Connect with us

Empat Lawang

Masih Menunggu Keputusan Menteri

Published

on

Caption : DAIROBI

 

REL,Empat Lawang – Pihak PLN Rayon Tebing tinggi saat ini masih menunggu peraturan dan keputusan dari kementrian ESDM (Energi Sumber Daya Mineral) untuk mekanisme dan prosedur mengenai penggratisan tagihan Listrik.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo dalam Konferensi Pers nya , selasa (31/3) mengumumkan langkah yang diambil oleh Pemerintah mengingat dampak dari wabah virus corona Salah satunya adalah membebaskan kewajiban pembayaran tarif listrik, alias gratis untuk pelanggan di golongan 450 VA dan golongan 900 VA hanya membayar 50 persennya saja dari total tagihan.

“Iya , kita tentunya mendukung kebijakan pemerintah, namun kita masih menunggu peraturan dan keputusan kementrian ESDM untuk mekanisme dan prosedurnya,”kata Dairobi Manager PLN Rayon Tebing Tinggi,Rabu (1/4)

Dikatakannya, dengan adanya kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat akibat dampak pandemi global covid – 19 yang mengakibatkan lesunya perekonomian, Program pembebasan tagihan dan keringanan tersebut dimaksudkan untuk melindungi masyarakat.

“Apa yang dilakukan oleh pemerintah itu tidak lain guna meringankan beban dari rakyat Indonesia,jadi kita tunggu saja mekanismenya,”katanya

Sementara, Mar salah seorang ibu rumah tangga di Tebing Tinggi mengaku senang kalau memang benar tagihan listrik akan di gratiskan selama tiga bulan kedepan, karena akan bisa mengurangi beban ekonomi keluarga yang kian hari semakin sulit.

“Alhamdulillah, kalau memang benar digratiskan, biasanya setiap bulan itu tidak kurang dari 100 ribu digunakan untuk membayar listrik tapi kalau gratis tentunya bisa dialihkan untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga lainnya, apalagi sekarang ini harga karet anjlok akibat pengepul banyak yang tidak membeli , kami masyarakat kecil tentunya sangat merasa di rugikan,”katanya.(Mg20).

Empat Lawang

Edi Sugandi Jabat Kasi Datun

Published

on

Caption : Edi Suganti saat dilantik di Kejari Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Kepala Kejaksaaan Negeri (Kejari) Empat Lawang, Sigit Prabowo SH MH, melantik Edi Sugandi sebagai Kepala Seksi ( Kasi) Perdata dan Tata Usaha Negara (PTUN), menggantikan Andi Candra.

Sementara Andi Candra kini menjabat Kacabjari Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi

“Kita berharap Edi Suganda segera menyesuaikan diri di tempat kerja baru ini,” harap Sigit Prabowo.

Ini lantaran, diakuinya, tugas Datun sangatlah penting dalam pendampingan hukum, penegakan hukum serta pelayanan hukum.( Rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Giliran TNI, Polisi serta Guru

Published

on

Caption - Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) memeriksa vaksin gelombang kedua tiba di Dinas Kabupaten Empat Lawang.

/// Sasaran Vaksin Covid Tahap II

REL,Empat Lawang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Empat Lawang, kembali menerima vaksin covid-19 tahap II di Dinas kesehatan Empat Lawang, kemarin (2/3).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes ) Empat Lawang Sulni melalui Kabid Pencegahan dan pengendalian penyakit ( P2P), Dr. Ivon Meliyani mengatakan sebanyak 250 vial vaksin covid -19 diterima dengan sasaran 1.741 orang.

“Gelombang dua ini, sasaran TNI-Polri dan tenaga pendidikan,”Kata Ivon saat menerima vaksin.

Masih dikatakan Ivon data yang telah masuk kedinas kesehatan sebanyak 1200 orang yang akan divaksin,

“Data yang sudah masuk ke kita ada 1200 orang sedangkan kita mendapatkan kuota sebanyak 1.741,”Ujarnya.(Pad/rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Luring terapkan Sistem 5S

Published

on

Foto : Anita / REL Caption : Siswa dites thermogun saat masuki ruangan

REL,Empat Lawang – Di era pandemi, dunia pendidikan masih menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hal ini dilakukan untuk memutus penyebaran Covid-19.

Semua sekolah di Kabupaten Empat Lawang masih menerapkan sistem PJJ baik secara daring ataupun luring sekarang ini. Salah satu sekolah yang menerapkan sistem PJJ yakni SMP N 1 Muara Pinang.

Kepala SMP N 1 Muara Pinang, Hadi, mengatakan sekolahnya menerapkan sistem pembelajaran daring bagi siswa yang mempunyai handphone, dan pembelajaran luring bagi siswa yang tak mempunyai hanpdhone.

“Anak belajar di rumah, guru mengajar dari sekolah via handpone,” kata Hadi.

Pada saat siswa ke sekolah, sekolah menerapkan sistem 5S yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun untuk menyambut kedatangan siswa. Tentunya penerapan 5S tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Penerama program 5S sendiri menurut dikatakan Hadi, sejak tahun 2016 sudah mulai diterapkan di sekolah.(Ian/rel)

Baca Selengkapnya

Trending