Connect with us

Empat Lawang

New Normal di Empat Lawang Dimulai

Published

on

Foto : PADRI / REL SEMAT: Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad saat menyematkan tanda operasi kepada anggota TNI saat apel, Jum'at (5/6/2020).

 

 

REL,Empat Lawang – Penerapan New Normal atau tatanan kehidupan yang baru di Kabupaten Empat Lawang dimulai. Dimulainya New Normal di Empat Lawang ini, ditandai dengan Apel Siaga Protokol Kedisiplinan penerapan New Normal di lapangan Kantor Bupati Empat Lawang, Jum’at (5/6).

Dalam apel tersebut, Dandim 0405/ Lahat, Letkol (kav) Sungudi bertidak sebagai Komadan Satgas, sementara Wakil Komandan Satgas Kapolres Empat Lawang, AKBP Wahyu.

Apel yang dipimpin Bupati Empat Lawang, Joncik Muhammad, dihadiri Forkopinda dan peserta upacara personel TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, Dinkes, relawan bersama komponen masyarat lain di Empat Lawang.

Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad mengatakan, New Normal ini adalah awal dari RE-Aktivasi terhadap aktivitas dan produktivitas di bidang rkonomi dan sosial kultural.

“New normal ini bagaikan pisau bermata dua, sebagai daerah dengan mayoritas penduduk disektor pertanian dan perkebunan, maka new normal ini adalah peluang Emas dalam peningkatan perekonomian masyarakat,” kata Joncik, saat menyampaikan amanatnya.

Apel gelar disiplin protokol kesehatan ini lanjut Joncik, bukan sekedar seremonial saja, bukan untuk gagahan apa lagi sekedar formalitas saja.

“Namun sejak hari ini satu amanah yang besar bertambah dipundak saudara-saudara sekalian. Dan selaku penegak disiplin kita wajib menjamin setiap aktivitas dan produktivitas masyarakat telah sesuai dan taat terhadap intruksi pemerintah,” ujarnya.

Dijelaskannya, wabah Covid-19 atau virus corona, mengintai dan menyerang hampir diseluruh Dunia, dan virus ini sudah menginfeksi 6,2 juta manusia diseluruh dunia, dan membunuh ratusan ribu orang.

“Tak hanya mengambil nyawa, wabah ini telah melumpuhkan ekonomi duni, dan tatanan sosial kultural masyarakat,” jelasnya.

Dirinya sambung Joncik, merasa bersyukur kepada Allah SWT, bahwa sampai saat ini Empat Lawang menjadi salah satu diantara Daerah terbaik dalam penanganan covid-19.

“Ini terbukti sampai saat ini kita masih mampu mempertahankan zona hijau ditengah kepungan Kabupaten yang zona kuning dan merah,” ungkapnya.

Dia juga menambahkan, bahwa dirinya meyakini dan percaya selama tiga bulan, jika membiasakan hal baik ini tentu sudah terpatri dalam kehidupan masyarakat. Tapi dirinya menekankan lagi kepada seluruh pasukan satgas, kalau saat ini berada pada Medan perang.

“Musuh kita kali ini sangat berbahaya, ia tak terlihat kasat mata. Serangannya tiba-tiba dan sangat mematikan, untuk itu jangan lengah sangat perlu kedisiplinan tinggi, jangan menganggap remah hal kecil seperti ini,” ucapnya.

Sementara itu Dandim 0405 Lahat Letkol Sungudi yang sekaligus merupakan Ketua Satgas Penerapan New Normal Empat Lawang mengaku, kalau ini Satgas terpadu dalam rangka mendisiplinkan masyarakat.

“Sehingga Empat Lawang yang diberi kewenangan untuk menerapkan New Normal ini bisa berjalan,” kata Sungudi.

Di juga menambahkan, bahwa masyarakat setiap beraktivitas harus memakai masker, jaga jarak, rajin cuci tangan sehingga covid-19 ini tidak mewabah di Empat Lawang.

“Untuk sanksinya itu sangsi disiplin, kita suruh bersihkan lingkungan, intinya kita mendisiplinkan masyarakat,” cetusnya.

Untuk pasukan sendiri, pihaknya menyiapkan sekitar 233 personil yang akan ditempatkan dibeberapa titik di Kabupaten Empat Lawang. (Mg20).

Empat Lawang

Murni Kecelakaan,Bustari Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Published

on

Caption : Korban (Bustari) saat di rumah duka.

REL,Empat Lawang – Sesosok lelaki paruh bayah ditemukan sudah tak bernyawa lagi di sungai Lubuk Lanting Desa Muara Pinang Baru Kecamatan Muara Pinang.

Diketahui indentitas Korban yakni
Bustari (68) Warga Desa Talang Baru kecamatan Muara Pinang

Dari informasi yang didapat,koronolgis hilangnya Bustari (68) sekira kurang lebih pukul 10 : 00 wib,pada saat itu korban berangkat dari rumah dengan tujuan Mengambil bambu untuk membuat bahan pembuat lemang,

Namun sampai pukul 16.00 wib Bustari masih belum pulang kerumah,

Melihat Bustari tak kunjung pulang,
Keluarga berusaha mencari koran akan tetapi korban masih juga tidak ditemukan, namun keluarga menemukan sendal dan parang korban,

Sehingga keluarga korban pulang,lalu meminta bantuan masyarakat dan pihak TNI-Polri untuk mencari korban.

Sekira pukul 20.50 Wib korban ditemukan sudah keadan meninggal dunia di Sungai Lubuk Lanting di Desa Muara Pinang Baru dan korban langsung dibawa ke rumah duka.

Sementara Kapolres Empat Lawang AKBP.Wahyu,S.IK melalui Kapolsek Muara Pinang IPTU Gunawan membenarkan adanya penemuan mayat laki laki

“Ya benar ,korban Jatuh saat mengambil bambu,korban warga Desa Muara Pinang Baru,”Jelasnya Kapolsek.Sabtu (11/7).

Dari info keluarga lanjutnya Kapolsek dan barang barang di Tkp diduga korban mengalami kecelakaan.

“Menurut keterangan Keluarga,korban murni kecelakaan saat mengambil bambu dan korban akan dikebumikan besok pagi,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Ratusan Pemuda, Siswa, dan Mahasiswa Ikuti Pembukaan Jelajah Paiker

Published

on

FOTO: ANITA/REL LAPORAN : Ketua panitia, Fajri Kurniawan sedang menyampaikan laporan kegiatan, Sabtu (11/7).

REL, Empat Lawang – Ratusan Pemuda Siswa, dan Mahasiswa mengikuti acara pembukaan Jelajah Pasemah Air Keruh (Paiker) Bersama Pesona Empat Lawang di Aula Kantor Camat Kecamatan Paiker Kabupaten Empat Lawang, Sabtu (11/7).

Acara pembukaan berlangsung dari jam 14.30 WIB sampai dengan selesai. Kemudian disusul dengan acara jelajah alam Curug Embun Kecamatan Paiker pada tanggal 12 Juli 2020.

Ketua Pelaksana, Fajri Kurniawan yang saat ini menjadi salah seorang mahasiswa di Universitas Bengkulu (UNIB) dalam sambutanya menyampaikan acara jelejah alam dan pertemuan pemuda diharapkan tidak hanya ada di Paiker saja, namun juga bisa dilaksanakan di Kecamatan lainnya.

“Ke depannya kami berharap pelaksanaan acara seperti ini juga bisa diadakan di Kecamatan lainnya yang ada di Empat Lawang,” kata Fajri, Sabtu (11/7).

Fajri menambahkan ada tiga pemateri yang dihadirkan dalam acara pembukaan Jelajah Pasemah Air Keruh Bersama Pesona Empat Lawang yakni Sadirman dari Dinas Pariwisata Empat Lawang, Supriyadi koordinator dari Pesona Empat Lawang, dan Jon Kenedi ketua dari Forum Lingkar Pena (FLP) Cabang Empat Lawang.

Di tempat yang sama, Camat Paiker, Noperman Subhi melalui Sekcam, Walisa mengatakan semua kegiatan pemuda pemudi ialah untuk kemajuan Empat Lawang dari bidang kesenian, pariwisata alam, dan bidang-bidang lainnya.

“Semoga acara ini berlangsung sukses dan aman,” ucap Walisa. (Mg15)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Pasien 02 Masih Menunggu Hasil Swab

Published

on

Ilustrasi

REL,Empat Lawang – Hasil swab tes ke tiga untuk pasien 02 Covid -19 Kabupaten Empat Lawang saat ini belum keluar sehingga masih diisolasi.

Jubir Covid 19 Empat Lawang Arga Sena dikonfirmasi mengatakan, untuk pasien 02 swab tes ke tiganya memang belum keluar masih menunggu hasil dari laboratorium litbangkes di Palembang.

“Iya,pasien 02 swabtes ketiganya belum keluar kita masih menunggu hasilnya,” kata Arga, Jumat (10/7).

Ia menuturkan, hingga saat ini, pasien 02 beserta empat OTG kerabatnya itu  masih diisolasi di rumah karantina jalan lingkar Kota Tebing Tinggi.

“Pasien masih diisolasi, dia akan dinyatakan sembuh setalah Dua kali Swab Negatif,” ucapnya

Juga, OTG yang dari Saling, yang kontak sama pasien asal Palembang masih menunggu hasil swab tes keduanya.

“Tanggal 8 Juli kemarin kita ambil swab tes kedua untuk empat OTG itu, kita berharap mudah – mudahan hasilnya kembali Negatif, jadi selesai pemantauan untuk mereka,” ungkapnya

Untuk diketahui, kata Arga, saat ini kasus positif covid-19 di Kabupaten Empat Lawang ada 2 orang, 1 sudah dinyatakan sembuh. Sedang untuk PDP ada 4 orang semuanya sudah selesai dalam pengawasan.

“ODP 107 orang selesai pemantauan 107 orang, OTG 165 yang di swab 121 orang. Proses 1 kali Swab 61 orang, selesai 2 kali Swab 60 orang. Nah untuk PJ ada 4095 senuanya selesai pemantauan 4069,” katanya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending