Connect with us

Empat Lawang

Kurangnya Pengawsan dari Sekolah,Siswa Tunggangi Motor Tanpa Helm

Published

on

Foto : PADRI /REL Caption : Tampak pelajar yang menunggangi sepeda motor tanpa menggunakan helm

REL,Empat Lawang – Sejumlah pelajar di Kecamatan Tebing Tinggi berkeliaran mengendarai kendaraan roda dua dengan berboncengan bertiga tanpa menggunakan helm.Kamis (27/8).

Dari Pantauan dilapangn,sejumlah pelajar tersebut dengan mengendarai dua unit motor yang mana disetiap motor ditunggangi 3 anak pelajar dan hanya satu yang menggunakan helm.

Hal tersebut, sontak menjadi perhatian masyarakat setempat yang mempertanyakan pengawasan orang tua maupun dari pihak sekolah.

“Seharusnya orang tua mereka,anak itu jangan dulu dikasih motor ,kan pelajar itu masih di bawah umur belum layak untuk menunggangi kendaraan,”Kata Nunung (35) Warga Kecamatan Tebing Tinggi

Karena menurut Nunung,selain dibawah umur,mereka itu belum tahun memperbedakan mana hal yang buruk dan mana hal yang baik untuk dilakukan.

“Kalau mereka tidak ugal ugalan ya tidak jadi masalah takutnya mereka ugal ugalan dan terjadi hal yang tak di inginkan,yang ruginyakan orang tua nya sendiri,” Ungkapnya.

Sementara Kadisdikbud Empat Lawang Rita Purwaningsih dikompirmasi wartawan Rakyat Empat Lawang (REL) mengatakan tolong cek itu siswa SMP apa MTs.

Tentunya lanjut Rita, tanggapanya sangat tidak setuju,kalau tau itu sekolah mana,nanti kepala sekolahnya jelas akan ia panggil.

“Untuk diberi peringatan agar mengingatkan siswanya dalam tertib berkendaraan dan yang kedua untuk siswa SMP dan Mts kan belum mempunyai SIM,”Jelasnya

Menurutnya,kalau dilihat dari pakaiannya ia rasa itu siswa MTS dan kebetulan itu wewenang dari Kemenag namun,akan saya sampaikan ke Kemenag

Sementara itu,Kapolres Empat Lawang AKBP Wahyu.S.IK melalui Kasatlantas Polres Empat Lawang AKP.Herman mengatakan,”Baik, kami akan laksanakan sosialisasi/himbauan kembali ke sekolah sekolah dan selanjutnya kami akan koordinasi dengan pihak sekolah untuk laksanakan tindakan terhadap adik adik pelajar,”Jelas Herman saat dikompirmasi melalui via pesan singkat whatsapp.(Mg20).

Empat Lawang

Kabur Ketika Tim Gabungan Gerebek Gelanggang Sabung Ayam

Published

on

Foto : Polres For REL Caption : Arena gelanggang sabung ayam di Desa Muara Semah dirobohkan dan di bakar.

REL,Empat Lawang – Tim gabungan Tni -Polri serta polisi pamong praja Kabupaten Empat Lawang menggerebek arena gelanggang sabung ayam di Desa Muara Semah Kecamatan Muara Pinang.Selasa (24/11).

Hal tersebut dikarenakan dari informasi masyarakat,bahwa lokasi tersebut sering dijadikan tempat perjudian sabung ayam yang selama ini telah meresahkan masyarakat.

Kapolres Empat Lawang AKBP.Wahyu,S.IK melalui kasatreskrim polres Empat Lawang AKP.Mursal Mahdi,S.H,.M.H mengatakan Diduga pemilik gelanggang sabung ayam sudah mengetahui bahwa hari ini akan ada penggerebekan oleh tim gabungan.

“Diduga kedatangan tim gabungan sudah diketahui oleh pemilik gelanggang sabung ayam, sehingga arena gelanggang sabung ayam sudah kosong tidak Ada orang,”Kata AKP.Mursal Mahdi.

Namun lanjutnya ,setelah didapati dilokasi sudah tidak ada lagi pelaku sabung ayam, tim gabungan langsung membongkar dan membakar arena tempat sabung ayam

“Tim langsung merobohkan dan membakar tempat perjudian di Arena gelanggang sabung ayam yang bertempat di Desa Muara Semah Kecamatan Muara pinang tersebut,”Jelasnya(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Saat Hendak Memikat Burung,Dua Remaja Tewas Mengenaskan

Published

on

Caption : Korban ditemukan tergeletak di rel kereta api desa Sawah Kecamatan Saling

REL,Empat Lawang – Warga Desa Sawah Kecamatan Saling Kabupaten Empat Lawang digegerkan penemuan dua sosok mayat laki laki remaja tewas tergeletak di jalan rel kereta api dengan kondisi yang mengenaskan.

Dari informasi yang didapat identitas korban yakni Nopri (16) Bin Hatta Warga Desa Suka Kaya Kecamatan Saling dan Pebriansyah (14) warga Desa Tanjung Gelang Kecamatan Kota Padang Kabupaten Rejang Lebong .

Adapun kronologis kejadian yang dijelaskan oleh Dodi (20) kakak korban (Nopri) berawal pada hari Senin tanggal 23 November sekitar pukul 10 : 00 wib adiknya berpamitan keluar rumah untuk memikat burung bersama temannya.

Hingga sampai larut malam,adik korban juga tidak kunjung pulang kerumah,lalu kakak korban berusaha mencari keberadaan korban dan alhasil korban juga tidak ditemukan.

Namun ke esokan harinya sekitar pukul 07 : 00 wib kakak korban mendapatkan kabar bahwa adiknya ditemukan tewas ditabrak kerta api (Kereta tanki) dengan kondisi yang sangat mengenaskan.

Dan kedua korban dibawa ke RSUD Empat Lawang untuk dilakukan VER.

Kepala Desa (Kades ) Suka kaya Hernaen dikompirmasi wartawan membenarkan kejadian tersebut

“Ya benar itu warga saya,pagi tadi saya mendapatkan informasi bahwa warga saya meninggal di tabrak kereta api,”Tukasnya.(Mg20)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

H. Joncik Muhammad dan Istri Tercinta Dinyatakan Sembuh

Published

on

Foto : RATI / REL CAPTION : Bupati H. Joncik Muhammad Dan Istri Tercinta

REL,Empat Lawang – Beberapa pekan yang lalu bupati kabupaten Empat Lawang dan istri dinyatakan terkompirmasi positif virus covid -19 (Virus Corona), kini Bupati Empat Lawang beserta istri dalam keadaan sehat.

Hal tersebut diungkapkan oleh sang istri tercinta orang nomor satu di bumi saling kruani sangi krawati Hj. Hepy Safriani Joncik ketika dihubungi awak media melalui via seluler.

“Alhamdulillah kondisi kesehatan kami berdua sekarang sudah sangat baik, setelah isolasi selama dua pekan,” Ungkapnya, Senin (23/11).

Lanjut Hepy, bapak bupati Empat Lawang sudah menjalani 4 kali swab, dengan hasil yang berbeda dan Alhamdulillah hasil swab terakhir sudah dinyatakan negatif dan sudah bisa pulang kerumah.

“Swab ke2 Negatif, swab ke3 positif lagi, subhanallah hasil swab ke 4 sudah negatif, dan sudah boleh pulang, namun bapak masih harus istirahat total untuk pemulihan kondisi, sebelum pulang kembali ke Kabupaten Empat Lawang,” Ujarnya.

Iapun menjelaskan, ketika virus corona menerjang tubuhnya. ia tidak merasakan atau memiliki gejala apapun, dikarenakan bapak bupati dinyatakan positif,lanjutnya ia berinisiatif untuk memeriksa dirinya dan dinyatakan positif covid-19 juga.

Kendati demikian, Belajar dari pengalamannya, dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk benar-benar serius waspada terhadap virus covid-19 dan tetap selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Kalau dibilang covid itu tidak ada, covid itu benar ada. Jadi bukan hoax, Jadi saya tetap berpesan untuk semua jangan menganggap ini enteng. Karena saya sudah ngerasain banget kemarin seperti apa. Mungkin karena kekuatan doa, berkat doa semua yang sayang dan cinta sama saya dan keluarga. Alhamdulillah dengan izin Allah saya dan bapak bupati masih bisa dikasih kesehatan” jelasnya. (Mg24).

Baca Selengkapnya

Trending