Connect with us

Empat Lawang

Pasar Kalangan Banyak Tidak Layak

Published

on

PASAR : Tampak kondisi pasar kalangan Talang Padang salah satu lokasi masyarakat berbelanja kebutuhan sehari-hari.

REL, Empat Lawang – Hampir seluruh pasar desa (pasar kalangan) di Kabupaten Empat Lawang, tidak layak dan memerlukan pembangunan. Namun demikian, untuk melakukan pembangunan pasar yamg biasa beroperasi seminggu sekali tersebut, diperlukan lahan yang cukup dan sah dibuktikan dengan sertifikat atau surat kepemilikan tanah, merupakan lahan milik negara.

“Jika lahannya bukan milik negara, maka kita tidak akan dapat mengusulkan pembangunan pasar kepada Kementeria Perdagangan di Jakarta,” ungkap Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Disperindagsar) Kabupaten Empat Lawang, Rudianto kepada wartawan, Selasa (2/10).

Dijelasakannya, lahan negara yang dimaksud, dapat berasal dari hibah masyarakat atau pemerintah sendiri yang mengadakannya atau membeli dari masyarakat. “Intinya, lahan yang bakal dibuat pasar, itu sudah jelas sudah dikuasai negar. Terserah asalnya dari mana, bisa dari hibah atau beli, yang jelas itu lahannya merupakan sah milik negara,” ujarnya.

Beberapa pasar kalangan sebut Rudi, saat ini masih dikuasai masyarakat secara individu. Masyarakat tersebut biasanya membuat lapak pedangang selanjutnya mengelolah sendiri pasar kalangan tersebut dan memungut sendiri retribusinya.

“Kalau lahanya dikuasai negara, otomatis negara yang bangun dan retribusinya negara yang pungut untuk dijadikan pendapatan asil daerah,” terangnya.

Untuk Pasar Pulo Emass Tebing Tinggi,l sendiri, saat ini kata dia, sudah dikelola UPTD Pasar Tebing Tinggi dan diketahui Disperindagsar. Saat ini para pedangang membayar retribusi pasar kepada petugas yamg ditunjuk, untuk disetorkan ke kas daerah.

“Pasar tersebut sudah dikelola, ada biaya retribusi Rp1000 perhari per lapak. Retribusi itu disetor ke kas daerah. Sedangkan untuk lapaknya dibuat oleh pedagang sendiri karena Pemkab belum menyiapkan lapak permanen,” ujar Rudi.

Retribusi tersebut, lanjut Rudi, sudah sesuai Perda Empat Lawang. Sementara lapak yang sudah dibuat pedagang tapi tidak ditempati karena alasan pedagang lokasinya di ujung dan sepi pembeli.

“Lapak pedagang memang ada yang ditandai dan sudah ada pemiliknya. Namun disewakan lagi oleh pemiliknya. Itula sebabnya banyak yang kosong. Kalau ditempati semua, Pasar Pulo Emass itu bakal ramai,” tuturnya.

Sementara pedagang yang berjualan di atas Jembatan Pulo Emass dan lorong-lorong Pasar Musi I sudah tidak diperbolehkan lagi berjualan disana. Namun masih ada saja yang pedagang yang membandel.

“Penertiban terus dilakukan oleh pihak Pol-PP, Polres. Kami mengimbau pedagang untuk tertib berjualan di Pulau Emass. Jika semua pedagang tertib, Pasar Pulo Emass akan tertata rapi,” tukasnya. (12)

Empat Lawang

Waka II : Minta Gugus Tugas Tingkatkan Kinerja

Published

on

Caption : Waka II DPRD Empat Lawang Windera Safri

 

REL,Empat Lawang – Terkait adanya salah satu warga Empat Lawang positif terjangkit virus corona membuat wakil rakyat satu ini angkat bicara.

Selaku wakil rakyat dirinya meminta kepada gugus tugas agar kiranya tetap semangat dan meningkatkan kinerjanya serta memberikan informasi kepada masyarakat tentang situasi sebenarnya.

“Diharapkan kedepannya jika terdapat data data baru yang berhubungan dengan perkembangan covid19 di Empat Lawang, Gugus Tugas agar dapat secepatnya memberikan keterangan kepada masyarakat,”Pinta Windera Safri Waka II DPRD Kabupaten Empat Lawang pada awak media .Selasa (26/5).

Agar masyarakat mengerti Lanjutnya,tentang situasi yang sebenarnya dan mendapatkan infomasi yang akurat dari sumber yang terpercaya bukan dari informasi yang tidak jelas yang membuat kegaduhan serta kecemasan.

“Berikan informasi yang sebenarnya kepada masyarakat sebelum masyarakat heboh dan cemas karena mendapat informasi desas desus di medsos yang belum pasti kejelasannya,”Ungkapnya.

Dan untuk Pasien Sambung Windera, semoga cepat sembuh dan sehat seperti biasanya,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Pecah Telur,Empat Lawang Satu Positif Corona

Published

on

Caption : Tim gugus tugas covid19 menjelaskan kasus terkompirmasi warga Empat Lawang terjangkit virus corona.

 

 

REL,Empat Lawang – Seorang Dokter yang bertugas di RSUD Empat Lawang terkomfirmasi positif terjangkit virus corona atau covid 19.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 RSUD Empat Lawang, dr Sukma Lini didampingi Direktur RSUD Empat Lawang dr Devi Adrianti, menjelaskan kasus terkonfirmasi positif tersebut setelah pihaknya menerima hasil pemeriksaan SWAB dari Palembang.

“Ya benar, kita ada kasus positif covid 19, seorang tenaga medis warga Tebing Tinggi ibukota Empat Lawang,” ujarnya saat presrilis, Senin (25/5/2020).

Ia mengatakan, dokter yang terkonfirmasi positif covid-19 itu, pernah kontak dengan seorang tenaga medis yang terkonfirmasi positif sebelumnya, berasal dari kota Lubuk Linggau.

“Sebelumnya yang bersangkutan sudah di isolasi di RSUD Empat Lawang menjalani karantina, juga sudah dilakukan pemeriksaan rapidtest sebanyak dua kali, terakhir dilakukan pemeriksaan melalui SWAB hasilnya dinyatakan positif covid 19,” bebernya.

Dengan adanya kasus ini sambungnya, tim Gugus Tugas telah melakukan tracking dan melaksanakan pemeriksaan awal rapidtest dan selasa besok akan dilakukan tes SWAB kepada orang yang pernah kontak erat dengan dokter tersebut terutama kedua orang tuanya.

“Saat ini, pasien sudah dirawat dengan melalui isolasi mandiri disuatu tempat tertentu, dengan pemantautan dari tim gugas covid 19 RSUD,” ungkapnya.

Masih dikatakannya, di isolasi mandiri itu telah sesuai dengan protap yang ada. Saat ini kondisi pasien itu baik, tanpa ada gejala apa-apa.

“Kondisinya baik, memang pasien ini tidak memiliki gejala terjangkit covid 19, dia itu OTG,” singkatnya.

Terpisah, tim gugas covid 19 Empat Lawang Kuswinarto, menghimbau kepada masyarakat jangan cemas dan panik dengan adanya kasus terkomfirmasi baru ini.

“Masyarakat diminta untuk mematuhi himbauan protokol kesehatan dari pemerintah, seperti memakai masker jika keluar rumah, pyscal distancing,” Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Jumat Berbagi,Satlantas Bagi Sembako

Published

on

Caption : Satlantas Berikan Paket Sembako Kepada Masyarakat yang Kurang Mampu.

 

REL,Empat Lawang – Satuan polisi lalulintas (Satlantas) polres Empat Lawang memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang kurang mampu dan terdampak wabah virus corona.

Pemberian paket sembako kepada masyarakat yang kurang mampu disejumlah wilayah di kecamatan Tebing Tinggi.

Kapolres Empat Lawang AKBP.Wahyu,S.IK melalui Kasatlantas Polres Empat Lawang IPTU.M.Yusuf Lubis mengatakan pembagian ini tidak lain rasa kepedulian polri terhadap masyarakat yang kurang mampu maupun terdampak covid19.

“ya kemarin (Jumat) kita berbagi kepada masyarakat yang tidak mampu,semoga dengan bantuan ini dapat meringankan beban mereka,”Ucap Lubis.Kemarin (24/5).

Masih dikatakan Lubis,menghimbau masyarakat agar selalu menjaga kebersihan diri serta lingkungan dan selalu menggunakan masker apabila hendak keluar rumah.

“Karena masker salah satu utama memutuskan penyebaran wabah covid19 ini,semoga wabah ini cepat berlalu,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending