oleh

Menghidupkan Budaya Jidur yang Hampir Punah

REL, Tebing Tinggi – Jidur adalah salah satu warisan budaya khas Empat Lawang yang saat ini bisa dikatakan hampir punah. Pasalnya tak banyak generasi muda yang mengetahui tentang jidur dan juga dikarenakan kurangnya fasilitas dari pemerintah.

“Jidur itu terdiri dari tarian, vokal, dan musik. Tidak bisa dipungkiri budaya Jidur ini memang sudah hampir punah. Padahal jidur ini memiliki potensi untuk dijadikan sebagai warisan budaya Empat Lawang tak benda,” kata Budayawan Sumatra Selatan, Vebri Al Lintani, Minggu (21/4/2019).

Ketua Jidur Kabupaten Empat Lawang, Jumli mengatakan bahwa di Empat Lawang terdapat sekitar 4-5 group jidur.

“Ada sekitar 4-5 group jidur yang ada di Empat Lawang. Nah salah satunya kami yang dari desa Karang Are ini ingin menghidupkan kembali budaya Jidur. Kami sudah 5 tahun tidak aktif hal ini dikarenakan kurangnya fasilitas alat musik seperti ketipung, dan alat jidur lainnya. Kami berharap agar budaya Jidur ini ke depannya ditampilkan di acara pesta-pesta pernikahan atau acara lainnya.” ucap Jumli.

Seanda dengan itu, camat Talang Padang, Drs. Syafei Marzuki, MM berharap agar pemerintah memberikan perhatian yang serius untuk melestarikan budaya Jidur.

“Kami ini pada dasarnya ingin mendukung program Bupati untuk menghidupkan kesenian yang ada di Empat Lawang. Oleh karena itu mohon kepada pemerintah terkait untuk memberikan fasilitas yang dibutuhkan oleh group Jsidur,” harap Syafei.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Empat Lawang, Rita Purwaningsih melalui Kepala Bidang Kebudayaan, Nurmala mengatakan bahwa pemerintah akan memberikan perhatian khusus untuk melestarikan budaya-budaya yang ada di Kabupaten Empat Lawang.

“Kami sangat senang ternyata budaya Jidur masih ada yang memeliharanya. Kami dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan akan membantu memfasilitasi dan akan mendaftarkan jidur ini sebagai salah satu warisan budaya tak benda,” pungkas Nurmala. (Mg15)

BACA JUGA