Connect with us

Empat Lawang

Masyarakat Keluhkan Praktek Ilegal Fishing Masih Marak Terjadi

Published

on

Foto : Ist Caption : Terlihat dua perahu sampan sedang menyentrum ikan di sungai musi menggunakan mesin Diesel,Kamis (23/7/20).

REL,Empat Lawang – Kasus Ilegal Fishing masih sering kali terjadi di Bumi saling kruani sangi krawati,

Karena,selain caranya lebih mudah dan cepat sehingga hasilnya juga cukup memuaskan sehingga membuat pelaku ilegal fishing semakin ketagihan.

Namun,yang menjadi catatan perkembangbiakan (ekosistem) ikan akan menjadi terputus atau habis dan anak cucu tidak bisa menikmati lagi hasil alam,apabila praktek ilegal fishing tetap dibiarkan begitu saja.

Sementara itu,berdasarkan undang undang nomor 31 tahun 2004 dan undang undang 45 tahun 2009,tentang perikanan,dengan hukuman penjara selama 6 tahun dan dikenakan denda sebesar 1,2 milyar rupiah .

Namun itu tidak membuat para pelaku Ilegal fishing jerah.

Informasi yang didapat dari seorang warga Kecamatan Tebing Tinggi JP (27) yang pada saat itu sedang memancing ikan di sungai musi,melihat beberapa orang yang menggunakan perahu sampan sedang menyentrum ikan

“Kamis Sore Sekitar jam 5,di sungai musi di Desa Tanjung Kupang Baru Dusun Lawang Agung Kecamatan Tebing Tinggi,ada dua perahu yang menyentrum ikan menggunakan mesin Diesel,Satu perahu satu mesin,”Kata JP pada awak media.Kemarin (25/7).

JP juga menambahkan,Setiap kali ia mancing, pasti bertemu dengan para penyentrum ikan itu,namun,iapun tidak mengenal siapa saja yang ada di dalam perahu itu.

“Besar kemungkinan warga Kecamatan Tebing Tinggi karena setiap kali saya mancing pasti bertemu dengan mereka dan biasanya mereka beraksi pada sore hari sekitar jam 5 sore,”Jelasnya.

Sebagai warga Kecamatan Tebing Tinggi JP meminta kepada penegak hukum agar bisa menindak lanjuti para pelaku ilegal fishing dan memberikan hukuman atau pertanggung jawaban yang setimpal atas perbuatan mereka supaya menimbulkan efek jerah kepada pelaku lainnya dan ekosistem perkembangbiakan ikan bisa dirasakan oleh anak cucu kita nanti,”Tuturnya.(Mg20).

Empat Lawang

Kapolda Sumsel Apresiasi Kinerja Pemkab Empat Lawang

Published

on

foto : Ist Caption : Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof DR Eko Indra Heri S setibanya di Mapolsek Paiker

REL,Empat Lawang – Dalam rangka monitor kamtibmas diwilayah hukum kabupaten Empat Lawang kapolda Sumsel Irjen Pol Prof DR Eko Indra Heri S yang didampingi Bupati Empat Lawang, pejabat utama polisi dan kapolres Empat Lawang AKBP Wahyu SIK berkunjung ke Pasemah Air Keruh.Kemarin (7/8).

Selain berkunjung ke kantor Polsek Paiker, kapolda Sumsel juga memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dalam sambutannya, kapolda Sumsel Irjen Pol Prof DR Eko Indra Heri S memuji keberhasilan pemerintah Empat Lawang memberikan rasa aman kepada warganya,

“Semua ini karena peran aktif pihak kepolisian dan juga karena dibentuknya PolPPDes,”Katanya.

Selain itu, beliau juga bernostagia, karena pada tahun 2004 pernah bertugas,menjabat sebagai kapolres Lahat dan iapun sering berkunjung ke kecamatan Paiker, beliau masih ingat dengan kondisi kantor maupun peristiwa yang pernah terjadi seperti kantor polsek pernah dibakar warga.

Kapolda dan bupati serta rombongan menyempatkan diri melaksanakan sholat Jumat di masjid di desa Nanjungan dan memberikan sumbangan kepada pengurus masjid.
Disela adanya kunjungan kapolda beserta rombongan,

Petugas dari puskesmas sibuk melaksanakan tugas protokol kesehatan seperti mengecek suhu tubuh dan melakukan cuci tangan semua peserta yang mengikuti kegiatan monitoring kamtibmas, termasuk kapolda sumsel dan bupati Empat Lawang.

Kepala Puskesmas Nanjungan Paiker Siti Khodijah mengatakan diminta atau tidak diminta setiap ada kegiatan di Paiker guna mengumpulkan orang banyak walaupun dibatasi jumlahnya harus diperiksa.

“Yang utama diperiksa kesehatannya demi menghindari penyebaran covid 19,”Ucapnya.

Sementara itu ,Camat Paiker Noperman Subhi,sangat bangga dengan adanya kunjungan kapolda ke Paiker,

“Mungkin baru kali ini ada yang mau masuk dan melakukan monitoring ke Paiker dan berharap dampaknya dapat menggugah masyarakat untuk lebih sadar mentaati protokol kesehatan. serta sadar untuk selalu memakai masker, rajin mencuci tangan dan menjaga jarak dan tidak bersentuhan,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Niat Kades dan Masyarakat Bangun Masjid

Published

on

Foto : Kades For REL Caption : Kepala Desa Karang Anyar meletakan batu pertama pembangunan masjid Al-Ikhlas.

REL,Empat Lawang – Peletakan batu pertama pembangunan masjid di Desa Karang Anyar Kecamatan Sikap Dalam langsung dilakukan oleh kepala desa Karang Anyar Abdul Mumid.

Dengan menggunakan dana bantuan swadaya masyarakat serta dengan niat hati yang tulus sehingga pembangunan masjid tersebut dapat dibangun dan dilakukan peletakan batu pertama bertandanya pembangunan akan segera dimulai.

Peletakan batu pertama pun turut di hadiri seluruh Kepala Desa se -Sikap Dalam,tokoh masyarakat Desa Karang Anyar yang datang dari bengkulu.

Kepala Desa Karang Anyar Abdul Mumid mengatakan niat pembangunan masjid ini sudah dari dahulu namun ditahun ini baru terlaksana.

“Niat masyarakat Dari dulu dan niat saya pribadi selama jadi kepala desa sejak dari saya dilantik sudah berniat Alhamdulillah ditahun 2020 insya Allah terwujud,”Katanya.

Dikatakannya lebih lanjut pembangunan masjid ini nantinya berukuran 11 Meter x 14 Meter yang akan diberi nama Masjid Al-Ikhlas.

Dengan pembangunan masjid ini,Iapun berharap agar kedepannya dapat mempersatukan masyarakat Desa Karang Anyar dan Masyarakat Desa Martapura.

“Dapat mempersatukan masyarakat Desa Karang Anyar dan masyarakat Desa Martapura Kecamatan sikap Dalam,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Oknum Pol-PP Desa Gagahi Adik Ipar

Published

on

Caption : Ilustrasi

REL,Empat Lawang – Sepandai pandainya menyimpan bangkai suatu saat akan tercium juga baunya,

ungkapan pepatah lama ini pantas di gambarkan kepada Herman Cepal (42) warga Desa Talang Padang Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) Kabupaten Empat Lawang yang melakukan perbuatan kejinya dengan menggagahi adik iparnya sendiri.

Diketahui Korban KT (12) warga Desa Talang Padang Kecamatan Paiker yang masih duduk dibangku sekolah dasar (Kelas 5) yang tidak lain adik kandung dari istri Herman Cepal.

Informasi yang didapat,perbuatan kejinya diketahui berawal saat kakak dari Korban,istri Herman Cepal yaitu PR (30) mengajak korban untuk bermalam dirumahnya,namun korban tidak mau dan menolak sambil menunjukan rasa ketakutannya,

Dengan melihat kondisi adiknya seperti terancam, PR pun bertanya kepada adiknya dan Dengan nada lugu dan polos KT pun menjawabnya dengan rasa ketakutnya,

Sehingga korban mengaku telah dua kali digagahi oleh pelaku,pada Rabu pagi tanggal 15 bulan Maret sebelum puasa Ramadhan Tahun 2019 sekira pukul 09 : 00 wib

Dan peristiwa kedua terjadi dihari Senin tanggal 24 April 2019 saat pukul 04.00 wib.

Ketika pelaku melakukan perbuatan kejinya,korban dalam keadaan sadar dan selanjutnya korban tidak sadarkan diri,jawabnya KT saat ditanya kakaknya.

Sontak,mendengar pengakuan dari adiknya yang telah digagahi oleh suami Kakaknya ,pihak keluarga korban pun langsung melaporkan kejadian tersebut kepihak yang berwajib

Camat Pasemah Air Keruh (Paiker) Noperman Subhi diketika dikompirmasi wartawan membenarkan kejadian tersebut.

“Ya Benar ada warga Desa Talang Padang,sekarang sudah ditangaini oleh kepolisian,”Ungkapnya saat dihubungi melalui via pesan singkat whatsapp.Jum’at (7/8)

Dikatakannya lebih lanjut,pelaku Herman Cepal adalah salah satu anggota pol-pp desa yang bertugas di Desa Talang Padang

“Beberapa hari yang lalu saya mendapatkan laporan dari anggota pol-pp desa bahwa ada anggota mereka yang melakukan pemerkosaan kepada adik iparnya dan kasusnya sudah dilaporkan ke polsek paiker,”Jelasnya

Masih dikatakan Noperman,pelaku saat ini telah melarikan diri dan sudah tidak ada lagi di Desa Talang Padang

“Belum ditangkap atau belum menyerahkan diri,masih bebas, tapi sudah tidak bermukim lagi di Talang padang,pelaku sudah lari,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending