Connect with us

Empat Lawang

Modus Sholat, Ajis Gasak Handphone Lalu Kabur

Published

on

MALING : Ajis (kaos putih) warga Rupit Kabupaten Muratara pelaku pencurian HP milik Caniago di Masjid Jamik Kecamatan Tebing Tinggi. Kamis (22/11).

REL, Empat Lawang – Kejahatan terjadi bukan karena ada niat saja, melainkan adanya kesempatan untuk beraksi. Bahkan di tempat ibadah sekalipun pelaku kejahatan tindak pidana pencurian tak segan segan menggasak barang yang ingin di curinya.

Seperti peristiwa yang di alami Caniago (24) warga Lorong Pompa Pasar Ilir Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang. Sempat menjadi korban pencurian, saat dirinya tengah usai melangsungkan sholat Dzuhur di dalam Masjid Jamik di Jalan Abubakardin Kecamatan Tebing Tinggi pada hari Kamis sekira pukul 12.30 Wib.

Dirinya mengaku sedang terlelap tidur di dalam masjid usai sholat Dzuhur, tiba tiba saja si pelaku yang diketahui bernama Ajis warga Rupit Kabupaten Muratara dengan gesit menggasak Handphone milik Caniago yang tergeletak disamping ia tidur.

“Saya tadi sempat tertidur, baru sebentar terlelap. Sama sekali tidak mengetahui kalau ada bandit (maling, red) itu menghampiri lalu membawa lari HP saya pak,” kata Caniago ketika berada di ruangan Sentral Pelayanan Keamanan Polres Empat Lawang. Kamis (22/11).

Diceritakannya lebih jauh, bahwa ada seseorang yang membangunkan dirinya saat terridur dan memberitahukan ada yang mencuri hp nya, pelakunya baru saja keluar dari masjid karena hanya berpura pura mau sholat.

“Sekitar berselang lima menit pelaku masuk ke dalam masjid hp milik saya hilang, bersyukur ada pria bernama bambang  membangunkan saya dan segera memberi tahu pelaku pencurian yang belum jauh kabur,” ungkapnya.

Dijelaskan Caniago, mengetahui hal itu ia pun mengajak Bambang (saksi, red) untuk mengejar si pelaku yang hendak kabur ke arah kota Lubuk Linggau dengan cara langsung berlari.

“Kami kejar berdua, yang akhirnya pelaku kita pergoki saat ia masih berada didekat perlintasan kereta api tepatnya di jalan lintas menuju Lubuk Linggau di Kelurahan Jayaloka Kecamatan Tebing Tinggi,” jelas Caniago.

Sementara itu, ditambahkan Saksi dalam kejadian tersebut. Usai dipergoki di jalan lintas, ia bersama korban langsung menggelandangnya ke Mapolres Empat Lawang berikut dengan HP hasil curiannya milik Caniago.

“Langsung kita bawa ke Mapolres Empat Lawang untuk diserahkan dengan pihak yang berwajib agar segera di proses dan dberikan hukuman,” imbuhnya.

Ia membeberkan aksi pelaku kejahatan tindak pidana pencurian itu, bermula ketika si korban tengah tertidur. Dan sepertinya pelaku sempat mengintai Hp korban dari luar Masjid sebelum masuk ke dalam dan berpura pura ingin sholat didekat korbannya yang lagi lelap tidur.

“Saya curiga melihat gerak geriknya, kepalanya bolak balik menoleh seakan sedang mengamati kondisi disekitar korban tertidur. Tidak lama setelah pelaku duduk dekat korban, pelaku itu langsung keluar masjid tanpa sholat dahulu. Ini mau apa dia sebenarnya,” cetus Bambang membeberkan kronologis kejadian.

Terpisah, Kapolres Empat Lawang AKBP Agus Setyawan melalui Kasat Reskrim AKP Muhamad Ismail membenarkan kejadian pencurian tersebut ketika di konfirmasi REL pada Kamis (22/11) di Mapolres Empat Lawang.

“Iya benar, telah terjadi aksi pencurian di dalam masjid jamik dengan barang bukti berupa Handphone milik jemaah masjid yang bernama Caniago ketika usai shoat Dzuhur tadi,” ungkapnya.

Sekarang ini, sambung M. Ismail, tersangka yang mengaku bernama Ajis beralamatkan Desa Rupit sudah di amankan di Mapolres Empat Lawang untuk disidik dan di proses sesuai hukum yang berlaku.

“Kita masih meminta keterangan dari pihak korban maupun saksi yang berada di lokasi kejadian. Untuk si pelaku akan kita kenakan Pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian,” pungkasnya. (14).

Empat Lawang

Buronan 4 Kasus Ditembak di Bengkulu

Published

on

REL, Empat Lawang – Seorang buronan Polres Empat Lawang, yang sedikitnya terlibat dalam 4 kasus tindak kriminal di wilayah hukum Polsek Ulu Musi, berhasil ditangkap Tim Elang Polres Empat Lawang, dalam pelariannya di Komplek Perumahan Merapi Ujung, Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu, Sabtu (19/10/2019).

Tersangka diketahui bernama Kiki Rian Pusta (25), tercatat sebagai warga Desa Tanjung Agung Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Tersangka terpaksa dihadiahi timah panas di bagian kakinya, karena mencoba kabur dan melawan saat hendak ditangkap petugas. Saat ini tersangka sudah dibawa ke Mapolres Empat Lawang, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Empat Lawang, AKBP Eko Yudi Karyanto melalui Kasat Reskrim, AKP M Ismail menjelaskan, 4 kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pencurian dengan pemberatan (Curat) yang telah dilakukan tersangka.

“Pertama, kasus pengeruskan pondok kebun dan pencurian satu unit sepeda motor merk Jealing bernomor polisi BG 4403 DR dan pencurian satu karung Lada denga berat kurang lebih 30 kg, di Talang Air Gerinjing Desa Tanjung Agung Kecamatan Ulu Musi,” ungkap Ismail kepada wartawan, Senin (21/10).

Kemudian, kasus pencurian Lada seberat kurang lebih 40 kg di Talang Ngongop Desa Tanjung Agung Kecamatan Ulu Musi.

“Tersangka juga telah melakukan pembegalan di Talang Gerinjing Desa Tanjung Agung Kecamatan Ulu Musi. Saat itu korbanya dipukul pakai balok kayu, setelah korban tidak berdaya, tersangka menggasak sepeda motor dan kemiri seberat 8 kg milik korban,” terangnya.

Dan yang terakhir lanjut Kasat, tersangka juga merupakan pelaku pencurian dengan pemberatan di Talang Air Kerinjing Desa Tanjung Agung Kecamatan Ulu Musi. Pada saat itu pelaku mengambil satu unit sepada motor Honda Supra Fit BD 5776 DO milik pelapor atasnama Harun (52), warga setempat.

“Dengan banyaknya tindakan kriminal yang dilakukan tersangka, kita memfokuskan melakukan pengejaran terhadap tersangka ini dan dari hasil penyelidikan, ternyata tersangka kabur ke Kota Bengkulu,” ceritanya.

Selanjutnya, kata Kasat, pihaknya melakukan pengejaran ke Kota Bengkulu, alhasil tersangka berhasil ditemukan. “Lalu kita sergap, tersangka melawan dan kita tidak ingin ambil risiko tinggi, karena tersangka ini sangat berbahaya, karena itu terpaksa kita lumpuhkan,” tukasnya. (mg20)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

4 Siswa Terbukti Minum Alkohol

Published

on

CEK : Petugas BNN Kabupaten Empat Lawang, mengecek urine siswa di MAN 1 Empat Lawang, dalam kegiatan tes urine dadakan yang digelar di sekolah itu, Senin (21/10).

REL, Empat Lawang – Sejumlah siswa di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Empat Lawang, terbukti positif mengkonsumsi alkohol dalam dalam kegiatan tes urine dadakan yang digelar Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabuapaten Empat Lawang, di sekolah itu, Senin (21/10).

“Kalau positif Narkoba, itu tidak ada. Tapi, yang positif mengkonsumsi alkohol, ada,” ungkap Kepala BNN Kabupaten Empat Lawang, AKBP Syahril SH melalui Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan, Azhari.

Dikatakan Azhari, pihaknya memang bekerjasama dengan MAN 1 Empat Lawang, dalam upaya deteksi dini penyalahgunaan Narkoba oleh para pelajar. “Tadi kita pilih secara acak, 25 siswa untuk dites urine-nya. Dari 25 siswa, ada 4 siswa positif urinenya mengandung alkohol,” urainya.

Dugaan pihanya, siswa yang positif mengkonsumsi alkohol itu, meminum alkohol lebih dari satu hari yang lalu. “Ini dari hasil pemeriksaan kita pada urine mereka, mereka ini konsumsinya bukan kemarin atau semalam. Tapi lebih dari satu hari yang lalu,” imbuhnya.

Tentu saja lanjut Azhari, adanya temuan ini, pihakhya menyerahkan sepenuhnya pembinaan ke pihak sekolah, agar para siswa itu tidak lagi meminum alkohol.

“Secara hukum memang tidak ada masalah. Tapi, dengan mereka biasa meminum minum keras, dikhawatirkan akan mencoba Narkoba dan itu sangat berbahaya,” tukasnya. (12)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Belum Miliki BLK

Published

on

SIMBOLIS : Kabid Tenaga Kerja Kabupaten Empat Lawang, Joni Verdi (kiri) secara simbolis menyerahkan materi pelatihan desain grafis kepada peserta saat membuka program PKW jenis keterampilan desain grafis kerjasama antara LKP Rachma dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Senin (21/10).

REL, Empat Lawang – Kabupaten Empat Lawang hingga saat ini tidak ada balai latihan kerja (BLK) yang dikelolah pemerintah. Meski demikian, di Kabuapten Empat Lawang ada lembaga kursus dan pelatihan (LKP) yang dikelolah swasta.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Aidil Yuliansyah melalui Kabid Tenaga Kerja, Joni Verdi mengatakan, pihaknya mendukung penuh LKP Rachma Kabupaten Empat Lawang, yang bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dalam melaksanakan berbagai pelatihan.

“Karena kabupaten ini belum memiliki BLK, salah satu penunjang memberikan pelatihan keterampilan kepada masyarakat di sini adanya pelatihan yang digelqr LKP Rachma ini,” ungkap Joni saat membuka program pendidikan kecakapan wirausaha (PKW) jenis keterampilan desain grafis kerjasama antara LKP Rachma dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yang digelar di kantor cabang Tebing Tinggi, LKP Rachma Kabupaten Empat Lawang, Senin (21/10).

Menurut Joni, kegiatan seperti ini sangat membantu pemerintah dalam upaya pengentasan pengangguran di Kabupaten Empat Lawang, apalagi kegiatan ini gratis. Dia berharap, selain pendidikan keterampilan desain grafis, diharapkan ada pelatihan-pelatihan lainnya, untuk meningkatkan kemampuan masyarakat di Kabupaten Empat Lawang, dalam upaya menciptakan lapangan kerja baru.

“Kami berharap, degan adahya kegiatan pelatihan ini, para peserta dapat mengikuti dengan baik dan tidak menutup kemungkinan ada kegiatan pelatihan yang lain selain keterampilan desain grafis ini,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Joni juga menyampaikan jika saat ini di Kabupaten Empat Lawang sudah ada bursa kerja khusus atau BKK. Tempatnya di SMK Negeri 1 Empat Lawang.

“BKK itu sudah dilaunching oleh gubernur Sumsel, kemarin. Ini merupakan upaya kita dalam menyukseskan program Empat Lawang MADANI,” tandasnya. (12).

Baca Selengkapnya

Trending