oleh

Lagi, Ditemukan Barang Diduga Peninggalan Zaman Megalith

REL, Empat Lawang – Bukti peninggalan sejarah masa lampau kembali terkuak di lokasi penemuan megalith Desa Jarakan Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang. Kemarin, sejumlah masyarakat berhasil menemukan sejumlah barang-barang semacam alat masak di lokasi megalith tersebut, diduga merupakan peninggalan zaman megalith.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Empat Lawang, Mgs A Nawawi mengatakan, kemungkinan besar, masih banyak barang-barang peninggalan zaman megalith yang masih terpendam di kawasan batu megalith Desa Jarakan Kecamatan Pendopo, tersebut. Sebab, beberapa hari yang lalu, secara tidak sengaja, sejumlah masyarakat berhasil menemukan sejumlah benda yang mirip alat-alat masak di lokasi tersebut.

“Namun kondisinya berupa puing-puing dan oleh warga yang menemukan dikumpulkan. Saat ini masih disimpan oleh mereka,” kata A Nawawi kepada wartawan, Kamis (3/1).

Dia mengaku, penemuan sejumlah benda yang diduga peninggalan zaman megalith tersebut, oleh pihak yang menemukan, dilaporkan kepihaknya. “Ya, baru dapat laporan dari warga bersama tokoh pemuda yang menemukannya beberapa hari yg lalu,” ungkapnya.

Untuk sementara ini, pihaknya telah meminta pihak yang menemukan benda-benda mirip alat masak yang diduga dari zaman dahulu kala tersebut, agar disimpan sampai pihak-pihak yang berkepentingan terhadap peninggalan tersebut, meminta untuk diteliti.

“Sementara masih disimpan oleh mereka untuk diamankan. Dalam waktu dekat, segera kita tindaklanjuti,” tukasnya.

Terpisah, Sukandi pemuda Desa Jarakan menuturkan, dirinya menemukan pecahan yang mirip dengan peralatan masak saat melakukan pembersihkan dilokasi batu yang berbentuk gambar topeng.

“Kayaknya ada bekar alat makan tapi sudah hancur dan kami amankan, kalau mau diteliti barangnya sudah kami amankan,” kata Sukandi.

Bahkan masih dikatakan Sukandi, lubang yang berbentuk kolam-kolam diatas batu mulai dibersihkan, ada puluhan lubang yang menyerupai kolam. “Saat ini semuanya sudah kelihatan lubang yang seperti kolam,” ujarnya.

Sebelumnya beberapa waktu lalu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Empat Lawang, Rita Purwaningsih mengatakan, berdasarkan hasil peninjauan, dirinya meyakini batu yang berbentuk seperti topeng di Desa Jarakan merupakan batu megalith, namun tentu saja butuh orang ahli yang menyatakan apabila batu tersebut benar-benar peninggalan zaman purbakala.

“Kita meyakini kalau batu ditemuan warga Desa Jarakan itu batu megalit, namun perlu kajian atau orang yang ahli,” katanya.

Hasil dari tinjauan lalu lanjut Rita, akan disampaikan kepada Bupati Empat Lawang karena secara tidak langsung ini merupakan kawasan cagar budaya sedangkan di Empat Lawang ini belum ada sama sekali cagar budaya.

“Kita akan berupaya mendaftarkan batu megalit ini dulu, apabila sudah didaftarkan, maka itu kita berharap tim dari Balai Arkeologi datang dan meneliti dan bisa mendaftarkan kawasan cagar budaya di Desa Jarakan,” jelasnya. (12).

BACA JUGA