Connect with us

Empat Lawang

Masyarakat Keluhkan Isu yang Beredar

Published

on

Foto : Ilustrasi 

REL,Empat Lawang – Masyarakat dikeluhkan beredarnya informasi yang menyatakan bahwa penggunakan orgen tunggal dan pelaksanaan resepsi pernikahan dilarang kembali oleh pemerintah daerah Kabupaten Empat Lawang.

Sebelumnya,melalui surat edaran bupati nomor : 360 /254/SE/BPBD/2020, telah memperbolehkan masyarakat yang ingin menggelar acara resepsi pernikahan dan penggunaan orgen tunggal.

Namun,dalam sepekan ini,beredarnya isu yang menyatakan penggunaan OT dan pelaksanaan resepsi pernikahan ditutup (Tidak diperbolehkan lagi ) kembali.

“Yang saya dengar minggu kemarin,kabarnya itu sekitar bulan 9 dan bulan 10 tidak diperbolehkan lagi,”Ungkap AA yang tak ingin namanya dimuat di media,Minggu (6/8).

Kalau memang ditutup kembali,ia merasa kasihan kepada pemilik usaha OT maupun pelaminan,sedangkan pendapatan mereka hanya mengandalakan masyarakat yang ingin melaksanakan hajatan,dengan menyewa orgen tunggal dan pelaminan.

“Kalau ditutup kembali mereka mau makan apa,sementara ingin berkebun mereka tidak punya lahan,”tuturnya.

Iapun berharap agar pemerintah bisa mempertimbangkan hal tersebut.

Sementara Ketua gugus tugas covid-19 Empat Lawang H.Joncik Muhammad melalui Sekretariat gugus tugas covid-19 Kuswinarto,SE.M.Si mengatakan masyarakat jangan termakan isu isu yang belum jelas kebenarannya.

“berpedoman dengan surat edaran (SE) bupati Empat Lawang,bagi masyarakat yang melaksanakan pelaksanaan resepsi pernikahan dan penggunaan orgen tunggal harus memenuhi prosedur serta mematuhi syarat syarat dari surat edaran bupati tersebut,”Kata Kuswinarto.

Yang mana masih dikatakan Kuswinarto,pelaksanaan dan penggunaan orgen tunggal harus menerpkan protokol kesehatan dan mematuhi semua prosedur prosedur yang tertera di surat edaran bupati.

“Di point 13 dalam surat edaran bupati ,bagi masyarakat yang melanggar serta tidak mematuhi surat edaran tersebut dapat dikenakan sanksi yakni teguran oleh pihak berwajib dan penghentian pelaksanaan acara oleh pihak berwajib,”Tukasnya.(Mg20).

Empat Lawang

Besok Pengurus PWI Empat Lawang Dilantik

Published

on

Beni Syafrin

RELEmpat Lawang – Kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Empat Lawang, akan segera dilantik.

Direncanakan pelantikan kepengurusan anggota PWI Empat Lawang yang ke Tiga (3) tersebut akan dilaksanakan besok,Rabu (24/2). Di ruang rapat Madani.

Ketua PWI Empat Lawang Beni Safrin mengatakan, pelantikan besok akan dilaksanakan sekitar jam 2 siang. Di ruang rapat Madani.

“Semuanya sudah dipersiapkan oleh Pemkab Empat Lawang tinggal kita koordinasi ulang, dengan mereka,” kata Beni saat memimpin rapat persiapan pelantikan PWI Empat Lawang, diseketariat PWI Empat Lawang, Selasa (23/2).

Sebab lanjut Beni, kondisi saat ini sedang pandemi covid-19 makanya pihaknya meminta bantuan dengan Pemkab Empat Lawang.

“Semua yang hendel mereka, untuk persiapan ruangan sejauh ini sudah pik tinggal lagi kita koordinasi lagi dengan mereka,” ujarnya.

Sementara itu penasehat PWI Empat Lawang Rody Hartono berpesan, agar tamu dari provinsi harus dilayani dengan baik, karena pelayanan itu menunjukan wajah PWI Empat Lawang.

