Connect with us

Empat Lawang

Parah, Hanya Bahu Jalan yang Bisa Dilalui

Published

on

AMBLES : Kondisi badan jalan yang ambles yang hanya menyisahkan bahu jalan saja, Kamis (13/6/2019).

REL, Empat Lawang – Titik ambles Jalan Poros Tebing Tinggi – Pendopo (Jalan Noerdin Pandji) Kabupaten Empat Lawang, semakin parah. Bahkan saat ini, kondisi jalan sudah putus hanya menyisahkan bahu jalan saja dan jika tidak segera ditanggulangi bukan tidak mungkin jalan tersebut putus total.

Diketahui, amblesnya jalan itu terjadi sejak akhir 2018 lalu akibat hujan deras. Diduga karena kondisi tanah yang tidak stabil akibat guyuran air hujan dan di sisi jurang, membuat tanah di bawah badan jalan bergerak hingga membuat badan jalan ambles ke dalam jurang.

Sejak diketahui mulai ambles, badan jalan tersebut belum tersentuh perbaikan sama sekali oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang, sebagai pihak yang bertanggungjawab terhadap perbaikan dan perawatan badan jalan yang berstatus jalan kabupaten tersebut.

Pantauan wartawan REL di lokasi, Kamis (13/6/2019), kondisi badan yang berada di sekitar KM 12 Tebing Tinggi itu, badan jalan yang beraspal sudah putus. Kendaraan yang melintas hanya dapat melewati bagian bahu jalan selebar kurang lebih 2,5 meter saja dan itupun harus ekstra hati-hati jika tidak ingin jatuh ke dalam jurang.

Diperkirakan, truk besar sejenis Truk Fuso sudah tidak mungkin lagi melintas di sana. Sementara truk jenis PS 125 kemungkinan masih bisa, hanya saja sopirnya harus menahan nafas jika ingin melintas, karena dapat meningkatkan adrenalin.

Salah seorang pengendara yang kebetulan melintas di lokasi, Yudi mengatakan, jika sebelum Ramadan lalu saat dia kebetulan melintas di sana, badan jalan yang beraspal masih ada yang tersisa belum ambles. Namun saat ini dia mengaku terkejut, lantaran kondisi jalan sudah benar-benar putus dan hanya menyisahkan bahu jalan saja.

“Kalau ada hujan deras dan ini belum juga diperbaiki, saya rasa jalan ini benar-benar putus total, karena bahu jalan yang tersisa dapat juga ambles sewaktu-waktu,” terang Candra Adi.

Menurut dia, jalan ini merupakan akses penting penghubung Kecamatan Pendopo dengan Ibukota Empat Lawang, Tebing Tinggi. Karena itu penting bagi Pemkab Empat Lawang segera mengambil tindakan agar jalan ini tidak benar-benar putus total.

“Kalau ingin ke Pendopo, benar memang ada jalan lain yaitu Jalan Provinsi Tebing Tinggi – Talang Padang – Pendopo. Tapi jarak waktu tempuhnya jauh lebih cepat lewat jalan poros,” jelasnya.

Sementara Wahyuni, salah seorang warga juga sependapat agar Jalan Poros Tebing Tinggi – Pendopo segera mendapat perhatian Pemkab Empat Lawang. Selain jalan yang nyaris putus total akibat ambles, dia juga berharap Pemkab Empat Lawang juga memperhatikan spot-spot kerusakan badan jalan yang lain.

“Lobang-lobang jalan kesanya jadi ranjau bagi kendaraan. Banyak yang terjebak dengan lobang karena lobang-lobangnya cukup dalam. Belum lagi ada titik jalan yang patah dapat membuat motor atau mobil terbang jika tidak melamban, disamping itu tebas bayang juga membuat badan jalan menyempit,” paparnya. (12)

Empat Lawang

H. Joncik Muhammad dan Istri Tercinta Dinyatakan Sembuh

Published

on

Foto : RATI / REL CAPTION : Bupati H. Joncik Muhammad Dan Istri Tercinta

REL,Empat Lawang – Beberapa pekan yang lalu bupati kabupaten Empat Lawang dan istri dinyatakan terkompirmasi positif virus covid -19 (Virus Corona), kini Bupati Empat Lawang beserta istri dalam keadaan sehat.

Hal tersebut diungkapkan oleh sang istri tercinta orang nomor satu di bumi saling kruani sangi krawati Hj. Hepy Safriani Joncik ketika dihubungi awak media melalui via seluler.

“Alhamdulillah kondisi kesehatan kami berdua sekarang sudah sangat baik, setelah isolasi selama dua pekan,” Ungkapnya, Senin (23/11).

Lanjut Hepy, bapak bupati Empat Lawang sudah menjalani 4 kali swab, dengan hasil yang berbeda dan Alhamdulillah hasil swab terakhir sudah dinyatakan negatif dan sudah bisa pulang kerumah.

“Swab ke2 Negatif, swab ke3 positif lagi, subhanallah hasil swab ke 4 sudah negatif, dan sudah boleh pulang, namun bapak masih harus istirahat total untuk pemulihan kondisi, sebelum pulang kembali ke Kabupaten Empat Lawang,” Ujarnya.

Iapun menjelaskan, ketika virus corona menerjang tubuhnya. ia tidak merasakan atau memiliki gejala apapun, dikarenakan bapak bupati dinyatakan positif,lanjutnya ia berinisiatif untuk memeriksa dirinya dan dinyatakan positif covid-19 juga.

