Connect with us

Empat Lawang

KPU Empat Lawang Dinonaktifkan

Published

on

SEPI : Tampak suasana Kantor KPUD Empat Lawang, pasca KPU Sumsel menonaktifkan KPUD Empat lawang

REL, Palembang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel mengakui adanya dugaan penggelumbungan suara dan kecurangan pada rekap suara di Kabupaten Empat Lawang. Meskipun demikian KPU enggan menyalahkan penyelenggara di tingkat bawah, terkait masalah tersebut dan mengatakan kalau kesalahan itu akibat ulah oknum.

“Ya kami tidak bisa menyalahkan penyelenggara Pemilu di tingkat bawah
Kalau terjadi sesuatu, misalnya kecurangan atau sesuatu hal yang membuat terjadi perolehan suara yang berbeda secara sengaja, misalnya dengan melakukan penggelembungan suara atau yang lainnya, itu bukan penyelenggara tapi oknum. Tentu KPU ada prosedur-prosedur yang harus dijalankan kalau memang itu terbukti bersalah,” ujar Ketua KPU Sumsel, Kelly Mariana, usai rapat pleno rekapitulasi tingkat provinsi, di Aula KPU Sumsel, Sabtu (11/05) malam.

Pernyataan tersebut di sampaikan Kelly,terkait adanya perselisihan di beberapa daerah, seperti di Kabupaten Empat Lawang dan Muratara, yang menjadi penghambat lancarnya proses rapat pleno rekapitulasi tingkat provinsi. Karena, sambungnya, hingga Sabtu (11/05) malam, masih ada empat kabupaten/kota yang belum selesai, yakni Kota Palembang, Musi Rawas (Mura), Muratara dan Empat Lawang.

Sementara, KPU Sumsel sendiri tidak boleh melewati jadwal tahapan rekapitulasi di tingkat provinsi yang harus berakhir pada Minggu 12 Mei 2019 ini.

“Hingga Sabtu malam ini yang sudah selesai ada 13 kabupaten/kota. Masih sisa empat lagi. Ya kendalanya itu, ada beberapa keberatan yang diajukan saksi parpol kepada KPU, sehingga keberatan itu di telaah dulu oleh Bawaslu untuk KPU mendapatkan rekomendasi. Nah sampai saat ini (tadi malam), Bawaslu masih melakukan pengkajian tentang itu dan waktunya juga sudah terlalu lama. Apalagi, tadi ada waktu yang diskors selama dua jam dan belum selesai juga. Akhirnya kita memutuskan rapat pleno ini di skors ditunda sampai besok (Minggu) pagi jam 9,” terangnya.

Untuk Minggu (12/05) pagi Kelly mengatakan, pihaknya melakukan rapat rekapitulasi untuk Kabupaten Empat Lawang, karena sudah selesai di tingkat kabupaten. Sebenarnya, sambung Kelly, protes atau keberatan yang muncul itu bukan lagi ranahnya rapat pleno rekapitulasi di tingkat provinsi. Karena beberapa yang diajukan itu sebenarnya sudah diajukan pada tingkat kabupaten dan sudah diselesaikan. Hanya saja, saksi parpol itu tetap membawa keberatan tersebut sampai di KPU Provinsi.

“Misalnya ada keberatan yang dilakukan salah prosedur, mereka memberikan keberatan itu diakhir setelah rapat pleno ditetapkan. Pada saat rapat pleno dilaksanakan, saksi parpol tidak ada atau saksi parpol tidak menyatakan keberatan, semua menyetujui makanya ditetapkan. Tetapi, setelah ditetapkan ada DB2 yang masuk. Akhirnya ditindaklanjuti oleh Bawaslu,” jelasnya.

“Karena kami tidak bisa melakukan penyandingan, atau menyelesaikan perselisihan perolehan suara di tingkat provinsi untuk penghitungan atau rekapitulasi di tingkat bawah. Kita hanya setingkat di bawah. Jadi kita hanya menggunakan DB yang hanya dilakukan ditingkat KPU Provinsi,” sambungnya.

Dengan banyaknya masalah yang terjadi, Kelly mengatakan, semua Komisioner KPU Empat Lawang akan dievaluasi, dengan menonaktifkan semua komisionernya sampai  proses rekapitulasi tingkat nasional selesai.

Disinggung soal kabupaten kota lainnya, Kelly menjelaskan Kalau yang lain tidak ada yang melanggar aturan, atau kode etik dan yang lainnya. Terkait adanya perselisihan di Kabupaten Muratara, Kelly menyatakan, bahwa perselisihan itu terjadi di tingkat bawah (PPK) dan sebenarnya itu internal parpol. Terjadinya itu lantaran kebanyakan saksi-saksi yang misalnya datangnya bergantian, pada saat pleno mereka tidak memberikan keberatan, kemudian datang lagi pada saat rapat pleno berubah saksi yang lain yang tidak mengetahui informasi.

“Ya mereka tidak terima, bahwa persoalan-persoalan itu sudah diselesaikan di tingkat kabupaten/kota dengan memerintahkan mereka untuk menulis form DB2 soal keberatan itu. Nah disini sudah kita jawab bahwa ditingkat provinsi kita tidak bisa menerima keberatan-keberatan yang jauh di bawah kita untuk tingkatan penyelenggaranya. Makanya mereka keberatan dan keberatan ini di ajukan keBawaslu,” tukasnya. (mg20/rel).

Empat Lawang

Jumat Berbagi,Satlantas Bagi Sembako

Published

on

Caption : Satlantas Berikan Paket Sembako Kepada Masyarakat yang Kurang Mampu.

 

REL,Empat Lawang – Satuan polisi lalulintas (Satlantas) polres Empat Lawang memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang kurang mampu dan terdampak wabah virus corona.

Pemberian paket sembako kepada masyarakat yang kurang mampu disejumlah wilayah di kecamatan Tebing Tinggi.

Kapolres Empat Lawang AKBP.Wahyu,S.IK melalui Kasatlantas Polres Empat Lawang IPTU.M.Yusuf Lubis mengatakan pembagian ini tidak lain rasa kepedulian polri terhadap masyarakat yang kurang mampu maupun terdampak covid19.

“ya kemarin (Jumat) kita berbagi kepada masyarakat yang tidak mampu,semoga dengan bantuan ini dapat meringankan beban mereka,”Ucap Lubis.Kemarin (24/5).

Masih dikatakan Lubis,menghimbau masyarakat agar selalu menjaga kebersihan diri serta lingkungan dan selalu menggunakan masker apabila hendak keluar rumah.

“Karena masker salah satu utama memutuskan penyebaran wabah covid19 ini,semoga wabah ini cepat berlalu,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Polres Empat Lawang Lakukan Pengamanan Takbir Keliling

Published

on

Caption : Beberapa Personil melakukan pengamanan ditempat ibadah

REL,Empat Lawang – Mengantisipasi penyebaran wabah virus covid19 serta mengindahkan himbaun agar tidak melakukan malam takbir keliling dan sholat idul fitri.

Mapolres Empat Lawang melakukan pengamanan di sejumlah titik di Kecamatan Tebing Tinggi.

Sebelum melaksanakan pengamanan malam takbiran puluhan personil yang dipimpin Kapolres Empat Lawang melakukan Apel di lapangan Mapolsek Tebing Tinggi.

Kapolres Empat Lawang AKBP.Wayu,S.IK melalui Humas Polres Briptu Andi mengatakan apel pengamanan malam takbiran yang di pimpin oleh Kapolres Empat Lawang dan seluruh Pejabat utama polres (PJU) serta seluruh anggota polres Empat Lawang.

“Untuk kegiatan Takbir keliling di Kabupaten Empat Lawang tidak ada,”Kata Andi.Kemarin (24/5).

Adapun titik lokasi pengamanan meliputi di sejumlah lokasi persimpangan jalan,masjid dan spbu,

“Pengamanan tetap kita lakukan di sejumlah titik lokasi dan besok akan dilanjutkan pengamanan sholat idul fitri,himbauan tidak boleh melaksanakan sholat ied berjemaah melainkan sholat di rumah saja,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Tetap Pertahankan Zona Hijau Terbebas Covid19

Published

on

Caption : Pj Kases Martapura saat meracik cairan Disinfektan di Posko Covid19.

 

REL,Empat Lawang – Setelah membagikan BLT DD beberapa hari yang lalu kepada warganya yang terdampak wabah virus covid19.

Pemerintahan Desa Martapura Kecamatan Sikap Dalam Kabupaten Empat Lawang mendirikan Posko Relawan Gugus Covid19 serta kembali melakukan penyemprotan cairan disinfektan

PJ Kades Martapura Idul Adha dalam pengarahannya mengatakan penyempotan cairan disinfektan ini guna memutuskan penyebaran wabah covid19.

Karena Lanjutnya,Desa kita sampai dengan saat ini masih steril dan hijau dari penyebaran Covid 19 namun demikian, kita tetap waspada dan jangan lenga, kita senantiasa terus berupaya mengantisipasi jangan sampai kondisi yang Steril dan hijau saat ini berubah status terdampak dan tercemar.

“Kita kembali lakukan penyemprotan Disinfektan sebagai lanjutan penyemprotan sebelumnya. Mudah mudahan dengan kebersamaan dan kesepahaman kita Relawan Gugus dan Stekholder yang terkait serta dukungan Masyarakat insya Allah Desa kita terbebas dari pengaruh penyebaran Covid 19,”Katanya Jum’at (22/5).

Sementara itu,khusus menyambut Idul Fitri 1441 H, pemerintahan Desa Martapura sudah membuat SK Badan Amil Zakat dan dirinya berharap agar Panitia benar benar dapat bekerja dengan maksimal dan pendistribusian Fitra harus tepat sasaran sehingga dapat meringankan beban Ekonomi bagi yang berhak menerima lebih lebih di tengah kondisi Covid 19.

“Terkait Sholat Idul Fitri berdasarkan Vidcon bersama Pemerintah Daerah,Provinsi Sumsel dengan Pemda Empat Lawang maka untuk tahun ini kita melaksanakan Sholat Id di Rumah saja, tidak melakukan Takbir keliling, tidak mudik dan selalu pakai Masker saat keluar Rumah.

Adapun yang hadir mendampingi kegiatan tersebut Camat Sikap dalam, Kapolsek Ulu Musi, Danramil Ulu Musi, Kepala Puskesmas Sikap Dalam, Pol PP dan pol PP Desa serta, Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa. Dibantu juga oleh Adik adik Karang Taruna dan Mahasiswa KKN Mandiri dari UMB dan UNIB. Akhirnya semoga Aktivitas kita akan bernilai Ibadah dan Allah SWT akan mencatat dan memberikan ganjaran Pahala.Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending