oleh

Nenek Jaharia Belum Ditemukan

* BPBD, Basarnas Turun Kelokasi Melakukan Pencarian

 

REL, Empat Lawang – Hingga saat ini, Rabu (11/4) jam 12.30 WIB, pencarian terhadap korban tenggelam di Sungai Musi, Desa Lingge Kecamatan Pendopo Barat, Kabupaten Empat Lawang, belum juga ditemukan.
Personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Empat Lawang, bersama masyarakat, terus melakukan penyisiran aliran sungai, hingga 5 kilometer ke hilir sungai dari titik yang diyakini tempat korban terpeleset.
“Kami juga dibantu 7 personil Basarnas. Sementara anggota kita sebanyak 8 personi, dibantu warga, terus melakukan penyisiran hingga penyelaman di seputar lokasi,” ungkap Kepala BPBD Empat Lawang, Muhammad Taufik.
Dirinya akunya, masih di lokasi pencarian bersama pemerintah kecamatan dan unsur tripika setempat, memantau proses pencarian yang masih berlangsung. “Iya, kita bersama unsur tripika setempat, sedang di lokasi memantau proses pencarian,” imbuhnya.
Sementara itu, Camat Pendopo Barat Kanzudin didampingi Danramil Pendopo Kapten Inf Mulyadi menuturkan, pencarian korban yang tenggelam di sungai Musi masih terus dilakukan bahkan Camat dan Personil Koramil terus monitor di lokasi kejadian.
“Saya sudah memerintahkan anggota Babinsa untuk terus memonitor dilokasi kejadian bahkan camat juga turun kelokasi,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, Jaharia binti Hon (75) hanyut akibat terpeleset saat hendak mencuci tangan, selepas pulang dari kebunnya di seberang Sungai, Selasa (10/4) sekitar jam 13.00 WIB.
Camat Pendopo Barat Kabupaten Empat Lawang, Kanzudin membenarkan telah terjadi musibah warga Desa Lingge, hanyut di sungai Musi tersebut. Kemungkinan warga tersebut sudah meninggal dunia karena sampai sekarang jenazah almarhuma belum ditemukan atau masih dalam pencairan.
“Saya sudah laporan dengan kepada Pemerintah Kabupaten Empat Lawang, bahwa ada salah satu warga yang hanyut di sungai musi,” katanya. (12)

BACA JUGA