Kendati demikian, Belajar dari pengalamannya, dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk benar-benar serius waspada terhadap virus covid-19 dan tetap selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Kalau dibilang covid itu tidak ada, covid itu benar ada. Jadi bukan hoax, Jadi saya tetap berpesan untuk semua jangan menganggap ini enteng. Karena saya sudah ngerasain banget kemarin seperti apa. Mungkin karena kekuatan doa, berkat doa semua yang sayang dan cinta sama saya dan keluarga. Alhamdulillah dengan izin Allah saya dan bapak bupati masih bisa dikasih kesehatan” jelasnya. (Mg24).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Kesehatan Bupati Empat Lawang dan Istri Berangsur Membaik

Published

on

Ist/ REL Caption : Bupati Empat Lawang dan Istri tercinta

REL,Empat Lawang – Setelah sempat dinyatakan terkompirmasi positif virus covid -19 (Virus Corona),kini Bupati Empat Lawang beserta istri dalam keadaan membaik.

Hal tersebut diungkapkan oleh sang istri tercinta orang nomor satu di bumi saling kruani sangi krawati Hj,Hepy Safriani Joncik ketika dihubungi awak media melalui via seluler.

“Alhamdulillah kondisi kesehatan kami berdua sekarang sudah membaik,setelah isolasi selama dua pekan,”Ungkapnya.

Namun,lanjutnya masih menunggu hasil swab ke Empat yang mana kata Hepy bupati telah melakukan swab selama 3 kali dengan hasil yang berbeda

“Swab ke2 Negatif ,swab ketiga positif lagi nah,sekrang menunggu hasil swab ke 4, jika hasil swab ke4 dinyatakan negatif maka dinyatakan sembuh dan boleh pulang,”Ujarnya

Iapun menjelaskan, ketika virus corona menerjang tubuhnya. ia tidak merasakan atau memiliki gejala apapun, dikarenakan bapak bupati dinyatakan positif,lanjutnya berinisiatif untuk memeriksa dirinya dan dinyatakan positif covid-19 juga.

Kendati demikian,Belajar dari pengalamannya, dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk benar-benar serius waspada terhadap virus covid-19 dan tetap selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Kalau dibilang covid itu tidak ada, itu ada. Jadi bukan hoax. Jadi saya tetap berpesan untuk semua jangan menganggap ini enteng. Karena saya sudah ngerasain banget kemarin seperti apa. Mungkin karena kekuatan doa, berkat doa semua yang sayang dan cinta sama saya dan keluarga. Alhamdulillah dengan izin Allah saya dan bapak bupati masih bisa dikasih kesehatan” jelasnya. (Mg24).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Camat Tegaskan Larang OT dan Hiburan Lainnya

Published

on

Caption : Camat menyampaikan arahan kepada pemerintahan kecamatan Paiker

REL,Empat Lawang – Menindaklanjuti pertemuan camat se Empat Lawang dengan Wakil Bupati Empat Lawang, mensikapi adanya pelanggaran protokol kesehatan (Prokes),Jum’at (20/11).

Khususnya pelaksanaan pesta pernikahan di Talang Baru Air Mayan Pasemah Air Keruh (Paiker) pada tanggal 18 November 2020 dan rangka memaksimalkan Surat Edaran maupun instruksi Bupati Empat Lawang tentang prokes dibentuklah tim sosialisasi dan penerapan saksi terhadap pelanggaran protokol kesehatan.

Tim yang dimaksud dibentuk disetiap desa dengan melibatkan pegawai kecamatan menjadi penanggungjawab dan kepala desa sebagai ketuanya yang dibantu dengan babinkamtibmas, babinsa dan Pol-PP Desa.

Tugas difokuskan pada penyampaian informasi untuk tidak menggunakan organ tunggal dan hiburan lain pada acara resepsi, akad nikah dan acara sosial lainnya.

Kepala desa diminta untuk memaksimal perangkat desa, linmas dan Pol-PP Desa untuk mencegah adanya organ maupun pelanggaran terhadap prokes pada resepsi, akad nikah dan acara sosial lainnya .

Apabila terjadi pelanggaran tim segera bertindak dan melaporkan hasil kepada Kasat Pol-PP Kabupaten Empat Lawang, Camat Paiker dan Kapolsek Paiker.

Jika dikemudian hari tim ini dianggap gagal bertindak maka kepala desa menjadi taruhannya, akan dinonjobkan dan tidak menutup juga dengan camat akan diberhentikan.

Noperman Subhi camat Paiker menganggap tugas tersebut walaupun berat sangat mulia karena bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid 19 dan berharap masyarakat yang pada dasarnya sudah paham dan tinggal ada niatan untuk mentaatinya serta menjaga Paiker tetap di zone Hijau.

Pada kesempatan ini pula, dipimpin salah satu BPD Talang Padang berikrar untuk ikut aktif mengawal peraturan yang dibuat pemerintah dalam rangka mencegahan berkembangbiaknya Covid 19 di Paiker.

“Mewakili kepala desa se Paiker, Burhan kepala desa Pagar Jati siap melaksanakan perintah pemerintah kabupaten Empat Lawang yang disampaikan Wakil Bupati Empat Lawang Yulius Maulana,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending