Connect with us

Empat Lawang

Panglong Kayu Habis, Tujuh Desa Terdampak Banjir

Published

on

BANTUAN : Kepala BPBD Empat Lawang M Taufik menunjukan bantuan dari BPBD Provinsi untuk desa yang terdampak Banjir di Kecamatan Ulu Musi, Senin (29/4).

* Baturaja Baru dan Lama Terendam Banjir dan Longsor

 

REL, Empat Lawang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Empat Lawang telah melakukan pendataan terhadap korban terdampak banjir yang melanda di Kecamatan Ulu Musi dan putusnya jembatan ponton penghubung Ulu Musi-Paiker.

Kepala BPBD Empat Lawang M Taufik kepada wartawan mengatakan, BPBD telah mendata bahkan data tersebut akan dikirim ke Provinsi suapya mendapatkan bantun pasca bencana. Taufik sendiri mengakui dilokasi kejadian banjir tidak menyediakn tempat pengungsian atau tenda dikarenakan budaya di desa apabila ada yang terkena bencana biasanya tinggal ditempat keluarga.

“Evakuasi korban dan pendataan korban terdampak selama dua hari ini kita lakukan, pasca kejadian banjir di Ulu Musi bersyukur tidak korban jiwa, namun kerugian materil tentu saja lumayan besar, mulai dari jembatan Ponton sebagai akses penghubung dan rumah milik warga yang hanyut dan rusak,” ungkap Taufik, Senin (29/4).

Masih dikatakan Taufik, ada tujuh desa yang terkena dampak dari banijr diantaranya Desa Padang Tepong, Muara Betung, Pulau Kemang, Bandar Aji, Padu Raksa, Tapa Lama dan Tapa Baru. Diantara desa yang terdampak tersebut masing-masing ada rumah hanyut dan mengalami rusak ringan dan berat.

“Desa Padang Tepong Jembatan Ponton Hanyut dan Rumah satu hanyut,  Muara Betung, Tiga unit Rumah Hanyut, Pulau Kemang Panglong kayu habis sebanyak 30 Kubik Kayu dan Satu Unit Rumah Hancur, Bandar Aji Satu Unit Rumah berat dan tiga Rumah Rusak ringan, Padu Raksa Jemtan Gantung Multifungsi Rusak Ringan dan Satu Rumah rusak ringan, Tapa Lama dua rumah rusak berat dan dua rusak ringan dan terakhir Tapa Baru tiga Rumah Rusak Ringan,” jelas Taufik.

Lanjut Taufik, bukan hanya tujuh desa saja terdampak banjir melainkan ada desa di Kecamatan Tebing Tinggi terkena dampak banjir seperti Desa Baturaja Baru dan Lama bahkan ada akses jalan yang mengalami longsor.

“Bukan hanya di Kecamatan Ulu Musi saja di Tebing Tinggi juga terkena banjir meksipun memang dua desa tersebut sudah langganan namun akses jalan nyaris putus akibat longsor,” ujarnya.

Adapun tindak tanggap darurat BPBD Empat Lawang disampaikan Taufik, BPBD telah mengerahkan alat berat untuk pembersihan di jalan berlumpur, untuk akses jembatan ponton yang putus akan diadakan jembatan Belly di daerah Talang Bengkulu supaya masyarakat di Kecamatan Paiker bisa lancar transportasi.

“Satu unit perahu BPBD telah kita turunkan untuk stand by di lokasi untuk akses penyebrangan anak sekolah dan pemukiman warga disekitar jembatan Ponton,” imbuhnya. (12),

 

 

Berikut data korban Terdampak Banjir di Kecamatan Ulu Musi

  1. Desa Padang tepong

Jembatan Pontong hanyut

Rumah satu Hanyut

 

  1. Desa Muara Betung

3 Rumah hanyut

 

  1. Pulau Kemang

Panglong kayu habis lebih kurang 30 kubik

1 Rumah hancur

 

  1. Bandar Aji

1Rusak Berat

3 Rusak Ringan

 

  1. Padu Raksa

Jembatan Gantung Multifungsi Rusak ringan

1 Rusak Ringan

 

  1. Tapa Lama

2 Rumah Rusak Berat

2 Rusak Ringan

 

  1. Tapa Baru

3 rumah rusak ringan

 

Tambahan

Baturaja Baru dan Lama
Terendam Banjir
Jalan Kabupaten Longsor

Sumber : BPBD Empat Lawang

Empat Lawang

Kabur Ketika Tim Gabungan Gerebek Gelanggang Sabung Ayam

Published

on

Foto : Polres For REL Caption : Arena gelanggang sabung ayam di Desa Muara Semah dirobohkan dan di bakar.

REL,Empat Lawang – Tim gabungan Tni -Polri serta polisi pamong praja Kabupaten Empat Lawang menggerebek arena gelanggang sabung ayam di Desa Muara Semah Kecamatan Muara Pinang.Selasa (24/11).

Hal tersebut dikarenakan dari informasi masyarakat,bahwa lokasi tersebut sering dijadikan tempat perjudian sabung ayam yang selama ini telah meresahkan masyarakat.

Kapolres Empat Lawang AKBP.Wahyu,S.IK melalui kasatreskrim polres Empat Lawang AKP.Mursal Mahdi,S.H,.M.H mengatakan Diduga pemilik gelanggang sabung ayam sudah mengetahui bahwa hari ini akan ada penggerebekan oleh tim gabungan.

“Diduga kedatangan tim gabungan sudah diketahui oleh pemilik gelanggang sabung ayam, sehingga arena gelanggang sabung ayam sudah kosong tidak Ada orang,”Kata AKP.Mursal Mahdi.

Namun lanjutnya ,setelah didapati dilokasi sudah tidak ada lagi pelaku sabung ayam, tim gabungan langsung membongkar dan membakar arena tempat sabung ayam

“Tim langsung merobohkan dan membakar tempat perjudian di Arena gelanggang sabung ayam yang bertempat di Desa Muara Semah Kecamatan Muara pinang tersebut,”Jelasnya(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Saat Hendak Memikat Burung,Dua Remaja Tewas Mengenaskan

Published

on

Caption : Korban ditemukan tergeletak di rel kereta api desa Sawah Kecamatan Saling

REL,Empat Lawang – Warga Desa Sawah Kecamatan Saling Kabupaten Empat Lawang digegerkan penemuan dua sosok mayat laki laki remaja tewas tergeletak di jalan rel kereta api dengan kondisi yang mengenaskan.

Dari informasi yang didapat identitas korban yakni Nopri (16) Bin Hatta Warga Desa Suka Kaya Kecamatan Saling dan Pebriansyah (14) warga Desa Tanjung Gelang Kecamatan Kota Padang Kabupaten Rejang Lebong .

Adapun kronologis kejadian yang dijelaskan oleh Dodi (20) kakak korban (Nopri) berawal pada hari Senin tanggal 23 November sekitar pukul 10 : 00 wib adiknya berpamitan keluar rumah untuk memikat burung bersama temannya.

Hingga sampai larut malam,adik korban juga tidak kunjung pulang kerumah,lalu kakak korban berusaha mencari keberadaan korban dan alhasil korban juga tidak ditemukan.

Namun ke esokan harinya sekitar pukul 07 : 00 wib kakak korban mendapatkan kabar bahwa adiknya ditemukan tewas ditabrak kerta api (Kereta tanki) dengan kondisi yang sangat mengenaskan.

Dan kedua korban dibawa ke RSUD Empat Lawang untuk dilakukan VER.

Kepala Desa (Kades ) Suka kaya Hernaen dikompirmasi wartawan membenarkan kejadian tersebut

“Ya benar itu warga saya,pagi tadi saya mendapatkan informasi bahwa warga saya meninggal di tabrak kereta api,”Tukasnya.(Mg20)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

H. Joncik Muhammad dan Istri Tercinta Dinyatakan Sembuh

Published

on

Foto : RATI / REL CAPTION : Bupati H. Joncik Muhammad Dan Istri Tercinta

REL,Empat Lawang – Beberapa pekan yang lalu bupati kabupaten Empat Lawang dan istri dinyatakan terkompirmasi positif virus covid -19 (Virus Corona), kini Bupati Empat Lawang beserta istri dalam keadaan sehat.

Hal tersebut diungkapkan oleh sang istri tercinta orang nomor satu di bumi saling kruani sangi krawati Hj. Hepy Safriani Joncik ketika dihubungi awak media melalui via seluler.

“Alhamdulillah kondisi kesehatan kami berdua sekarang sudah sangat baik, setelah isolasi selama dua pekan,” Ungkapnya, Senin (23/11).

Lanjut Hepy, bapak bupati Empat Lawang sudah menjalani 4 kali swab, dengan hasil yang berbeda dan Alhamdulillah hasil swab terakhir sudah dinyatakan negatif dan sudah bisa pulang kerumah.

“Swab ke2 Negatif, swab ke3 positif lagi, subhanallah hasil swab ke 4 sudah negatif, dan sudah boleh pulang, namun bapak masih harus istirahat total untuk pemulihan kondisi, sebelum pulang kembali ke Kabupaten Empat Lawang,” Ujarnya.

Iapun menjelaskan, ketika virus corona menerjang tubuhnya. ia tidak merasakan atau memiliki gejala apapun, dikarenakan bapak bupati dinyatakan positif,lanjutnya ia berinisiatif untuk memeriksa dirinya dan dinyatakan positif covid-19 juga.

Kendati demikian, Belajar dari pengalamannya, dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk benar-benar serius waspada terhadap virus covid-19 dan tetap selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Kalau dibilang covid itu tidak ada, covid itu benar ada. Jadi bukan hoax, Jadi saya tetap berpesan untuk semua jangan menganggap ini enteng. Karena saya sudah ngerasain banget kemarin seperti apa. Mungkin karena kekuatan doa, berkat doa semua yang sayang dan cinta sama saya dan keluarga. Alhamdulillah dengan izin Allah saya dan bapak bupati masih bisa dikasih kesehatan” jelasnya. (Mg24).

Baca Selengkapnya

Trending