Connect with us

Empat Lawang

Pasca Amblas, Ruas Jalan Penghubung Kedua Desa Diperbaiki

Published

on

AKSES: Ruas jalan penghubung Desa Karang Tanding dan Desa Batu Ampar pasca amblas kemarin tampak dalam perbaikan. Rabu (28/11).

REL, Empat Lawang – Pasca kejadian amblasnya ruas jalan aspal penghubung Desa Batu Ampar dengan Desa Karang Tanding Kecamatan Lintang Kanan Kabupaten Empat Lawang akibat longsor di tengah hujan deras disertai angin kecang beberapa pekan lalu.

Dan membuat akses jalan para warga terganggu sejak beberapa bulan kemarin. Amblasnya jalan bahkan membuat bangunan gorong gorong jalanan aspal tersebut ikut rusak dan ambruk sepanjang lebih kurang Lima Meter dengan kedalaman sekitar 50Cm.

Hingga jalan lintaspun hanya tinggal selebar setengah ukuran dari luas jalan penghubung kedua desa tersebut. Cukup riskan bagi keamanan kendaraan yang tengah melintas akan Lakalantas.

Pantauan awak media ketika tengah berada di lokasi, terlihat gorong gorong serta jalan yang amblas sedang diperbaiki dan masih dalam pengerjaan para tukang. Coran beton untuk gorong gorong sudah diselimuti papan sebagai penompang.

Meskipun begitu, para pengemudi kendaraan masih harus berhati-hati ketika melintasi jalanan aspal tersebut. Apalagi saat hujan deras turun, tak ada papan pemberitahuan ataupun rambu jalan lainnya sebagai penanda lokasi kerja bangunan perbaikan jalan serta gorong gorong.

“Sudah diperbaiki gorong gorongnya, setidaknya tidak akan lama lagi akses jalan kita ini sudah kembali bagus lagi,” ujar Evan (39) warga yang kebetulan tengah melintas saat dibincangi REL pada Rabu (28/11).

Dikatakannya, pembangunan atau perehapan ruas jalan beserta gorong gorong karena terjadinya bencana alam lalu, termasuk di respon cepat oleh pihak pemerintah untuk di perbaiki.

“Kejadian amblasnya ruas jalan ini sekitar Dua bulan lalu atau tepatnya di bulan September kemarin. Dan di bulan November ini perbaikan sudah berjalan, cepat tanggap namanya,” katanya.

Dirinya juga menuturkan ucapan terimakasih kepada instansi pemerintah, dirinya selaku salah satu masyarakat yang kerap kali menikmati, menggunakan hasil pembangunan (akses jalan, red) dari hasil pembayaran pajak para warga ini.

Jangan hanya beberapa ruas jalan rusak saja. Akan tetapi semestinya disetiap seluruh jalanan rusak yang merupakan milik Kabupaten Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati ini juga segera menjadi prioritas dalam perbaikan akses jalanan yang mengalami kerusakan baik parah ataupun ringan.

“Di daerah kita ini masih banyak jalan yang mengalami kerusakan, bahkan rata akses vitas semua. Diharapkan pemerintah juga dapat segera memperbaiki jalan jalan lintas yang rusak itu,” tuturnya.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Empat Lawang, Raka Warsi menyampaikan bahwa memang benar jalan atau gorong gorong yang amblas kemarin saat ini sedang diperbaiki dan tahap pengerjaan.

“Perbaikan bangunan ruas jalan akses penghubung Desa Karang Tandi dan Desa Batu Ampar ini memang sedang diperbaiki, kurang lebih sudah berlangsung sejak tiga pekan lalu,” pungkasnya. (14).

Empat Lawang

Dump Truck Bermuatan Sawit Timpah Rumah Warga

Published

on

Caption : Warga bersama polisi dan dishub saat mengevakuasi dum truk yang menimpa rumah warga

REL,Empat Lawang – Sebuah mobil dump truck bermuatan buah kelapa sawit mengalami laka menimpa rumah warga di desa Kembahang Lama, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Empat Lawang.

Informasi yang dihimpun, pristiwa naas itu terjadi, Senin (25/1/2021) sekitar pukul 23 : 45 WIB.

Truck berwarna hijau dengan nomor polisi BG 8397 S melaju dari arah Kecamatan Pendopo menuju Tebing Tinggi, di tempat kejadia perkara (TKP) dimana jalan merupakan turunan tiba-tiba, truck terprosok lalu terguling sehingga menimpa rumah warga dibawah jalan.

“Ya kejadiannya sekitar pukul 11 : 45 wib tadi malam. Diperkirakan mobil itu hilang kendali saat turunan, terjadilah laka lalu menimpa rumah warga desa Lampar lama,” ungkap Irwan Zuhadi salah seorang Pol PP Desa Lampar Lama.

Kepala Desa (Kades) Kembahang Lama Arianto membenarkan kejadian tersebut sehingga rumah miliknya hancur

“Ya kejadiannya tadi malam ,rumah warga saya hancur lulu lanta dan saat ini warga bersama polisi dan dishub mengevakuasi mobil dump truck untuk diangkat,”Ungkapnya saat dihubungi melalui via whatsapp.

Sementara itu Camat Talang padang, Sopian dikomfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Menurut Camat memang kejadian itu sebuah mobil mengangkut buah sawit telah mengalami laka dengan menimpa rumah warga Desa Lampar Lama milik Holil (70),

saat itu keluarga pemilik rumah berada didalam, ada sebanyak tujuh orang keluarga. Beruntung tidak ada korban jiwa namun pemilik rumah Holil dan Istri mengalami luka ringan saat ini sudah dalam perawatan di RSUD Empat Lawang.

“Dua orang supir mengalami luka, juga telah dirawat dipuskes dan RSUD. Untuk kondisi rumah hancur ditimpa mobil dump truck. Selanjutnya telah di proses dengan evakuasi pengangkatan mobil,” katanya.

Dilajutkannya, pristiwa ini sudah ditangangi oleh pihak kepolisian beserta Dishub.”Sudah ada polisi dari polsek talang padang, Polantas polres dan dishub,” ujarnya.

Sementara Kapolsek Talang Padang Iptu Haryono membenarkan pristiwa itu. ” anggota kita dari polsek dan Lantas polres masih dìlokasi melakukan olah TKP dan mengevakuasi mobil untuk diangkat keatas. Untuk korban tidak memakan korban jiwa hanya mengalami luka ringan berat. Untuk yang luka baik pemilik rumah dan sopir sudah dirawat di RSUD dan Puskemas, kondisi aman dan kondusif,” kata Hariyono.(Mg20)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Viral, Kasus Diduga Bullying Dilakukan Siswi SMP di Empat Lawang

Published

on

FOTO: ILUSTRASI

Viral, Kasus Diduga Bullying Dilakukan Siswi SMP di Empat Lawang

REL, Empat Lawang – Jagat maya Facebook dan WhatsApp dihebohkan dengan video salah satu siswi di SMP yang ada di Kecamatan Ulu Musi diduga menjadi korban bullying oleh teman satu sekolahnya. Video berdurasi 19 detik itu berisi salah seorang siswi yang dibully oleh temannya hingga jilbab korban lepas karena dijambak oleh pelaku bullying. Tak hanya itu di dalam video tersebut korban juga didorong ke semak-semak pinggir jalan hingga jatuh. Mirisnya, mereka masih menggunakan seragam sekolah.

Menyikapi kejadian dimaksud, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Empat Lawang, Rita Purwaningsih, melalui Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kerja (PGTK), Arbanu, menyesalkan kejadi tersebut.

“Kepseknya sudah ditelepon, dan membenarkan bahwa siswi yang ada dalam video itu siswi di sekolahnya. Wali beserta siswinya akan dipanggil, untuk dimintai klarifikasi,” ungkap Arbanu.

Menurut pengakuan dari Kepsek kata Arbanu, video itu bukanlah perkelahian antar siswi. Melainkan hanya bercanda sesama mereka.

“Itu jawaban dari Kepseknya, tapi kejadian sebenarnya kami belum tahu. Silahkan konfirmasi lagi ke Sekretaris Disdik atau Ibu Kadis, mungkin ada tindakan selanjutnya,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Empat Lawang, Sopyan Haris, saat dikonfirmasi via telepon mengatakan, akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan kepala bidang pembinaan SMP, sebelum mengambil tindakan selanjutnya.

“Itu kan ranahnya Bidang Pembinaan SMP, kita koordinasikan dulu,” ujarnya singkat.

Kabid SMP Disdikbud Kabupaten Empat Lawang, Jhon Heri mengatakan akan memanggil kepala sekolah yang bersangkutan.

“Senin kita panggil dulu Kepala Sekolah beserta Wakasek Bidang Kesiswaan. Saya sudah melihat Facebook dari keluarga korban, sepertinya ini benar. Kalau memang benar kita Diknas tegas akan memberi sanksi kepada terduga pelaku bully,” ucap Jhon Heri.

Ia menghimbau kepada seluruh sekolah dan seluruh orang tua untuk memantau dengan ketat anak-anak agar tidak menggunakan gadget untuk hal yang tidak perlu. Selayaknya gadget digunakan untuk belajar daring, bukan untuk yang lain.

“Himbauan agar sekolah, guru kita, maupun orang tua untuk ketat memantau penggunaan android oleh siswa terutama pada masa KBM Daring ( PJJ) ini,” himbaunya.

Namun pernyataan dari Disdikbud yang diperoleh dari pernyataan Kepala Sekolah yang mengatakan bahwa video itu hanya main-main atau candaan siswi saja, tidak sejalan dengan keterangan dari salah satu pihak keluarga korban.

Wartawan berhasil menelusuri dan menghubungi salah satu keluarga korban melalui telepon. Keluarga korban yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan dengan tegas bahwa video tersebut bukanlah hoax, video itu benar terjadi.

Bahkan menurut pengakuannya, korban sempat mengalami trauma psikis dan ada luka tubuh bagian dalam.

“Ya, korban sempat trauma kalau mau tidur dia ngigau ketakutan. Tolonglah bagi pemerintah terkait untuk usut tuntas kasus ini. Kasihan keluarga saya ini berasal dari keluarga yang tidak mampu,” ujar salah satu keluarga korban.

Menyikapi simpang siurnya informasi yang didapat, Hepy Safriani Joncik selaku Ketua TP PKK Kabupaten Empat Lawang sekaligus Ketua Duta Literasi Kabupaten Empat Lawang mengatakan akan mengusut tuntas kasus diduga bullying tersebut. Hepy bahkan mengirimkan utusannya dari PKK, dari Duta Literasi Kabupaten Empat Lawang, dan memerintahkan Disdikbud untuk menelusuri kejadian yang sebenarnya. Hepy juga memerintahkan Dinas DPMP3A bagian Perlindungan Anak agar mengirimkan Psikolog untuk menghilangkan trauma korban.

“Sepertinya berita simpang siur. Memang harus cek ricek,” tegas Hepy. (Ian)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Diduga Pemicu Kebakaran Akibat Korsleting Listrik

Published

on

Caption : Warga bergotong royong memasukan kopi yang sudah terbakar ke dalam karung

REL,Empat Lawang – Kebakaran menghanguskan satu rumah warga desa Muara Lintang Lama Kecamatan Pendopo Barat Kabupaten Empat Lawang,jumat ( 22 / 1) sekitar pukul 07.00 wib.

Kobaran api menghanguskan satu buah rumah atas nama Arman Baiti ( 60) dan satu rumah rusak berat atas nama Sairul.

Menurut Norman selaku pendamping Pemberdayaan desa (PDP) Kecamatan Pendopo Barat menuturkan kejadian sekitar pukul 18 : 10 Wib yang mana pemilik rumah sedang tidak berada ditempat.

“Saat kejadian pemilik rumah sedang ke sawah,alhamdulillah tidak ada korban jiwa,belum diketahui penyebab terjadinya kebakaran namun kerugian ditafsir mencapai ratusan juta dan saat ini korban diungsikan dirumah keluarganya,”Jelasnya

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD ) Empat Lawang Sahrial Podril melalui Sekretaris BPBD Rupi Faizal membenarkan telah terjadi kebakaran di Desa Muara Lintang Lama.

“Iya , kejadiannya sekitar pukul 08:00 Wib dan satu jam berhasil di padamkan oleh petugas menggunakan dua unit mobil pemadam yaitu damkar Pendopo dibantu Damkar Muara Pinang serta warga sekitar ,”kata Sekretaris BPBD Rupi Faizal

Dijelaskan Rupi, dugaan sementara Api berasal dari Korsleting listrik sehingga mengakibatkan rumah warga yang masih berbahan papan kayu itu terbakar hebat.

“Di wilayah sana memang mayoritas rumah masih berbahan kayu sehingga sangat rawan apabila terkena api,”jelasnya

Dirinya menghimbau kepada masyarakat khususnya rumah yang terbuat dari papan untuk selalu berhati – hati apabila hendak keluar rumah seperti ke kebun ataupun ke sawah .

“Jangan tinggalkan rumah sebelum dicek dan di pastikan tidak ada korsleting listrik seperti magicom yang selalu terhubung ke aliran listrik ataupun kompor ,”himbaunya

Masih di katakannya, dengan kejadian musibah itu pihaknya akan langsung berkoordinasi ke Dinas Sosial untuk segera memberikan bantuan bagi korban kebakaran.

“Bantuan akan segera kita salurkan bersama Dinsos, baik berupa Sembako , makanan cepat saji dan pakaian,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending