Connect with us

Empat Lawang

Niat Bersihkan Senapan Malah Meregang Nyawa

Published

on

Kondisi Muhamad Teguh (43) warga Desa Aur Gading dan senapan angin miliknya saat hendak di bawa ke RSUD oleh para penduduk setempat. Sabtu (8/12).

REL, Empat Lawang – Nyawa Teguh tidak dapat lagi tertolongkan setelah peluru senapan bersarang tepat dibagian dada sebelah kirinya. Lelaki yang diketahui memiliki nama lengkap Muhamad Teguh (43) Bin Ahok ini diduga tewas akibat senapan angin milik ia sendiri di kebun duren Desa Aur Gading Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang pada hari Sabtu (8/12) kemarin.

Peristiwa ini sempat menghebohkan penduduk Desa Aur Gading, pasalnya Teguh di kabarkan sudah tak bernyawa lagi sepeninggal anaknya kembali ke Desa membawa beberapa butir buah duren hasil dari kebun dengan niat ingin menjualnya.

Betapa kagetnya pihak keluarga, ketika salah seorang warga setempat yang kebunnya tak berjauhan dengan lokasi korban (Teguh, red) ditemukan sudah terlentang tak bernafas lagi tanpa menggunakan baju dan kondisi kepala sudah membiru berada di pinggiran kebun mengabarkan kepada pihak keluarga dan para penduduk lainnya.

“Almarhum ditemukan sudah tak bernyawa lagi sekitar pukul 12.00 Wib pada hari Sabtu (8/12). Dan langsung memberitahu serta mengajak warga yang kebunnya berdekatan dengan kebun milik almarhum ini untuk mengabarkan penduduk Desa dan Pak Kades Aur Gading,” ujar Son (40) Bin Dolet salah seorang warga Desa Aur Gading.

Diceritakan Son, awalnya si korban tengah memperbaiki sebuah senapan angin di sebuah pondok kebun miliknya sendiri. Sementara salah seoarang anaknya yang biasa menemani sekira pukul 09.00 Wib sedang berjalan pulang menuju ke Desanya dan bermaksud hendak menjual hasil kebun duren.

Kemungkinan tak berselang lama sang anak pergi, korban tertembak senapan angin tersebut dan mengenai bagian dadanya. Sehingga korban pun kehilangan nyawanya.

“Senapan angin itu sudah dibongkarnya, mungkin maksud almarhum mau di perbaiki dan berada di pondok kebun, tapi malah menjadi musibah. Sementara dia (korban, red) berada tidak jauh dengan pondok sudah terlentang dan hanya memakai celana kolor warna putih bermotif,” katanya.

Setelah Kepala Desa beserta para penduduk Desa sampai ke lokasi dimana korban ditemukan barulah ia di upayakan untuk dibawa ke rumah sakit terlebih dahulu.

“Jarak dari dalam (kebun, red) menuju jalan raya ini cukup jauh pak, sekitar satu jam lebih perjalanan. Jadi kita gunakan tanggul dari karung yang di ikatkan ke kayu panjang agar almarhum bisa kita gotong hingga di jemput mobil ambulance untuk dibawa ke RSUD Tebing Tinggi,” urainya.

Sementara itu Kepala Desa Aur Gading Iskandar, membenarkan adanya kejadian tersebut dan korban pun dikenali sebagai warga Desa Aur Gading Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang.

“Iya pak Teguh ini memang warga desa kita, saat ini almarhum sudah berada di RSUD untuk dilakukan pengangkatan peluru senapan angin, kalau untuk fisum dan pemeriksaan lainnya masih menunggu izin dari pihak keluarga terlebih dahulu,” imbuhnya. Sabtu (8/12).

Iskandar juga menjelaskan, kejadian ini ia ketahui dari laporan warganya bahwa telah menemukan korban berada di kebun duren miliknya sendiri dalam kondisi dada tertembak peluru senapan angin dan tidak bernyawa lagi.

Mengetahui hal tersebut, dirinya beserta warga desa berikut pihak keluarga almarhum langsung pergi menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan juga segera memberitahu peristiwa ini kepada pihak kepolisian.

“Lokasinya dibalik bukit jadi saat kita bawa mungkin cukup banyak menelan waktu, akhirnya pada pukul sekitar 14.25 Wib, baru sampai di RSUD dan langsung masuk ke ruang UGD,” jelas pak Kades.

Pihak keluarga almarhum, lanjut Iskandar, berencana akan memakamkan korban siang besok yakni pada hari Minggu (9/12) selepas Dzuhur. Usai dari rumah sakit rencananya langsung dibawa ke rumah duka.

“Istri dan anak almarhum sudah menanti di rumah duka, disini ada kakak kandung korban dan keluarga lainnya dan rencananya besok barulah dimakamkan,” katanya.

Terpisah, Terkait peristiwa ini Kapolres Empat Lawang AKBP Agus Setyawan melalui Kasat Reskrim AKP Muahamad Ismail menyampaikan bahwa saat ini tim identifikasi sudah di terjunkan ke lokasi TKP guna pengumpulan data dibutuhkan.

“Anggota sudah berada dilapangan melakukan oleh TKP, saat ini masih sedang ditangani oleh pihak Polsek Tebing Tinggi, untuk dugaan sementara korban meninggal diduga karena tertembak peluru senapan angin miliknya sendiri,” tukasnya. (14).

Empat Lawang

Kemendagri Bahas Tapal Batas Empat Kabupaten

Published

on

RAPAT : Suasana pembahasan rapat koordinasi penyelesaian batas wilayah Administrasi antara Kabupaten dalam Provinsi Sumsel di Kantor Dinas PUPR Empat Lawang, Kamis (24/10).

REL, Empat Lawang – Bertempat di Ruang Rapat Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Empat Lawang, Tim dari Kemendagri menyambangi Empat Lawang guna membahas sekaligus penyelesaian tapal batas antara Empat Lawang dan Kabupaten Lahat.

Bukan hanya membahas tapal batas dengan Kabupaten Lahat dan Empat Lawang saja melainkan juga membahas batas antar Kabupaten OKU dengan OKU Selatan.

Sekda Empat Lawang H Edison Jaya kepada wartawan mengatakan, rapat koordinasi penyelesaian batas wilayah ini bukan membahas tapal batas antar Empat Lawang dengan Lahat saja melainkan juga membahas tapal batas OKU dengan OKU Selatan.

“Kebetulan tempatnya di Empat Lawang. Ada dua agenda pembahasan yang pertama Empat Lawang dengan Lahat dan OKU dan OKU Selatan,” ujar Sekda disela rapat berlangsung, Kamis (24/10).

Khusus untuk Empat Lawang sendiri dikatakan Sekda, masih ada tapal batas yang belum clear yakni Tapal Batas Kabupaten Empat Lawang dengan Lahat, sedangkan dengan Kabupaten Musi Rawas dan Kepahiang Provinsi Bengkulu sudah jelas secara administrasi.

“Dalam rapat koordinasi ini dibahas langsung dan ditemukan antar Kabupaten bahkan dibahas juga secara administrasi bersama Tim dari Kemendagri,” ungkapnya.

Nanti sambung Sekda, akan timbul hasil maupun kesempatan apalagi semua pihak dihadiri baik dari Provinsi maupun Kabupaten berbatas dan ditengahi langsung oleh Kasubdit batas Daerah Wilayah I Kemendagri.

“Kalau batas wilayah antar Empat Lawang dan Lahat sudah clear artinya tidak ada kendala lagi persoalan batas wilayah khusus untuk Kabupaten Empat Lawang,” tambahnya.

Taurat hadir dalam Rapat koordinasi penyelesaian batas wilayah administrasi antar kabupaten dalam provinsi Sumsel, Kasubdit Batas Daerah Wilayah I Kemendagri Siti Metrianda, Sekda Empat Lawang, Kajari Empat Lawang Ronaldwin, Kapolres Empat Lawang AKBP Eko Yudi Karyanto, Staf Ahli, Plt Asisten I sekaligus Kabag Tapem Empat Lawang H Muzakar, Pemkab OKU/Bagian Tapem, Asisten I, BPN OKU Selatan dan perwakilan Pemkab OKU Selatan. (12)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Cari Bibit yang Berjiwa Seni

Published

on

AKUSTIK: peserta sedang menampilkan musik akustik, Kamis (24/10/2019).

