Connect with us

Empat Lawang

Marak Judi Jackpot, Polisi Didesak Bertindak

Published

on

REL, Empat Lawang – Maraknya perjudian jenis mesin ketangkasan (jackpot) di Kabupaten Empat Lawang, telah membuat warga resah dan meminta pihak kepolisian segera bertindak. Adapun wilayah yang marak jackpot antara lain, Kecamatan Pendopo Barat, Pendopo Induk, Muara Pinang, Lintang Kanan, Saling serta Tebing Tinggi.

Diketahui arena permainan judi ini sudah terang terangan di tengah pemukiman masyarakat dan sangat meresahkan. Bahkan setiap hari pemain jack pot bermain dari mulai dari siang hingga tengah malam.

” Kita minta kepolisian segera bertindak dan menutup arena perjudian jackpot ini,” kata Hidayat Muhammad, Sekretaris Komisi 1 DPRD Kabupaten Empat Lawang. Kehadiran mesin tersebut, takutnya merusak mental generasi muda di Bumi Saling Kruani Sangi Krawati. Pasalnya para kaum muda dan anak-anak begitu mudah melihat dan ikut bermain judi jackpot yang ada.

Hanya bermodalkan uang seribu beli koin yang ada, mereka bisa memainkan meain judi yang ditempatkan di lokasi terbuka. Permainan judi itu, pemain bisa meraup untung ratusan ribu rupiah. Dayat kader Demokrat itu, menilai maraknya judi jackpot diduga adanya pembiaran dan tidak adanya tindakan tegas aparat kepolisian yang ada.

“Kita minta kepolisian turun ke lapangan dan menangkap pemilik mesin jackpot yang” harapnya. Kapolres Empat Lawang, AKBP Yudi Karyanto Sik, mengatakan, pihak telah mengendus marak aksi perjudian mesin jackpot itu. Dirinya berjanji akan berantas judi jackpot sampai ke akar-akarnya.

“Sudah ada laporan judi jackpot ini, lalu beberapa tempat dan lokasi judi jackpot telah ditutup,” pungkasnya. (ap)

 

Empat Lawang

Edi Sugandi Jabat Kasi Datun

Published

on

Caption : Edi Suganti saat dilantik di Kejari Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Kepala Kejaksaaan Negeri (Kejari) Empat Lawang, Sigit Prabowo SH MH, melantik Edi Sugandi sebagai Kepala Seksi ( Kasi) Perdata dan Tata Usaha Negara (PTUN), menggantikan Andi Candra.

Sementara Andi Candra kini menjabat Kacabjari Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi

“Kita berharap Edi Suganda segera menyesuaikan diri di tempat kerja baru ini,” harap Sigit Prabowo.

Ini lantaran, diakuinya, tugas Datun sangatlah penting dalam pendampingan hukum, penegakan hukum serta pelayanan hukum.( Rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Giliran TNI, Polisi serta Guru

Published

on

Caption - Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) memeriksa vaksin gelombang kedua tiba di Dinas Kabupaten Empat Lawang.

/// Sasaran Vaksin Covid Tahap II

REL,Empat Lawang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Empat Lawang, kembali menerima vaksin covid-19 tahap II di Dinas kesehatan Empat Lawang, kemarin (2/3).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes ) Empat Lawang Sulni melalui Kabid Pencegahan dan pengendalian penyakit ( P2P), Dr. Ivon Meliyani mengatakan sebanyak 250 vial vaksin covid -19 diterima dengan sasaran 1.741 orang.

“Gelombang dua ini, sasaran TNI-Polri dan tenaga pendidikan,”Kata Ivon saat menerima vaksin.

Masih dikatakan Ivon data yang telah masuk kedinas kesehatan sebanyak 1200 orang yang akan divaksin,

“Data yang sudah masuk ke kita ada 1200 orang sedangkan kita mendapatkan kuota sebanyak 1.741,”Ujarnya.(Pad/rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Luring terapkan Sistem 5S

Published

on

Foto : Anita / REL Caption : Siswa dites thermogun saat masuki ruangan

REL,Empat Lawang – Di era pandemi, dunia pendidikan masih menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hal ini dilakukan untuk memutus penyebaran Covid-19.

Semua sekolah di Kabupaten Empat Lawang masih menerapkan sistem PJJ baik secara daring ataupun luring sekarang ini. Salah satu sekolah yang menerapkan sistem PJJ yakni SMP N 1 Muara Pinang.

Kepala SMP N 1 Muara Pinang, Hadi, mengatakan sekolahnya menerapkan sistem pembelajaran daring bagi siswa yang mempunyai handphone, dan pembelajaran luring bagi siswa yang tak mempunyai hanpdhone.

“Anak belajar di rumah, guru mengajar dari sekolah via handpone,” kata Hadi.

Pada saat siswa ke sekolah, sekolah menerapkan sistem 5S yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun untuk menyambut kedatangan siswa. Tentunya penerapan 5S tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Penerama program 5S sendiri menurut dikatakan Hadi, sejak tahun 2016 sudah mulai diterapkan di sekolah.(Ian/rel)

Baca Selengkapnya

Trending