Connect with us

Kabar Sumsel

Lion Air Tabrak Rambu Bandara

Published

on

INSIDEN: Lion Air JT 633 setelah menabrak plang rambu di bandara.

REL, Bengkulu -Lion Air JT 633 rute Bengkulu-Jakarta tadi malam gagal terbang setelah menabrak plang rambu di bandara. Akibatnya sayap kiri maskapai mengalami kerusakan. Beruntungnya, saat terjadinya insiden itu, pasawat yang  mengakut ratusan penumpang itu langsung berhenti mendadak dan tidak melanjutkan penerbangan.

“Ya memang ada insiden sedikit di bandara. Tapi alhamdulillah, penumpang dan awak pesawat tidak apa-apa,” ujar Humas Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, Agus Adi Saputra kepada BE, saat dikonfirmasi tadi malam (7/11).

Dikatakannya, insiden tersebut terjadi lantaran adanya kesalahaan teknis pada saat penerbangan. Hingga pilot pesawat tidak menyadari, sayap pesawat harus bersentuhaan dengan tiang lampu bendara yang terletak di area parkir pesawat terbang.

“Ini tidak sengaja bisa terjadi,” tambahnya.

Agus mengatakan, untuk para penumpang yang gagal terbang tersebut, pihak bandara telah mempersiapkan pesawat pengganti. Pesawat pengganti itu dengan pesawat Lion Air JT 632 penerbangan Bengkulu-Jakarta. Hanya saja perbangannya harus di ganti pada pukul 21.00 WIB. Agus memastikan para penumpang tetap bisa berangkat untuk terbang ke Jakarta.

“Disiapkan pesawat pengganti. Jadi tetap berangkat ke Jakarata untuk penumpangnya,” ungkap Agus.

Untuk pesawat yang mengalamai kerusakan, semantara ini masih dilakukan perbaikan terlebih dahulu. Sebelum selesaia dilakukan perbaikan, maka pesawat tetap tidak bisa diterbangkan.

“Sementara diperbaiki dulu. Nanti kalau sudah baik, maka bisa dioperasikan lagi,” terangnya.

Disisi lain, salah satu penumpang, Saiful,  mengatakan kejadian tersebut terjadi secara mendadak. Setelah kejadian, para penumpang juga tetap berada di dalam pesawat hingga sekitar 1 jam, untuk memastikan pesawat yang ditumpangi harus gagal terbang.

“Kami 1 jam di dalam pesawat. Tapi pesawat itu belum sempat terbang, baru mau berjalan dari parkiran langsung terjadi insiden itu,” ujar Agus.

Para penumpang yang ada didalam pesawat saat kejadiaan, banyak yang histeris dan terkejut atas kejadiaan itu. Namun demikian, tidak adapara penumpang yang menjadi korban saat insiden tersebut. Hingga pukul 20.00 WIB tadi malam, para penumpang belum mendapatkan keterangan resmi untuk pengganti pesawat.

“Kami masih menunggu di bandara. Belum ada dikasih tau, untuk pengganti pesawat. Jadi kami tunggu info selanjutnya,” tambahnya.

Seperti diceritakan Saiful, didalam pesawat itu banyak penumpang penting. Seperti Bupati Bengkulu Tengah Ferry Ramli, Anggota DPRD Provinsi Muharamin dan Khairul Anwar. Lalu banyak para penumpang lain, termasuk ibu-ibu dan anak-anak. (151/rel/FIN)

 

Kabar Sumsel

Kemenag Terapkan Pelayanan Tanpa Tatap Muka

Published

on

Teks foto:Kankemenag Muratara H Iksan Baijuri

 

 

Rel Muratara–Untuk menjaga dari terjangkit dan menyebar Corona Virus Disease (Covid-19) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Musi Rawas Utara menerapkan pelayanan publik tanpa tatap muka langsung.

Alasan penerapan pelayanan tersebut tertuang dalam edaran Kemenag Muratara nomor 77 tahun 2020 tentang pelaksanaan protokol penanganan Covid-19 dan surat edaran Kantor Wilayah Kementetian Agama Propinsi Sumatera Selatan nomor 494 tahun 2020 pertanggal 26 Maret tentang pelayanan publik tanpa tatap muka.

Kankemenag Muratara H Ikhsan Baijuri mengatakan, ditengah hangatnya masalah Covid pelayanan publik di kantor kemenag dilakukan tanpa tatap muka.

“Nanti setiap pelayanan akan dilakukan melalui hand phone, whatshap dan surat elektronik,”katanya, Kamis (26/3)

Lanjutnya, pelayanan tanpa tatap muka akan berlansung dari tanggal 26 Maret hinggga 30 Maret atau menunggu perkembangan selanjutnya. Jika kondisi Covid sudah benar benar steril dari muka bumi, maka aktivitas akan seperti biasa.

Ia mengatakan, pelayanan tanpa tatap muka, sudah disampaikan surat edaran di setiap Kantor Urusan Agama (KUA) pada Tujuh Kecamatan dalam wilayah Muratara.

“Silakan nanti, Kepala KUA masing masing menyampaikan edaran ini pada setiap kepala desa, atau menyampaikan langsung kepada masyarakat,”ujarnya

Ditambahnya, bagi masyarakat yang ingin melakukan urusan dengan kemenag tidak parlu datang ke kantor, karena di surat edaran sudah di sediakan atau melalui surat elektronik atau email kabmuratara@kemenag.go.di. (16)

Baca Selengkapnya

Kabar Sumsel

Cegah Masuk Covid-19 di Muratara, Pemda Mendirikan Posko GTPP

Published

on

BERSAMA:Bupati, Sekda Foto bersama petugas posko GTPP

 

 

REL,Muratara – Guna Penanganan secara intensif, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mendirikan dan meresmikan posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Corona Virus Disease (Covid-19) di perbatasan Kabupaten Surulangun Jambi, tepanya di simpang Nibung Rawas, Kecamatan Rawas Ulu, Muratara. Selasa (24/3)

Juru Bicara GTPP Kabupaten Muratara Siswanto Tunut menyampaikan pendirian dan peresmian posko ditengah hangatnya masalah Covid-19 tersebut adalah upaya pencegahan dari pemerintah.

“Ia, hari ini bersama Bupati, TNI, Polisi meresmikan dan mulai bergerak melakukan pengecekan secara menyeluruh pengendara yang masuk ke Kabupaten Muratara,”katanya

Sambungnya, terutama bagi pengendara yang datang dari jauh, jambi, batam. Dan orang tersebut singah, pulang kampung atau menginap di Kabupaten kita.

Ia menyebutkan, jika ada orang, warga atau pengendara yang kategori tidak aman, menunjukan suhu badan pada 38 keatas, maka yang bersangkutan masuk dalam Orang Dalam Pengawasan (ODP).

“Melalui rekan tim, Dinas kesehatan memantau secara berkalah yang masuk dalam ODP itu,”ujarnya

Kesempatan yang sama, Bupati Muratara H M Syarif Hidayat menyampaikan posko tersebut sebagai antisipasi Kabupaten Muratara, sebagai bentuk kepedulian pemda terhadap Covid-19.

“Posko ini adalah posko kemanusiaan. Kita harus ada tindakan yang tegas terhadap Covid-19. Ini bukan rahazia terhaadap surat menyurat kendaraan pengendara atau yang lain. Saya mintak yang melintas untuk membantu, berhenti dan turun untuk dilakukan pengecekan,”ajaknya

Lanjutnya, Posko GTPP akan berdiri dan melayani lebih kurang selama tiga bulan. kita pantau sampai kondisi di Muratara umumnya indonesia benar benar bersih dari Covid-19 ini.

Untuk diketahui, petugas pokso terdiri dari tim Kesehatan, BPDB, dibantu pihak kepolisian, Pol PP, Dishub dan TNI yang berjumlahkan sebanyak 33 orang. (16)

Baca Selengkapnya

Kabar Sumsel

Kapolda Sumsel Apresiasi Kinerja Wartawan Masuk Desa

Published

on

Caption : Tampak suasana rapat kerja wilayah IWO

 

 

REL,Palembang – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan Irjen Pol Priyo Widyanto sangat mengapresiasi program wartawan masuk desa yang di gagas oleh Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online Sumsel sebagai wujud turut mensukseskan program Indonesia membangun dari Desa.

Hal ini di tegaskan Kapolda Sumsel Irjen Pol Priyo Widyanto melalui Direktur Intel Polda Sumsel Kombes Pol Budi Sajodin m, M.Si saat pembukaan Rapat Kerja Wilayah IWO Sumsel di Hotel Swarna Dwipa Palembang Sabtu (14/03/2020).

Menurutnya, hal ini selaras dengan beberapa program.Nasional dianataranya program Internet masuk Desa, PLN Masuk Desa dan program lainnya.

“Dengan adanya program Wartawan Masuk Desa ini semoga dapat nengawal serta memberikan edukasi kepada masyarakat dalam memanfaatkan Program Internet Masuk Desa, agar masyarakat bisa “melek informasi”,”ujar Budi Sajidin.

Disamping itu kata Budi, di Sumatera Selatan sendiri akan ada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di 7 Kabupaten dan Kota,”Mari bersama – sama menciptakan suasana yang kondusif dengan pemberitaan yang menyejukan, dan sesuai dengan jargon IWO sebagai lokomotif anti hoax,”ujarnya.

Lebih jauh Budi mengatakan, hadirnya media online mampu menjawab tantangan kebutuhan diera digitalisasi yang menyampaikan informasi cepat, tepat dan akurat.

“Media sosial juga tidak kalah cepatnya dalam menyampaikan informasi , dan sebagai bagian dari keberagaman, oleh karena itu, melalui program Wartawan Masuk Desa IWO diharapkan dapat mrmposisikan diri sebagai penyeimbang informasi melalui medsos,”harapnya.

Dia juga berharap IWO dapat bersinergi dengan Polri dalam menjaga suatuasi NKRI terlebih lagi Pengurus Daerah IWO di Sumsel sudah hampir seluruh Kabupaten Kota.

Sementara itu Ketua Pengurus Wilayah IWO Sumatera Selatan Sony Kushardian mengatakan kepengururusan IWO sudah terbentuk di 14 Kabupaten Kota Se-Sumsel.

“Agenda Rakerwil ini salah satunya adalah evaluasi kegiatan pengurus daerah, dan melakukan konsolidasi,
serta lounching Wartawan Masuk Desa,”terang Sony.

Kedepan diharapkan IWO semakin solid dan profesional dalam menjalankan roda organisasi serta menjalankan tugas – tugas jurnalistik,”imbuhnya.(*).

Baca Selengkapnya

Trending