Connect with us

Empat Lawang

Kualitas Ganja Empat Lawang melebihi Ganja Aceh

Published

on

REL, Empat Lawang – Kualitas ganja asal Kabupaten Empat Lawang, diakui melebih kwalitas ganja asal Aceh. Hal ini karena tumbuhan ganja akan lebih subur pertumbuhannya jika ditanam di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati, karena tingkat kesuburan tanah di wilayah kabupaten ini, untuk tanaman jenis itu, memang cukup bagus.

Hal tersebut dikatakan Kepala BNN Kabupaten Empat Lawang, H Amancik Marzuki saat menjadi pemateri dalam kegiatan pelatihan masyarakat anti Narkoba dan pengembangan kapasitas pencegahan, pemberatasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba (P4GN), di Hotel Zulian Transit Tebing Tinggi, Selasa (10/4).

Menurut Amancik, tanaman ganja asal Kabupaten Empat Lawang, sudah cukup dikenal oleh masyarakat luar kabupaten ini, karena kwalitasnya memang bagus. Makanya, masih banyak oknum masyarakat yang diindikasikan menanam barang haram tersebut, demi kepentingan ekonomi sesaat, tanpa mempertimbangkan dampaknya.

“Hanya saja, saat ini mereka menanam ganja itu, tidak lagi membuka lahan secara luas. Sedikit-sedikit tapi banyak lokasinya, disinilah pintarnya mereka,” ujar Amancik.

Karena itu lanjut Amancik, peran sekolah sebagai rumah kedua bagi anak-anak, harus dapat dioptimalkan untuk memberikan pemahaman bagi anak-anak terhadap bahayanya ganja sebagai salah satu jenis Narkoba golongan A, jika disalahgunakan. Termasuk Narkoba jenis lain. “Kalau tidak memberikan pemahaman kepada anak-anak kita, bisa jadi anak-anak ini dapat terlibat pada penyalahgunaan narkoba. Ini yang kita khawatirkan,” ucapnya.

Memang lanjut dia, pihaknya bersama aparat kepolisian, sudah bahkan sering melakukan penggerebekan lokasi penanaman ganja di Kabupaten Empat Lawang, serta berhasil menangkap beberapa oknum petani ganja, namun itu tidak serta-merta menghentikan aktivitas penanaman di lokasi lain, yang tidak tercium aparat. “Saya yakin, masih banyak lahan-lahan lain yang ada tanaman ganjanya. Untuk membongkar itu, peran serta masyarakat, sangat kita harapkan,” akunya.

Sementara itu, Kasi Penyuluhan, Pengembangan Kapasitas dan Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional kabupaten Empat Lawang, Efran Nizal mengatakan, pada kegiatan pelatihan masyarakat anti Narkoba dan P4GN kali ini, pihaknya mengundang guru SD dan beberapa perwakilan guru SMP/SMA di Kecamatan Tebing Tinggi, agar pemahaman terhadap Narkoba ini dapat disampaikan kepada para siswa di sekolahnya masing-masing.

“Iya, kali ini kegiatan kita yang menjadi pesertanya para guru. Selain untuk pemahaman mereka, diharapkan pemahaman tentang bahayanya narkoba jika disalahgunakan dapat juga disampaikan ke para siswa di sekolah, lingkungan tempat tinggal atau orang-orang di sekeliling tempat tinggalnya,” harap Efran. (12)

Empat Lawang

Suguhkan Pemandangan Yang Asri

Published

on

Caption : tampak pengunjung Destinasi wisata sungai Muare sudah mulai dikunjungi warga.

REL,Empat Lawang – Destinasi wisata Muare yang bertempat di Desa Rantau Tenang Kecamatan Tebing Tinggi kini sudah mulai ramai dikunjungi warga,

Diketahui,destinasi wisata muare sempat pakum beberapa waktu belakangan ini apa lagi ditambah dengan penyebaran wabah covid-19,tapi semenjak diberlakukannya kebiasaan baru (New Normal) kini sudah ramai dikunjungi warga.

Karena,selain pemandangan yang masih asri dengan aliran sungai yang jerni ditambah dengan hembusan angin spoy spoy menambah kenyamanan para pengunjung itu sendiri.

Seperti yang dikatakan Sefti (30) salah satu pengunjung destinasi wisata muare yang sedang mengajak anak nya berwisata sekaligus merayakan Hut anaknya.

“Disini tempatnya nyaman udaranya sejuk dan ramai dikunjungi warga apalagi di sore hari,karena disini pemandangannya masih natural belum terkontaminasi polusi,”Ungkapnya.Rabu (8/7).

Masih dikatakannya,berharap kedepannya destinasi wisata seperti ini bisa di kembangkan serta di fasilitasi oleh pemerintah mengingat masyarakat Empat Lawang masih haus akan tempat hiburan (tempat wisata).

Kepala Dinas Pariwisata Mgs.Ahmad Nawawi mengatakan sudah mulainya ramai destinasi wisata sejak diberlakukannya kebiasaan hidup baru (New Normal).

“Berdasarkan laporan yang masuk ke kami sejak di berlakukannya Kebiasaan Baru ( new normal life) di kabupaten Empat Lawang, beberapa destinasi wisata sudah mulai ramai di kunjungi oleh wisatawan,baik lokal maupun wisatawan domestik,”Jelasnya

Termasuk juga wisata alam sungai air muare lanjutnya, tapi kami berpesan walaupun kita sudah new normal, protokol kesehatan harus tetap di laksanakan.

“Dengan mulai ramainya destinasi lanjutnya, artinya ekonomi warga juga sudah mulai bergulir kembali dan kedepan kami akan mendata lagi dan kami akan berusaha untuk membantu pengusulan fasilitas dari pemerintah bagi pengembangan destinasi wisata,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

PAUD, Paling Cepat Masuk Sekolah di Bulan November 2020

Published

on

FOTO: ANITA/REL Mugiyono (Kabid PAUD Disdikbud Kabupaten Empat Lawang)

REL, Empat Lawang – TK/PAUD se Kabupaten Empat Lawang akan masuk sekolah pada bulan November 2020. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Empat Lawang, Rita Purwaningsih melalui Kabid PAUD, Mugiyono mengatakan dirinya meralat pernyataan tentang PAUD yang masuk sekolah di bulan Juli ini.

“Awalnya memang saya bilang PAUD masuk di bulan Juli ini. Itu berdasarkan dari edaran Disdikbud. Tapi ternyata ada perubahan yakni PAUD se Kabupaten Empat Lawang akan masuk sekolah di bulan November 2020,” kata Mugiyono saat diwawancarai di ruang kerjanya.

Mugiyono menambahkan, PAUD akan masuk sekolah dua bulan setelah SD. Sementara SD akan masuk sekolah setelah SMP dan SMA.

“Ada jarak dua bulan setelah SD masuk sekolah,” ucapnya.

Hal tersebut mengacu kepada keputusan Mendikbud, Nadiem Makarim yang membagi tahap masuk sekolah di zona hijau dengan tiga tahap sekolah dibuka: pertama, yang bisa mengikuti pembelajaran tatap muka ialah siswa jenjang SMA, SMK, MA, MAK, SMTK, SMAK,
Paket C, SMP, MTs, paket B.

Kedua, pada tahap kedua ini akan dilaksanakan dua bulan setelah tahap I yakni bagi jenjang SD, MI,
Paket A dan SLB.

Sedangkan di tahap ketiga dilaksanakan dua bulan setelah tahap II yakni bagi jenjang PAUD formal (TK, RA, TKLB) dan non formal. (Mg15)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Berikan Bantuan Sembako,Ringankan Beban Wartawan

Published

on

Foto : PADRI / REL Caption : Bupati secara simbolis Berikan Bantuan sembako Kepada awak media yang bertugas di Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Setelah dilakukannya rapidtes ke sejumlah awak media yang bertugas di Kabupaten Empat Lawang,

Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang juga memberikan bantuan kepada para awak media berupa sembako.

Bantuan sembako tersebut yakni 10 Kg beras, 2 Kg Gula, 1 Kg Gandum, Minyak Sayur 2 Liter, Mie 1 Dus serta Susu 2 Kaleng.

Bantuan itu pun langsung diberikan oleh orang nomor satu di bumi saling kruani sangi krawati,di aula Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Empat Lawang, Selasa (7/7/2020).

“Dimasa Pandemi ini kita semua terdampak, termasuk wartawan, mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan beban para wartawan, ditengah wabah covid-19 ini,” kata H Joncik Muhammad bupati Empat Lawang.

Sementara Ketua IWO Empat Lawang Arwin ZA, mengaku sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Empat Lawang, khususnya Bupati Empat Lawang yang sudah perhatian dan memberikan bantuan kepada Insan Pers di Kabupaten Empat Lawang.

” Dampak dari pandemi Covid-19 ini juga dirasakan oleh rekan-rekan wartawan di Empat Lawang, apalagi saat bertugas dilapangan, wartawan ini sangat rentan akan penyebarannya,” ungkapnya.

Ketua PWI Empat Lawang Rody Hartono, juga mengucapkan terima kasih atas kepedulian Pemerintah Kabupaten Empat Lawang, terhadap para wartawan di Kabupaten Empat Lawang.

“Saya selaku wartawan tentunya mendukung program Pemkab, untuk mewujudkan Empat Lawang yang sehat dan terhindar dari wabah Covid-19ini,” ujarnya (Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending