oleh

Kurang Sempurna, Harus Diperbaiki

REL, Empat Lawang – Memastikan pengerjaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dibiayai dana desa (DD) berjalan dengan baik dan sesuai aturan. Camat Tebing Tinggi, Sormi Azhar, turun langsung ke lapangan melakukan peninjauan dan verifikasi pengerjaan di Desa Ujung Alih, Kecamatan Tebing Tinggi, kemarin (14/10).

Orang nomor satu Kecamatan Tebing Tinggi itu, memimpin pengecekkan bangunan TK/PAUD di Dusun 1. Gedung yang memiliki dua ruang kelas itu, berdiri di tengah pemukiman warga yang ada.

Gedung yang memiliki luas 63 meter itu, menelan dana sebesar Rp 188.893.500. Terlihat petugas kecamatan melakukan pengukuran gedung pakai alat meteran itu.

“Bangunan TK/PAUD ini, akan menjadi pusat pendidikan para anak yang ada,” kata Elvi, Kades Ujung Alih.

Asalnya belum ada gedung TK/PAUD di desa itu. Lalu petugas kecamatan melakukan pengukuran jalan setapak di tengah kebun sepanjang 340 meter di dusun II dan jalan setapak sepanjang 330 meter di dusun III Desa Ujung Alih.

“Kita tak hanya melakukan pembangunan fisik desa, melainkan pemberdayaan masyarakat di tahun 2019,” kata kades berkumis itu.

Adapun pemberdayaan masyarakat itu, meliputi pemberian intensif guru gaji sebesar Rp 400 ribu, untuk enam orang. Lalu pengadaan al quran, alat tulis, pelatihan arsip, bimtek serta penyuluhan hukum.

“Kita pastikan pembangunan fisik dan pemberdayaan ini, merupakan usulan masyarakat,” tegasnya. Yakni semata-mata meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Camat Tebing Tinggi, Sormi Azhar, mengatakan, verifikasi ini bertujuan memastikan pengerjaan pembangunan fisik dan pemberdayaan sesuai rencana angaran biaya (RAB) dan aturan yang berlaku.

“Kecamatan tidak mempersulit, hanya saja filter pelaksaan realisasi dana desa,” kata Sormi yang akrab disapa itu.
Pengerjaan pembangunan fisik yang masih dinilai kurang baik. Camat mengintruksikan kepada Kades segera melakukan perbaikan pembangunan fisik yang ada.

“Kalau tidak diperbaiki, kita akan tahan tahap tiganya,” tegasnya. Pasalnya pengerjaan pembangunan itu, masih tabap I dan II di Kecamatan Tebing Tinggi. (11)

BACA JUGA