“Kawan-kawan yang punya tugas untuk menyambut tamu ini, harus berar-banar siap, jangan sampai nama baik kita tercoreng oleh hal-hal kecil yang menurut kita sepele,” pungkasnya (Pad).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Besok Pengurus SMSI Empat Lawang Dilantik

Published

on

Arwin ZA

REL,Empat Lawang – Kepengurusan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI ) kabupaten Empat Lawang, akan segera dilantik.

Direncanakan pelantikan kepengurusan anggota SMSI Empat Lawang yang ke Pertama (1) tersebut akan dilaksanakan besok (Rabu,Red), Rabu (24/2). Di ruang rapat Madani.Sekira pukul 09 : 00 wib.

Ketua SMSI Empat Lawang Arwin ZA mengatakan, pelantikan besok (Rabu,Red) akan dilaksanakan sekitar jam 9 pagi. Di ruang rapat Madani.

“Semuanya sudah dipersiapkan oleh Pemkab Empat Lawang tinggal kita koordinasi ulang, dengan mereka,” kata Arwin saat memimpin rapat persiapan pelantikan SMSI Empat Lawang,Selasa (23/2).

Sebab lanjut Arwin, kondisi saat ini sedang pandemi covid-19 makanya pihaknya meminta bantuan dengan Pemkab Empat Lawang.

“Semua yang hendel mereka, untuk persiapan ruangan sejauh ini sudah fix tinggal lagi kita koordinasi lagi dengan mereka,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Panitia SMSI Empat Lawang Ahmad Patria Arsasi mengatakan persiapan pelantikan sudah 99 persen siap.

“Ini semua berkat kerjasama semua kepengurusan SMSI Empat Lawang yang masuk dalam kepanitiaan dan pemkab Empat Lawang yang tidak henti hentinya menyuport kegiatan ini berjalan lancar,”Tuturnya.(Pad).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

SMP 1 Talang Padang Sediakan WiFi Gratis

Published

on

FOTO: ISTIMEWA LURING: Siswa sedang luring di sekolah.

SMP 1 Talang Padang Sediakan WiFi Gratis

 

REL, Empat Lawang – Dalam rangka menunjang belajar siswa di era pandemi ini, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Talang Padang menyiapkan WiFi gratis untuk dapat digunakan oleh guru dan siswa dalam proses belajar daring.

 

Kepala SMP N 1 Talang Padang, Efran Edi mengatakan siswa yang tidak punya paket data dan tidak ada sinyal bisa menggunakan WiFi sekolah.

 

“Kalau siswanya sedang tidak ada paket atau tak ada sinyal, siswa bisa menggunakan WiFi sekolah secara gratis,” kata Efran kepada Rakyat Empat Lawag, Selasa (23/2).

 

Ditambahkan oleh Efran, SMP N 1 Talang Padang menerapkan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) berupa daring dan luring.

Sekitar 20 persen siswa luring, 20 persen siswa daring.

 

“Ya, daring luring kita terapkan semua. Bagi siswa yang tak punya handphone kita terapkan belajar luring,” ucapnya.

 

Untuk pembelajaran secara luring, lanjut Efran, sekolahnya membuat jadwal untuk tingkatan kelas secara bergiliran.

 

“Senin Selasa jadwalnya kelas 7, Rabu Kamis jadwalnya kelas 8, Jumat Sabtu jadwalnya kelas 9. Jadi siswa datang ke sekolah untuk mengambil tugas kemudian langsung pulang,” ujar Efran.

 

Efran menambahkan, tidak ada kendala dalam menerapkan belajar daring dan luring.

 

“Kalaupun ada siswa yang tidak ngumpul tugas, maka orang tuanya kita panggil. Kita tanyakan penyebab siswa tidak ngumpul tugas apa,” tuturnya.

 

Ia berharap sekolahnya bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah berupa bantuan dana pembelian tablet.

 

“Ya harapannya kita bisa dapat bantuan buat beli tablet karena masih ada siswa yang tak punya handphone. Kalau kita ada tablet kan bisa digunakan oleh siswa yang tak punya handphone,” harap Efran. (Ian)

Baca Selengkapnya

Trending