Connect with us

Empat Lawang

Lokasi Tes CPNS Lima Daerah di Kota Lubuk Linggau

Published

on

* Termasuk Empat Lawang

 

REL, Empat Lawang – Lokasi pelaksanaan tes CPNS Empat Lawang dan sejumlah daerah lainya, yang awalnya di Kota Palembang, pindah ke Kota Lubuk Linggau dengan lokasi eks Kantor Bupati Musi Rawas.

Tes di Lubuk Linggau tidak hanya untuk Empat Lawang, namun juga untuk CPNS Kota Lubuklinggau, Musi Rawas, Muratara dan Pagaralam.

Perubahan ini berdasarkan rapat Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Empat Lawang dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Untuk lokasi tes CPNS berubah bukan di Palembang tapi di Kota Lubuklinggau tepatnya di eks Kantor Bupati Mura khusus Empat Lawang,” ujarnya Kepala BKPSDM Empat Lawang Januarsyah Hambali, Kamis (25/10/2018)..

Masih kata Januarsyah, untuk lokasi tes di Kota Lubuklinggau bukan hanya Kabupaten Empat Lawang ada 5 Kabupaten Kota seperti Lubuklinggau, Mura, Muratara dan Pagaralam.

“Untuk Minggu pertama ini formasi untuk Kementrian yang mengikuti tes, sedangkan untuk Kabupaten dan Kota kemungkinan di awal November,” kata Januarsyah.

Namun Januarsyah sendiri belum bisa memastikan untuk tanggal pastinya tes CPNS, Hanya saja nanti akan diumumkan melalui website Pemkab Empat Lawang empatlawang.go.id. “Untuk jadwal tes CPNS mulai dari dari tanggal 26 Oktober -17 November, nanti akan disampaikan melalui website Pemkab untuk jadwalnya,” katanya.

Dikatakan Januarsyah, untuk lokasi tes CPNS siap menampung sebanyak 320 orang sehingga kemungkinan nanti khusus untuk Kabupaten Empat Lawang dilaksanakan selama 4 Hari sehingga nanti tidak mengenal hari libur.

“Hari Minggu tetap berjalan tes, saya minta kepada pelamar untuk menyiapkan bekal karena panitia tidak menyiapkan bekal,” ujarnya.

Bahkan bukan hanya itu saja Januarsyah juga menyampaikan, bagi pelamar yang sudah dinyatakan lulus seleksi administrasi bisa mencetak nomer peserta dan menyiapkan peralatan tes diantara pensil 2B, Bulpen, penghapus dan Penggaris.

“Yang penting pelamar harus mempersiapkan diri mengikuti tes,” tutupnya. (12)

Empat Lawang

Saat Hendak Memikat Burung,Dua Remaja Tewas Mengenaskan

Published

on

Caption : Korban ditemukan tergeletak di rel kereta api desa Sawah Kecamatan Saling

REL,Empat Lawang – Warga Desa Sawah Kecamatan Saling Kabupaten Empat Lawang digegerkan penemuan dua sosok mayat laki laki remaja tewas tergeletak di jalan rel kereta api dengan kondisi yang mengenaskan.

Dari informasi yang didapat identitas korban yakni Nopri (16) Bin Hatta Warga Desa Suka Kaya Kecamatan Saling dan Pebriansyah (14) warga Desa Tanjung Gelang Kecamatan Kota Padang Kabupaten Rejang Lebong .

Adapun kronologis kejadian yang dijelaskan oleh Dodi (20) kakak korban (Nopri) berawal pada hari Senin tanggal 23 November sekitar pukul 10 : 00 wib adiknya berpamitan keluar rumah untuk memikat burung bersama temannya.

Hingga sampai larut malam,adik korban juga tidak kunjung pulang kerumah,lalu kakak korban berusaha mencari keberadaan korban dan alhasil korban juga tidak ditemukan.

Namun ke esokan harinya sekitar pukul 07 : 00 wib kakak korban mendapatkan kabar bahwa adiknya ditemukan tewas ditabrak kerta api (Kereta tanki) dengan kondisi yang sangat mengenaskan.

Dan kedua korban dibawa ke RSUD Empat Lawang untuk dilakukan VER.

Kepala Desa (Kades ) Suka kaya Hernaen dikompirmasi wartawan membenarkan kejadian tersebut

“Ya benar itu warga saya,pagi tadi saya mendapatkan informasi bahwa warga saya meninggal di tabrak kereta api,”Tukasnya.(Mg20)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

H. Joncik Muhammad dan Istri Tercinta Dinyatakan Sembuh

Published

on

Foto : RATI / REL CAPTION : Bupati H. Joncik Muhammad Dan Istri Tercinta

REL,Empat Lawang – Beberapa pekan yang lalu bupati kabupaten Empat Lawang dan istri dinyatakan terkompirmasi positif virus covid -19 (Virus Corona), kini Bupati Empat Lawang beserta istri dalam keadaan sehat.

Hal tersebut diungkapkan oleh sang istri tercinta orang nomor satu di bumi saling kruani sangi krawati Hj. Hepy Safriani Joncik ketika dihubungi awak media melalui via seluler.

“Alhamdulillah kondisi kesehatan kami berdua sekarang sudah sangat baik, setelah isolasi selama dua pekan,” Ungkapnya, Senin (23/11).

Lanjut Hepy, bapak bupati Empat Lawang sudah menjalani 4 kali swab, dengan hasil yang berbeda dan Alhamdulillah hasil swab terakhir sudah dinyatakan negatif dan sudah bisa pulang kerumah.

“Swab ke2 Negatif, swab ke3 positif lagi, subhanallah hasil swab ke 4 sudah negatif, dan sudah boleh pulang, namun bapak masih harus istirahat total untuk pemulihan kondisi, sebelum pulang kembali ke Kabupaten Empat Lawang,” Ujarnya.

Iapun menjelaskan, ketika virus corona menerjang tubuhnya. ia tidak merasakan atau memiliki gejala apapun, dikarenakan bapak bupati dinyatakan positif,lanjutnya ia berinisiatif untuk memeriksa dirinya dan dinyatakan positif covid-19 juga.

Kendati demikian, Belajar dari pengalamannya, dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk benar-benar serius waspada terhadap virus covid-19 dan tetap selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Kalau dibilang covid itu tidak ada, covid itu benar ada. Jadi bukan hoax, Jadi saya tetap berpesan untuk semua jangan menganggap ini enteng. Karena saya sudah ngerasain banget kemarin seperti apa. Mungkin karena kekuatan doa, berkat doa semua yang sayang dan cinta sama saya dan keluarga. Alhamdulillah dengan izin Allah saya dan bapak bupati masih bisa dikasih kesehatan” jelasnya. (Mg24).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Kesehatan Bupati Empat Lawang dan Istri Berangsur Membaik

Published

on

Ist/ REL Caption : Bupati Empat Lawang dan Istri tercinta

REL,Empat Lawang – Setelah sempat dinyatakan terkompirmasi positif virus covid -19 (Virus Corona),kini Bupati Empat Lawang beserta istri dalam keadaan membaik.

Hal tersebut diungkapkan oleh sang istri tercinta orang nomor satu di bumi saling kruani sangi krawati Hj,Hepy Safriani Joncik ketika dihubungi awak media melalui via seluler.

“Alhamdulillah kondisi kesehatan kami berdua sekarang sudah membaik,setelah isolasi selama dua pekan,”Ungkapnya.

Namun,lanjutnya masih menunggu hasil swab ke Empat yang mana kata Hepy bupati telah melakukan swab selama 3 kali dengan hasil yang berbeda

“Swab ke2 Negatif ,swab ketiga positif lagi nah,sekrang menunggu hasil swab ke 4, jika hasil swab ke4 dinyatakan negatif maka dinyatakan sembuh dan boleh pulang,”Ujarnya

Iapun menjelaskan, ketika virus corona menerjang tubuhnya. ia tidak merasakan atau memiliki gejala apapun, dikarenakan bapak bupati dinyatakan positif,lanjutnya berinisiatif untuk memeriksa dirinya dan dinyatakan positif covid-19 juga.

Kendati demikian,Belajar dari pengalamannya, dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk benar-benar serius waspada terhadap virus covid-19 dan tetap selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Kalau dibilang covid itu tidak ada, itu ada. Jadi bukan hoax. Jadi saya tetap berpesan untuk semua jangan menganggap ini enteng. Karena saya sudah ngerasain banget kemarin seperti apa. Mungkin karena kekuatan doa, berkat doa semua yang sayang dan cinta sama saya dan keluarga. Alhamdulillah dengan izin Allah saya dan bapak bupati masih bisa dikasih kesehatan” jelasnya. (Mg24).

Baca Selengkapnya

Trending