Connect with us

Empat Lawang

Oknum Warga Tidak Mendukung Program MADANI

Published

on

MENUMPUK : Tampak sampah menumpuk di jalan badan jalan lintas Suamtera, tepatnya dikawasan Talang Gunung, Kelurahan Jaya Loka dijadikan tempat pembuangan ranting pohon vinus, Rabu (2/1).

* Sampah Dibuang Menumpuk di jalinsum

 

 

REL, Empat Lawang – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Empat Lawang Munfajir Ghozali geram adanya laporan pembuangan sampah tepatnya di kawasan Talang Gunung, Kelurahan Jayaloka, Kecamatan Tebing Tinggi.

Pasalnya, sampah tersebut menumpuk sampai memakan badan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) dan menggangu aktifitas Jalinsum.

“Warga sengaja membuang sampah bekas sembarang, oknum warga tersebut tidak mendukung Program Bupati Empat Lawang MADANI sehingga perlu keterlibatan lurah, Camat dan warga yang peduli lingkungan secara berjenjang, sebab apabila dibebankan kepada DLH jelas tidak ketanganan,” jelasnya.

Bahkan, Camat Tebing Tinggi menuai tanggapan keras melihat tumpukan dahan, ranting dan dedaunan pohon pinus yang dibuang ke pinggir jalan raya usai pohon pinus itu di pangkas.

“Sepertinya sengaja di buang ketempat ini, apa tidak tahu kalau ini bisa membuat pengendara kecelakaan. Khususnya bagi roda dua yang melintas,” imbuhnya.

Dikatakan Suan Amri, sampah dahan pinus dibuang dan dibiarkan saja berserakan  di bahu jalan itu, bukanlah masyarakat setempat. Akan tetapi di buang oleh salah satu instansi pemerintah setelah memangkas tanaman pinus di area perkantorannya.

“Saya tahu ini dari mana, kalau warga sekitar tidak mungkin, ini sampahnya bukan dari limbah rumah tangga tetapi dahan juga ranting daun pohon pinus. Padahal disini bukan tempat pembuangan sampah. Bahkan seolah olah yang penting sudah dibuang saja dan tidak mengotori halaman perkantoran mereka,” katanya.

Padahal, sambung Suan Amri, memberi contoh yang buruk seperti itu tidaklah baik, masyarakat bisa juga menilai suatu kinerja maupun prilaku instansi atau lembaga yang acuh tak acuh terhadapa kebersihan lingkungan.

” Bukannya masyarakat tidak memperhatikan tingkah petugas atau orang membuang sampah oleh dahan dahan pohon pinus yang telah di pangkas kebahu jalan ini,” ucapnya.

Disampaikan Suan Amri lebih jauh, bahwa sebelumnya pihak Kecamatan sudah memberikan surat ke Dinas Lingkungan Hidup agar kawasan tersebut diperhatikan supaya bisa bersih dari segala limbah sampah. Dan yang terpenting juga dapat memberikan teguran kepada kantor instansi instansi yang bandel menjaga kebersihan lingkungan.

“Kalau tindakan dari pihak Kecamatan (Tebing Tinggi, red) sudah pernah melayangkan surat. Tampaknya kurang di indahkan saja, kalau seperti ini terus sangat di sayangkan sekali,” cetus pak Camat.

Sementara itu Pardan (34) warga Empat Lawang menanggapi sampah yang berserakan dan terkesan dibiarkan saja, sengaja dibuang ke bahu jalan, bahkan sampai meluber sebagian jalan lintas sangatlah tidak terpuji, apalagi itu dilakukan suatu instansi atau lembaga.

“Dulu di sekitaran sini banyak sampah plastik dan kulit jengkol. Eh, yang itu mulai bersih, malah dahan dahan pohon pinus yang telah ditebang dibuang kesini, miris pak,” tandasnya. (12).

Empat Lawang

Bupati Kukuhkan 27 Anggota Paskibraka

Published

on

By

KUKUHKAN : Pelaksanaan upacara pengukuhan anggota Paskibra Kabuapaten Empat Lawang, di rumah dinas Bupati Empat Lawang, Kamis (15/8/2019).

REL, Empat Lawang – Sebanyak 27 anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang akan bertugas mengibarkan bendera merah putih pada upacara peringatan detik-detik Proklamasi di halaman Pemkab Empat Lawang, Sabtu (17/8/2019) mendatang, dikukuhkan Bupati Empat Lawang, di Pendopoan Rumah Dinas (Rumdin) Bupati Empat Lawang, Kamis (15/8/2019) malam.

Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad saat menyampaikan amanatnya mengatakan, anggota Paskibra merupakan putra-putri terpilih yang akan menjalankan tugas mulia mengibarkan sang merah putih pada upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, Sabtu mendatang.

“Pertanggungjawabkan itu, karena tidak semua orang yang bisa terpilih menjalankan tugas mulia ini,” kata Joncik.

Diapun mengingatkan, agar para anggota Paskibra yang sudah terpilih tersebut, mempersiapkan diri dengan baik, demi kesuksesan pelakasanaan upacara HUT Republik Indonesia nantinya.

“Jaga diri, jaga pola makan dan persiapkan diri kalian, agar pada saat mejalankan tugas mengibarkan merah putih berlangsung tanpa hambatan,” ucapnya.

Pada kesempatan itu juga, selaku Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, baik TNI maupun Polri yang telah melatih putra-putri terbaik ini, menjadi anggota Paskibaraka Kabupaten Empat Lawang.

“Mudah-mudahan, apa yang dilakuakan ini bernilai ibadah di hadapan Tuhan yang maha esa,” tandasnya. (mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

31 Agustus Jamaah Haji Tiba di Empat Lawang

Published

on

By

H Muhammad Makki

REL, Empat Lawang – Saat ini 92 Jamaah Haji Empat Lawang sudah melaksanakan Nafar awal di Min’nah. Dan saat ini sudah berada di Mekkah.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Kakankemenag Empat Lawang H Muhammad Makki melalui Kasi Haji dan Umrah KGS Mahmuddin kepada wartawan Kamis (15/8).

“Jamah kita kemarin sudah melaksanakan Nafar Awal di mina sekarang sudah berada di Makkah untuk melakukan Tawaf Ifadah, Sai dan tahalul serta Tawaf Wada. Dan Alhamdulillah semua jamah kita dalam keadaan sehat,” ungkap Mahmuddin.

Menurut jadwal lanjut Mahmuddin, tanggal 30 Agustus 2019 sekitar jam 21.45 sudah berada di embar kasih Palembang.

“Insyaallah tanggal 30 Agustus 2019 jam 21.45 WIB mereka tiba di Bandara Sultan Mahmud Badarudin 2 Palembang diterbangkan dari Madinah,” ujarnya.

Dan jika tidak ada halangan sambung Mahmuddin, jamah Haji Empat Lawang, akan diberangkatkan dari Palembang malam itu juga, sekitar jam 23.30 WIB.

“Insyaallah jam 23.30 mereka berangkat dari Palembang ke Empat Lawang. Jika tidak ada halangan jam 7.30 mereka tiba di Empat Lawang,” pungkasnya (mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Tujuh PNS Diberhentikan Tidak Hormat

Published

on

By

REL, Empat Lawang – Sebanyak tujuh orang PNS di Kabupaten Empat Lawang diberikan saksi Pemberhentian dengan Tidak Hormat (PTDH) karena terlibat kasus korupsi yang putusannya sudah mempunyai hukum tetap atau Incrah.

Sanksi PTDH bagi PNS terlibat kasus korupsi ini, dasarnya dari Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Dalam Negeri, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN)

Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber daya Manusia (BKPSDM) Empat Lawang, Soleha Afriani melalui Kabid Pengadaan, pemberhentian dan informasi, Nurbaiti mengatakan tujuh orang tersebut sudah ada Surat Keputusan (SK) PTDH, dan ada enam PNS lain sedang dalam proses

“Terindikasi sebanyak 13 orang PNS di Kabupaten Empat Lawang, tujuh orang PNS dan ada yang sudah pensiun sudah ada SK PTDH, dan enam PNS lagi sedang dalam proses,” kata Nurbaiti, Rabu (14/8/2019).

Adapun inisial nama-nama PNS di Empat Lawang yang sudah ada SK PTDH masing-masing SK terhitung sejak bulan April dan Juli, yakni Am, It, Ma, L, I, Us, Ms.

” Bagi yang sudah ada SK PTDH, tidak menerima gaji dan bagi PNS yang sudah pensiun gaji pensiunnya juga tidak diberikan lagi,” kata Nurbaiti

Dijelaskan Nurbaiti satu dari tujuh PNS yang di PTDH menepuh jalur hukum menggugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). (Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending

Graha Rakyat Empat Lawang Jl. Lintas Sumatera Talang Banyu Tebing Tinggi Empat Lawang Sumatera Selatan Telp : 0702 7320044 Fex 0702 7320044