerah lain,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending