oleh

Mobius : Debat Kandidat, Serang Visi Boleh

* Polda Sumsel Mengerahkan 500 Personil

 

REL, Empat Lawang – Dalam persoalan debat kandidat yang direncanakan pelaksanaannya di Hotel Exelton Palembang pada 13 Mei mendatang, Ketua KPU Empat Lawang Mobius Alhazan mengisyaratkan untuk boleh menyerang visi misi, namun tidak boleh untuk menyerang fisik maupun hal pribadi.

“Dalam debat kandidat nantinya, paslon hanya menyampaikan visi dan misi tidak boleh menyerang fisik,” jelas Mobius.

Bagaimana dengan debat sambung Mobius, boleh saja dilakukan hanya jangan sampai terjadi debat kusir. Paslon hanya menyampaikan jawaban jika ditanya, namun tidak diperbolehkan balik bertanya. “Dalam aturannya paslon menyerang visi diperbolehkan, jangan menyerang pribadi, karena kalau dihilangkan akan hilang pula esensi debatnya. Pertanyaaan juga tidak diperbolehkan keluar dari visi dan misi calon,” ungkapnya.

Lalu untuk panelis, akan disiapkan narasumber berkompeten, dari Universitas Sriwijaya dan Muhammadiyah. “Seperti pakar bidang Ekonomi Pertanian,  Bidang Birokrasi Reformasi, serta Bidang Keamanan. Dan harapan kita debat kandidat ini nanti berjalan lancar,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris KPU Kabupaten Empat Lawang, Rasyidi menambahkan, Paslon yang mengikuti debat kandidat berjumlah tiga paslon. Nomor urut 1 H David Hadrianto – H Eduar Kohar, nomor urut 2 H Joncik Muhammad – Yulius Maulana dan nomor urut tiga dari perseorangan H Yulizar Dinoto – H Kison Syahrin.”Tim kampanye masing-masing Paslon yang diundang hanya 20 orang, totalnya 60 orang. Tamu undangan sekitar 90 orang,” imbuhnya

Kapolres Empat Lawang AKBP Agus Setyawan mengatakan, Polda Sumsel akan mengerahkan 500 Personil. Dan juga dari Polres Empat Lawang senidi menurunkan 30 Personil “Jadi pengamanan dimuka pintu masuk itu diperketat,” kata Agus menghadiri rapat koordinasi tekhnis debat diakntor KPU Empat Lawang, Kamis (10/5).

Selain itu lanjut Agus, undangan dan peserta yang lain dilarang masuk, bahkan diluarpun tidak diperbolehkan, pasalnya halaman parkir lokasi kegiatan debat kandidat tersebut sempit, dan itu akan membuat macet jalan sekitar.

“Apalagi kita sedang mempersiapkan tuan rumah Asia Games, jangan sampai ada hal yang tidak diinginkan, karena akan menjadi topik Nasional. Jadi lebih baik menonton dirumah dan tidak harus datang ke Palembang,” ujarnya.

Agus menyarankan debat kandidat memanfaatkan penyampaian visi dan misi, dan tidak menyerang pribadi karena imbasnya akan berkepanjangan setelah debat berakhir. “Tunjukkan Empat Lawang itu aman. Tinggalkan pengalaman yang lama, karena kita sadari setelah tiga kali pengalaman Pilkada massa semua fanatik. Jadi pengerahan massa tidak ada gunanya,” ucapnya.(Mg14/Mg01)

BACA JUGA