REL, Empat Lawang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Empat Lawang menggelar acara Festival pelajar Madani 2019 yang di ikuti oleh seluruh pelajar mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA sederajat se-Kabupaten Empat Lawang di aula Hotel Kito, Kamis (24/10).

Adapun perlombaan yang diikuti seluruh pelajar diantaranya juz’amma,lomba lomba melukis destinasi wisata yang ada di Empat Lawang,melukis Kaligrapi,dan lomba music akustik yang terbagi dua yaitu menyanyikan lagu berjung dan lagu religi yang diikuti kurang lebih 280 peserta.

Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Empat Lawang Rita Purwaningsih, mengatakan lomba tersebut bertujuan mencari bibit siswa-siswi yang mempunyai potensi baik seni maupun kebudayaan.

“Perlombaan ini adalah guna untuk mencari bibit pelajar yang mumpuni, berpotensi dan berbakat yang ada di Kabupaten Empat Lawang,guna untuk mewujudkan Empat Lawang yang MADANI,” katanya.

Dirinya berharap, agar para peserta nantinya bisa mengikuti perlombaan dengan sportif dan tidak ada interpensi, namun memang benar – benar menunjukkan kemampuannya masing – masing.

“Harapan kami para peserta bisa mengikuti lomba dengan sportif karena kedepan akan ada pembinaan, untuk disiapkan keperlombaan jenjang yang lebih tinggi yaitu mewakili kabupaten ke Provinsi,” tukasnya. (mg15)

Baca Selengkapnya

Bisnis

Kesadaran Membayar Pajak Meningkat

Published

on

REWORD : Tiga Kecamatan di Empat Lawang mendapatkan Reword,

REL, Empat Lawang – Para Kepala Desa, Lurah dan Camat di Bumi saling Kruani sangi krawati menghadiri acara Realisasi pencapaian Desa dan kelurahan dengan persentase 0, berlokasi di lapangan pemkab Empat Lawang.Kamis (24/10/19) sekira pukul 09 : 00 Wib.

Melalui Bulan Bakti Pelunasan  PBB-P2  kita tingkatkan  kesadaran membayar pajak untuk Empat Lawang madani

Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad melalui Sekda Empat Lawang H Edison Jaya, mengatakan capaian PAD PBB-P2 tahun 2019 mengalami peningkatan dibandingkan capaian target PAD PBB-P2 tahun 2018 dimana dari target Rp 911.831.941 juta.

“Target penerimaan PAD Tahun 2019, dari sektor PBB-P2 pada tahun 2019 adalah Rp 911. 831. 941 juta. Dari target tersebut sampai bulan September, realisasi penerimaan PAD dari sektor PBB-P2 adalah Rp 918.639.696 juta atau 100,57 persen ini cukup membanggakan, sudah oper target,” kata Edison saat dibincangi wartawan usai membuka bulan bakti pelunasan PBB -P2 tahun 2019 dilapangan Pemkab Empat Lawang, Kamis (24/10/19).

Dan acara realisasi pencapaian Desa dan kelurahan dengan persentase 0,berjalan sebagaimana mestinya dan bagi kades lurah serta camat yang mencapai target di berikan penghargaan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah.

Masih dikatakan Edison, menyakini jika sampai bulan Desember nanti, capaian PAD Empat Lawang dari sektor PBB-P2 tahun 2019 diatas Satu (1) Miliyar.

“Ini baru sampai September sudah oper target  dan saya berkeyakinan sampai bulan Desember capaian PAD dari sektor PBB-P2 bisa sampai diatas 1 Miliyar. Dan mudah-mudahan tahun depan lebih meningkat lagi,” ujarnya.

Untuk yang masih nol persen sambung Edison, dirinya menghimbau, agar segera melunasi kewajiban pajaknya di Desanya masing-masing.

“Untuk yang masih nol persen, kita himbau kepada Camat dan Kades nya, untuk mengajak masyarakat agar bersama-sama untuk melunasi kewajiban membayar pajak di Desanya masing-masing,” tukasnya. (Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending