Connect with us

Empat Lawang

Ops Patuh Musi, 254 Surat Tilang Dikeluarkan

Published

on

Iptu M Yusuf Lubis

REL, Empat Lawang – Satuan LaluLintas (Satlantas) Polres Empat dalam giat Ops Patuh Musi Tahun 2019 yang di mulai pada 29 Agustus hingga 11 September 2019 telah Mengeluarkan  Surat Tilang sebanyak 254.

Pihak Satlantas Polres Empat Lawang saat giat Ops Patuh Musi 2019 tidak hanya melakukan penindakan,namun juga lebih mengutamakan teguran kepada pengendara.

Dari jumlah tersebut yang paling banyak melanggar yang didominasi pengendara Roda Dua (R2) Sebanyak 163 Surat tilang dan Pengendara Roda Empat (R4) Sebanyak 91 Surat tilang sedangkan Untuk teguran sebanyak 346 pengendara.

Kapolres Empat Lawang AKBP Eko Yudi Karyanto melalui Kepala Satuan Lalulintas Polres Empat Lawang IPTU. M.Yusuf Lubis mengatakan, palanggar Yang paling banyak / didominasi pengendara Roda Dua (R2) dibandingkan pengendara roda empat (R4).

“Selama Ops Patuh Musi 2019 dilaksanakan, tindakan berupa tilang sebanyak 254 pengendara, sedangakan pengendara yang diberikan teguran 346 pengendara,” Kata Kepala Satlantas IPTU. M.Yusu Lubis, Rabu (11/09/19).

Ditambhakan Yusuf,Tindakan tegas yang dilakukan kepada  pengendara yang terbukti melakukan pelanggaran lalu lintas,agar dapat meningkatkan kepatuhan dan ketertiban dalam berkendara sehingga dapat diminimalkan kasus kecelakaan. (Mg20).

Empat Lawang

Muzaiana Hanyut Hendak Ambil Rebung

Published

on

Caption : Puluhan Warga Desa Suka Dana Saat mencari korban yang hanyut di Sungai Lintang.

 

*Sampai saat ini korban belum ditemukan

REL,Empat Lawang – Nasib naas yang dialami Muzaiana (35) Bin Bidin warga Desa Suka Dana Kecamatan Muara Pinang yang terjatuh disungai lintang hendak mengambil rebung.

Pantauan wartawan Rakyatempatlawang lapangan kronologi kejadian sekitar pukul 15 : 00 Wib.Minggu (23/2/20).

Nampak dilokasi puluhan warga bersama pihak polisi dan tni mencari korban hingga sampai malam hari.

Caption : Warga saat mencari korban di siang hari disungai lintang.

 

Diceritakan oleh Riduan salah satu keluarga korban,mengatakan Korban bersama anak nya Cindy (9) mengambil rebung,ketika korban mencabut rebung,korban terpelesat hingga jatuh ke sungai lintang dan hanyut terseret deras arus sungai lintang.

“Pas korban hanyut Anaknya sempat melihat dan ibunya melambaikan tangan menyuruh anaknya pulang meminta bantuan ke warga dan setiba nya warga di lokasi korban sudah tidak ada dan sampai saat ini pukul 23 : 00 Wib korban belum juga di temukan,”Kata Riduan.Minggu (23/2/20).

Namun,dirin nya berharap kepada pemerintah untuk memberikan bantuan ,mencari korban yang saat belum juga di temukan

Sementara Camat Muara Pinang Sapardina Joli saat dikompirmasi wartawan mengatakan membenarkan bahwa salah satu warga nya hanyut terseret arus deras sungai lintang dan pihaknya telah menghubungi BPBD empat Lawang untuk mencari korban yang hanyut.

“yan benar warga Desa Suka Dana Kecamatan Muara Pinang hanyut disungai lintang dan kita sudah hubungi BPBD Empat Lawang untuk meminta bantuan mencari korban yang hanyut dan Tim BPBD saat ini sedang meluncur ke lokasi,”Ujarnya.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Empat Lawang Kuswinarto memgatakan,sudah berkoordinasi dengan tim sar Sumsel satuan tugas pagar Alam dan mereka akan turun untuk mencari korban.

“Kendalanya jarak tim sar ke lokasi lumayan jauh jadi mereka sesuai SOP nya pencarian dilakukan disiang hari pada pukul 6 pagi dan malam ini tim sar sedang meluncur ke sekretariat BPBD dan akan di teruskan kelokasi korban hanyut,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Wakapolres : Jangan Gunakan Kenalpot Racing

Published

on

Caption : Tampak Suasana Razia KRYD yang di Pimpin Wakapolres Empat Lawang

 

REL,Empat Lawang – Menertibkan masyarakat untuk mentaati peraturan lalulintas dan kelangkapan berkendara bukan semudah membalikan telapak tangan.

Memang ada sebagian juga yang patuh akan aturan lalulintas dan berkendara dan ada juga sebagian enggan mentaati peraturan tersebut

Melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan yang sering disebut KRYD.Mapolres Empat Lawang mengerahkan puluhan personil gabungan untuk melaksanakan giat razia rutin setiap malam minggu dan malam libur di simpang tiga tugu duren Empat Lawang,Sabtu malam (22/2/20).

Kapolres Empat Lawang AKBP Eko Yudi Karyanto SIK, melalui Wakapolres Empat Lawang Kompol Dwi Utomo mengatakan,untuk mengantisipasi tindak kriminalitas dijalanan dan angka Laka lantas serta merazia kelengakapan berkendara pihak nya rutin melaksanakan giat KRYD di malam minggu dan hari libur

“Kita rutin razia setiap malam minggu dan malam ini kita mendapati tujuh unit R2 dan satu unit R4 jenis pick up warna hitam, Semuanya kita tilang,”Ungkap Kompol Dwi Utomo.Sabtu (22/2/20).

Dan lanjut Dwi,menegaskan bagi kendaraan R2 maupun R4 untuk tidak menggunakan kenalpor racing apabila terjaring razia maka pihak nya tak segan segan mencopot kenalpot tersebut.

“Saya tegaskan bagi pengendara jangan menggunakan kenalpot besar (Racing,Red),kalau nanti terjaring razia saya tidak segan segan melepas kenalpot nya,”Tegasnya.

Namun selaku Wakapolres Empat Lawang dirinya tetap menghimbau masyarakat agar melengkapi surat menyurat dan kelengkapan berkendara demi kenyamanan serta keamanan saat berkendara.

“Lengkapi Surat surat kendaraan,seperti STNK,SIM dan gunakan Helm saat berkendara yang berstandart Nasional Indonesia (SNI),demi keselamatan anda sendiri,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Giat Patroli,Dua Laki Laki Bawah Sajam

Published

on

Caption : Kedua Laki laki saat diaman kan personil Sat Sabhara Polres Empat Lawang ya g mendapati membawa Sajam.

 

REL,Empat Lawang – Untuk menjaga Keamanan di wilayah hukum polres Empat Lawang,personil Sat Sabhara Polres Empat Lawang melaksanakan giat patroli rutin jarak jauh.

Dalam patroli rutin jarak jauh,setiba di Jalan Lintas Desa Lingge KecamatanPendopo Barat Kabupaten Empat Lawang,personil Sat Sabhara melihat dua laki laki yang sedang duduk di Pinggir Jalan Lintas Desa Lingge

Kapolres Empat Lawang AKBP.Eko Yudi Karyanto Melalui Kepala Satuan Sabhara
(kasat Sabhara) IPTU Hermanto mengatakan kedua laki laki tersebut pada saat dilakukan penggeledahan membuang 2 (dua) bilah Senjata Tajam jenis Pisau di pinggir jalan Lintas Desa Lingge.

“Kedua laki laki tersebut Yakni atas nama Hendra (20) Bin Iskandar dan Kosasi (35) Bin Jon keduanya warga Desa Lingge Kecamatan Pendopo Barat,”Kata Hermanto.Jum’at (21/2/20).

Selanjutnya Lanjut Hermanto, kedua laki laki tersebut berserta Barang Bukti 2 (dua) buah senjata tajam jenis pisau langsung dibawa dan diamankan ke Mapolres Empat Lawang.

“Guna penyidika dan penyelidika lebih lanjut kedua laki laki tersebut dibawah ke Mapolres Empat Lawang dan Kedua laki laki tersebut dikenakan undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending