Connect with us

Empat Lawang

OPD Harus Melaksanakan Penyetaraan Gender

Published

on

SAMPAIKAN : Asisten I Pemkab Empat Lawang Rachmad Riyandi membuka sekaligus menyampaikan sambutannya dalam sosialisasi dan pelatihan Advokasi Pengarusutamaan Gender (PUG) melalui Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) di Aula Hotel Kito, Selasa (10/7).

REL, Empat Lawang – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMDP3A) Kabupaten Empat Lawang, menggelar sosialisasi dan pelatihan Advokasi Pengarusutamaan Gender (PUG) melalui Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) dalam rangka peningkatan kapasitas focal point Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Empat Lawang, tahun 2018.

Kegiatan yang menghadirkan nara sumber dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Patah Palembang, berlangsung di Hotel Kito Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Selasa (10/7).

Kegiatan yang diikuti sejumlah utusan dari seluruh OPD dalam lingkungan kerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang ini, dibuka Assisten 1 Pemkab Empat Lawang, Rachmad Riyandi.

Dalam amanatnya saat membuka kegiatan tersebut, Assisten 1 Pemkab Empat Lawang, Rachmad Riyandi mengatakan, dengan adanya penyetaraan gender, peran para wanita dalam ikut menyukseskan pembangunan dapat terpakai. Namun demikian, dia mengingatkan agar penyetaraan gender tidak difahami keliru hingga seorang wanita lupa akan kewajibannya selaku ibu rumah tangga yang juga memiliki kewajiban terhadap keluarganya.

Lebih lanjut Riyandi mengatakan, program pengarusutamaan gender melalui PPRG dan setiap OPD jelas dia, merupakan focal point. Karena itu, setiap OPD harus melaksanakan penyetaraan gender dalam setiap aplikasi di setiap OPD.

Dia mencontohkan, pada penganggaran suatu bangunan yang dilaksanakan di Dinas Pekerjaan Umum, itu harus menampung kepentingan para wanita dengan menyediakan tempat atau ruang menyusui. “Meskipun bekerja, para wanita dapat tetap menjalakan tugasnya sebagai ibu pada anaknya,” ujar dia.

Kemudian lanjut Riyandi, pada contoh lainnya, dalam pengajuan bakal calon (Balon) anggota legislatif, suatu partai politik wajib menyertakan keterwakilan perempuan dalam mengajukan Balon-nya.

“Jika itu tidak dapat dipenuhi, pihak KPU akan mengembalikan berkas Balon ke parpol itu. Jadi wajib bagi parpol untuk meyertakan keterwakilan perempuan dalam calon anggota legislatifnya,” urainya.

Dari contoh tersebut, kata Riyandi, peran focal point di setiap OPD untuk membantu mengaplikasikan setiap perencanaan dan penganggaran yang responsif terhadap penyetaraan gender, sangat penting dilakukan. “Dengan adanya sosialisasi ini, masing-masing focal point di setiap OPD, dalam menyusun dan melaksanakan anggaran memberikan ruang yang baik dalam penyetaraan gender,” imbuhnya.

Pria yang pernah menjabat sebagai Camat Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang tersebut juga berpesan, sosialisasi PUG pada dasarnya merupakan kegiatan rutin setiap tahun. Dia berharap, pada pelaksanan kedepan terus ditingkatkan materi-materi yang disajikan kepada para peserta. Para peserta juga sebut dia, harus memahami dengan mengaplikasikan pemahaman yang didapat ini, tercermin pada penyusunan anggaran di setiap OPD yang ada.

“Jika kegiatan hari ini merupakan tingkat pertama, pada pelaksanaan kedepan bisa tingkat selanjutnya dan seterusnya. Sehingga pemahaman yang didapat para peserta dapat terus meningkat,” harapnya. (12)

Empat Lawang

Suguhkan Pemandangan Yang Asri

Published

on

Caption : tampak pengunjung Destinasi wisata sungai Muare sudah mulai dikunjungi warga.

REL,Empat Lawang – Destinasi wisata Muare yang bertempat di Desa Rantau Tenang Kecamatan Tebing Tinggi kini sudah mulai ramai dikunjungi warga,

Diketahui,destinasi wisata muare sempat pakum beberapa waktu belakangan ini apa lagi ditambah dengan penyebaran wabah covid-19,tapi semenjak diberlakukannya kebiasaan baru (New Normal) kini sudah ramai dikunjungi warga.

Karena,selain pemandangan yang masih asri dengan aliran sungai yang jerni ditambah dengan hembusan angin spoy spoy menambah kenyamanan para pengunjung itu sendiri.

Seperti yang dikatakan Sefti (30) salah satu pengunjung destinasi wisata muare yang sedang mengajak anak nya berwisata sekaligus merayakan Hut anaknya.

“Disini tempatnya nyaman udaranya sejuk dan ramai dikunjungi warga apalagi di sore hari,karena disini pemandangannya masih natural belum terkontaminasi polusi,”Ungkapnya.Rabu (8/7).

Masih dikatakannya,berharap kedepannya destinasi wisata seperti ini bisa di kembangkan serta di fasilitasi oleh pemerintah mengingat masyarakat Empat Lawang masih haus akan tempat hiburan (tempat wisata).

Kepala Dinas Pariwisata Mgs.Ahmad Nawawi mengatakan sudah mulainya ramai destinasi wisata sejak diberlakukannya kebiasaan hidup baru (New Normal).

“Berdasarkan laporan yang masuk ke kami sejak di berlakukannya Kebiasaan Baru ( new normal life) di kabupaten Empat Lawang, beberapa destinasi wisata sudah mulai ramai di kunjungi oleh wisatawan,baik lokal maupun wisatawan domestik,”Jelasnya

Termasuk juga wisata alam sungai air muare lanjutnya, tapi kami berpesan walaupun kita sudah new normal, protokol kesehatan harus tetap di laksanakan.

“Dengan mulai ramainya destinasi lanjutnya, artinya ekonomi warga juga sudah mulai bergulir kembali dan kedepan kami akan mendata lagi dan kami akan berusaha untuk membantu pengusulan fasilitas dari pemerintah bagi pengembangan destinasi wisata,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

PAUD, Paling Cepat Masuk Sekolah di Bulan November 2020

Published

on

FOTO: ANITA/REL Mugiyono (Kabid PAUD Disdikbud Kabupaten Empat Lawang)

REL, Empat Lawang – TK/PAUD se Kabupaten Empat Lawang akan masuk sekolah pada bulan November 2020. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Empat Lawang, Rita Purwaningsih melalui Kabid PAUD, Mugiyono mengatakan dirinya meralat pernyataan tentang PAUD yang masuk sekolah di bulan Juli ini.

“Awalnya memang saya bilang PAUD masuk di bulan Juli ini. Itu berdasarkan dari edaran Disdikbud. Tapi ternyata ada perubahan yakni PAUD se Kabupaten Empat Lawang akan masuk sekolah di bulan November 2020,” kata Mugiyono saat diwawancarai di ruang kerjanya.

Mugiyono menambahkan, PAUD akan masuk sekolah dua bulan setelah SD. Sementara SD akan masuk sekolah setelah SMP dan SMA.

“Ada jarak dua bulan setelah SD masuk sekolah,” ucapnya.

Hal tersebut mengacu kepada keputusan Mendikbud, Nadiem Makarim yang membagi tahap masuk sekolah di zona hijau dengan tiga tahap sekolah dibuka: pertama, yang bisa mengikuti pembelajaran tatap muka ialah siswa jenjang SMA, SMK, MA, MAK, SMTK, SMAK,
Paket C, SMP, MTs, paket B.

Kedua, pada tahap kedua ini akan dilaksanakan dua bulan setelah tahap I yakni bagi jenjang SD, MI,
Paket A dan SLB.

Sedangkan di tahap ketiga dilaksanakan dua bulan setelah tahap II yakni bagi jenjang PAUD formal (TK, RA, TKLB) dan non formal. (Mg15)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Berikan Bantuan Sembako,Ringankan Beban Wartawan

Published

on

Foto : PADRI / REL Caption : Bupati secara simbolis Berikan Bantuan sembako Kepada awak media yang bertugas di Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Setelah dilakukannya rapidtes ke sejumlah awak media yang bertugas di Kabupaten Empat Lawang,

Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang juga memberikan bantuan kepada para awak media berupa sembako.

Bantuan sembako tersebut yakni 10 Kg beras, 2 Kg Gula, 1 Kg Gandum, Minyak Sayur 2 Liter, Mie 1 Dus serta Susu 2 Kaleng.

Bantuan itu pun langsung diberikan oleh orang nomor satu di bumi saling kruani sangi krawati,di aula Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Empat Lawang, Selasa (7/7/2020).

“Dimasa Pandemi ini kita semua terdampak, termasuk wartawan, mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan beban para wartawan, ditengah wabah covid-19 ini,” kata H Joncik Muhammad bupati Empat Lawang.

Sementara Ketua IWO Empat Lawang Arwin ZA, mengaku sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Empat Lawang, khususnya Bupati Empat Lawang yang sudah perhatian dan memberikan bantuan kepada Insan Pers di Kabupaten Empat Lawang.

” Dampak dari pandemi Covid-19 ini juga dirasakan oleh rekan-rekan wartawan di Empat Lawang, apalagi saat bertugas dilapangan, wartawan ini sangat rentan akan penyebarannya,” ungkapnya.

Ketua PWI Empat Lawang Rody Hartono, juga mengucapkan terima kasih atas kepedulian Pemerintah Kabupaten Empat Lawang, terhadap para wartawan di Kabupaten Empat Lawang.

“Saya selaku wartawan tentunya mendukung program Pemkab, untuk mewujudkan Empat Lawang yang sehat dan terhindar dari wabah Covid-19ini,” ujarnya (Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending